Rabu, 28 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Persaingan SUV Listrik Memanas, BYD Atto 2 Dekati Harga Jaecoo J5 EV

Oleh Jaya Purnama · Oktober 20, 2026 · 11:55 am
Daftar Isi 5 bagian

Ruanginvest.com – BYD Atto 2 berpeluang menambah pilihan SUV listrik di Indonesia pada rentang harga Rp 300 jutaan. Perkiraan harga awalnya bersinggungan dengan Jaecoo J5 EV, sehingga calon pembeli dapat membandingkan dua model tersebut ketika BYD mengumumkan harga resmi.

Atto 2 sempat tampil di acara peluncuran teknologi BYD Flash Charging di Jakarta pada 14 Oktober. Namun, pengunjung hanya dapat melihat bagian luarnya. BYD belum memperlihatkan kabin maupun menyampaikan harga resmi untuk pasar Indonesia.

Persaingan harga menjadi sorotan karena Jaecoo J5 EV varian tertingginya saat ini tercatat dijual Rp 324 juta. Angka tersebut memberi gambaran posisi Atto 2, tetapi belum cukup untuk memastikan model mana yang akan lebih murah. Harga dan kelengkapan resmi Atto 2 masih perlu menunggu pengumuman BYD.

BYD Atto 2 dan Jaecoo J5 EV beririsan di harga

Estimasi yang beredar menyebut BYD Atto 2 akan dijual mulai Rp 300 jutaan. Istilah “mulai” menunjukkan angka tersebut merupakan perkiraan harga dasar, bukan harga final seluruh varian. Karena itu, harga Atto 2 bisa saja berbeda menurut konfigurasi yang ditawarkan nanti.

Dengan harga varian tertinggi J5 EV sebesar Rp 324 juta, kedua SUV listrik ini berpotensi masuk rentang belanja yang berdekatan. Namun, perbandingan langsung masih terbatas. Data harga Atto 2 belum resmi, sementara informasi yang tersedia belum menguraikan rincian varian dan fitur untuk pasar Indonesia.

Bagi konsumen, selisih harga saja tidak akan cukup untuk menentukan pilihan. Kapasitas baterai, jarak tempuh, perlengkapan keselamatan, garansi, dan layanan purnajual juga menjadi hal yang patut diperiksa setelah BYD membuka informasi lengkap. Sampai saat itu, perbandingan spesifikasi keduanya sebaiknya diperlakukan sebagai gambaran awal.

Jadwal peluncuran belum diumumkan secara pasti

Informasi yang beredar memperkirakan Atto 2 meluncur pada bulan berikutnya, berbarengan dengan BYD Ti7. Meski begitu, jadwal tersebut belum menjadi tanggal peluncuran resmi. Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyatakan peluncuran akan berlangsung setelah seluruh persiapan terpenuhi.

Eagle menyebut kesiapan produksi di pabrik sebagai salah satu hal yang perlu dipastikan. Ia juga mengatakan SUV listrik tersebut akan hadir dalam waktu dekat, tetapi belum mengungkap tanggal pastinya. Dengan demikian, konsumen masih perlu menunggu kepastian soal waktu peluncuran dan pemesanan.

Jeda antara kemunculan mobil di acara publik dan pengumuman penjualan bukan hal yang sama dengan peluncuran resmi. Untuk Atto 2, eksteriornya sudah terlihat, tetapi informasi tentang interior, harga, dan rincian spesifikasi Indonesia masih tertutup. BYD belum memberikan angka resmi yang dapat menjadi patokan pembelian.

Blade Battery 2.0 dan klaim pengisian cepat

Satu detail penting yang sudah disampaikan Eagle adalah penggunaan Blade Battery generasi kedua atau Blade Battery 2.0 pada Atto 2 untuk Indonesia. Baterai tersebut mendukung teknologi Flash Charging. Namun, ketersediaan teknologi itu belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai kapasitas baterai dan kemampuan berkendara versi lokal.

BYD mengklaim Flash Charging dapat mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam lima menit pada kondisi lingkungan normal. Untuk pengisian dari 10 persen sampai 97 persen, perusahaan menyebut waktunya sembilan menit. Angka tersebut merupakan klaim kemampuan pengisian, bukan jaminan bahwa waktu yang sama berlaku pada setiap kondisi.

Kecepatan pengisian nyata bisa bergantung pada kesiapan fasilitas, kondisi baterai, dan lingkungan pengisian. Karena itu, calon pemilik perlu menunggu penjelasan lebih lengkap tentang dukungan Flash Charging di Indonesia, termasuk informasi mengenai infrastruktur dan kompatibilitasnya. Detail itu akan membantu menilai manfaat teknologi dalam pemakaian harian.

Platform listrik dan data jarak tempuh di China

Atto 2 menggunakan e-Platform 3.0, platform yang dikembangkan BYD untuk kendaraan listrik. BYD menggambarkan desain SUV ini sebagai modern dengan karakter sporty. Meski bentuk luarnya sudah ditampilkan di Indonesia, perusahaan belum membuka interiornya sehingga ruang kabin dan tata letak fitur belum dapat dibandingkan.

Di China, Atto 2 tersedia dengan pilihan jarak tempuh 301 kilometer dan 401 kilometer. Varian 301 kilometer dibanderol 96.800 yuan, atau sekitar Rp 214,7 juta. Sementara itu, versi 401 kilometer dijual 119.800 yuan, setara sekitar Rp 265,8 juta berdasarkan konversi yang dicantumkan.

Harga dan jarak tempuh di China tidak otomatis mencerminkan spesifikasi maupun banderol di Indonesia. Perbedaan pasar dapat membuat konfigurasi kendaraan yang dijual tidak sama. Jadi, angka tersebut berguna sebagai konteks produk global, bukan dasar untuk memastikan harga lokal akan berada di bawah Rp 300 juta.

Informasi resmi akan menentukan perbandingan

Untuk sementara, titik temu paling jelas antara Atto 2 dan J5 EV adalah rentang harga yang diperkirakan berdekatan. Jaecoo J5 EV memiliki harga Rp 324 juta untuk varian tertinggi, sedangkan Atto 2 disebut mulai dari Rp 300 jutaan. Belum ada dasar untuk menyimpulkan Atto 2 pasti lebih murah atau lebih unggul.

Pengumuman BYD berikutnya perlu menjawab beberapa hal sekaligus: harga per varian, spesifikasi baterai, jarak tempuh, fitur kabin, serta dukungan pengisian. Kepastian jadwal peluncuran juga akan membantu konsumen merencanakan pembelian. Sampai BYD merilis rincian itu, estimasi harga dan waktu kehadiran tetap perlu dianggap sebagai informasi awal.

Jika peluncuran berlangsung sesuai perkiraan, Atto 2 akan memasuki segmen SUV listrik yang sudah menarik perhatian pembeli. Namun, keputusan antara BYD dan Jaecoo akan bergantung pada paket produk resmi, bukan hanya banderol pembuka. Konsumen dapat menunggu pengumuman BYD untuk membandingkan angka dan fitur yang benar-benar berlaku di Indonesia.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.