Rabu, 28 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Chery Volt-Dragon Bidik Jaringan Global dengan 20.000 Stasiun pada 2029

Oleh Jaya Purnama · Oktober 24, 2026 · 9:49 am
Daftar Isi 4 bagian

Ruanginvest.com – Chery Volt-Dragon menjadi bagian dari strategi perusahaan asal Tiongkok itu untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang mencakup kendaraan sekaligus infrastruktur energi. Sistem pengisian berdaya hingga 1,44 megawatt (MW) ini diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 500 kilometer dalam lima menit.

Chery memaparkan teknologi tersebut dalam Konferensi Inovasi Global Chery. Menurut laporan CarNewsChina pada Sabtu (24/10/2026), perusahaan juga mengklaim pengisian baterai dari 10 persen hingga 97 persen dapat berlangsung selama 6 menit 50 detik.

Chery Volt-Dragon andalkan daya tinggi dan arsitektur tegangan tinggi

Angka daya puncak 1,44 MW menempatkan Volt-Dragon di tengah persaingan pengisian megawatt di Tiongkok. Chery memosisikan sistem ini untuk memangkas waktu tunggu yang kerap menjadi pertimbangan calon pengguna mobil listrik.

Namun, kemampuan mengisi dalam hitungan menit tidak hanya bergantung pada stasiun pengisian. Kendaraan juga perlu mendukung daya besar, sehingga Chery memproyeksikan penggunaan platform kelistrikan 800 volt hingga lebih dari 1.000 volt pada mobil yang kompatibel.

Arsitektur tegangan tinggi membantu menyalurkan energi dalam jumlah besar pada waktu yang lebih singkat. Meski begitu, hasil pengisian di lapangan dapat berbeda, sebab kapasitas baterai, suhu, kondisi pengisian, dan kecocokan antara mobil dengan charger turut berpengaruh.

Perbandingan dengan teknologi lain menunjukkan ketatnya perlombaan tersebut. CATL mengklaim baterai Shenxing generasi ketiga dapat terisi dari 10 persen hingga 98 persen dalam 6 menit 27 detik. Sementara itu, teknologi pengisian yang dikembangkan BYD, Huawei, dan Geely rata-rata memerlukan sekitar delapan sampai sembilan menit untuk rentang serupa.

Karena itu, klaim waktu pengisian perlu dilihat bersama kondisi pengujian dan kendaraan yang digunakan. Angka pengisian cepat memberi gambaran kemampuan teknologi, tetapi belum otomatis mencerminkan pengalaman setiap pengguna di semua lokasi.

Pendinginan dan komponen dirancang untuk daya besar

Penyaluran daya tinggi dapat menghasilkan panas yang perlu dikelola dengan baik. Untuk mendukung operasional Volt-Dragon, Chery menggunakan semikonduktor silicon carbide (SiC) generasi terbaru dan menyebut efisiensi grid-to-plug sistem mencapai 96,5 persen.

Chery juga menerapkan pendinginan cairan perendam atau immersion liquid cooling. Sistem tersebut dirancang untuk membantu membuang panas selama proses pengisian, sementara pengendalian temperatur menjadi salah satu unsur penting ketika perangkat bekerja dengan daya besar.

Di sisi pengguna, perusahaan merancang kabel dan konektor dengan bobot gabungan 2 kilogram. Chery menyebut tingkat kebisingan saat perangkat beroperasi berada di bawah 50 dBA. Kedua karakteristik itu ditujukan untuk membuat penggunaan charger lebih ringan dan nyaman.

Perbedaan daya yang sangat tinggi juga membuat keselamatan dan kompatibilitas tidak bisa dikesampingkan. Pengguna tetap memerlukan kendaraan yang sesuai dengan sistem tersebut, sedangkan fasilitas perlu mendukung penyaluran energi dan pengelolaan panas yang dibutuhkan.

Lengan robotik dan V2G memperluas fungsi stasiun

Volt-Dragon tidak hanya menawarkan pengisian berdaya tinggi. Chery merancang fitur pengisian otomatis dengan lengan robotik, sehingga proses menghubungkan charger dapat berlangsung tanpa pengemudi memasang kabel secara manual.

Konsep tersebut memungkinkan pola layanan seperti drive-through: kendaraan berhenti di area pengisian, lalu sistem robotik menangani koneksi. Fitur ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan stasiun, meski penerapannya tetap memerlukan kendaraan dan fasilitas yang mendukung.

Sistem ini juga mendukung Vehicle-to-Grid (V2G). Melalui teknologi tersebut, kendaraan dapat berperan sebagai penyimpan energi sekaligus menyalurkan kembali listrik dari baterainya ke jaringan lokal, apabila skema dan infrastrukturnya tersedia.

Dengan demikian, baterai mobil listrik berpotensi memiliki fungsi di luar kebutuhan berkendara. Chery menyebut pemilik kendaraan juga dapat memperoleh keuntungan dari penyaluran listrik dalam skema yang mendukungnya. Namun, besar manfaatnya akan bergantung pada aturan, kebutuhan jaringan, dan mekanisme layanan setempat.

Pengembangan Volt-Dragon berjalan berdampingan dengan CheryMind, model kecerdasan buatan berbasis large language model yang dikembangkan Chery. Perusahaan merancang CheryMind untuk mendukung teknologi otomotif, termasuk robotaxi, sistem kemudi otonom Level 4, serta optimasi jaringan pengisian daya.

Chery mulai membuka stasiun dan siapkan ekspansi

Chery telah memulai komersialisasi Volt-Dragon dengan membuka 100 stasiun di 10 kota besar Tiongkok. Perusahaan berencana mengumumkan ekspansi tahap kedua sebelum akhir 2026, meski rincian lokasi dan jumlah stasiun pada tahap itu belum dipaparkan.

Dalam jangka panjang, Chery menargetkan lebih dari 20.000 stasiun Volt-Dragon berfitur V2G di seluruh dunia pada 2029. Target ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin memperluas perannya dari produsen kendaraan listrik menjadi pengembang infrastruktur pendukung mobilitas dan energi.

Jika terealisasi, jaringan yang lebih luas dapat membantu pengguna menemukan fasilitas pengisian di lebih banyak tempat. Namun, angka target jangka panjang itu masih perlu dibedakan dari jumlah stasiun yang sudah beroperasi saat ini, yakni 100 unit di 10 kota Tiongkok.

Klaim penambahan jarak hingga 500 kilometer dalam lima menit dapat menarik perhatian konsumen yang khawatir terhadap lamanya pengisian baterai. Akan tetapi, konsistensi hasilnya bergantung pada kendaraan yang kompatibel, kondisi baterai, suhu, dan kesiapan fasilitas.

Dengan kombinasi daya tinggi, pendinginan khusus, konektor ringan, otomatisasi, dan V2G, Volt-Dragon membawa ambisi lebih luas daripada sekadar mempercepat pengisian. Tahap penting berikutnya adalah memperluas jaringan dan membuktikan performanya dalam penggunaan sehari-hari.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.