Daftar Isi 4 bagian
Ruanginvest.com – Ugreen menawarkan dua enclosure SSD Ugreen untuk mengubah SSD M.2 NVMe menjadi penyimpanan eksternal. Keduanya mendukung kapasitas hingga 8TB dan membawa kabel USB-C yang terpasang langsung pada bodi. Pilihannya terdiri atas model dengan kecepatan antarmuka hingga 10Gbps dan 20Gbps.
Perbedaan kecepatan itu bukan satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan. Kompatibilitas port komputer menentukan apakah model 20Gbps bisa bekerja pada kemampuan maksimumnya. Selain itu, bentuk kabel terintegrasi dan dukungan beragam ukuran SSD membuat perangkat ini dirancang untuk penggunaan praktis maupun kebutuhan penyimpanan besar.
Enclosure SSD Ugreen mengusung kabel terintegrasi
Ugreen menyematkan kabel USB-C sepanjang 7,9 inci atau sekitar 20 cm pada enclosure. Dengan kabel yang selalu menempel, pengguna tidak perlu membawa kabel terpisah atau khawatir meninggalkannya saat bepergian. Desain tersebut juga membuat aksesori lebih ringkas untuk disimpan bersama laptop.
Saat tidak dipakai, kabel dapat diselipkan di sisi casing. Ugreen turut menyediakan klip untuk menjaga kabel tetap rapi dan tidak menjuntai. Karena panjangnya terbatas, penempatan enclosure tetap perlu menyesuaikan jarak antara port komputer dan permukaan tempat perangkat diletakkan.
Bodi aluminium membantu membuang panas ketika SSD bekerja dan memindahkan data. Di dalam paket, Ugreen menyertakan bantalan termal untuk membantu pengelolaan suhu. Kedua fitur ini mendukung penggunaan drive, meski suhu dan performa aktual tetap dapat dipengaruhi SSD serta beban kerja.
Enclosure juga memiliki lampu indikator LED yang menunjukkan perangkat sedang aktif. Untuk komputer lama tanpa port USB-C, tersedia adaptor USB-C ke USB-A. Namun, pengguna tetap perlu memastikan koneksi dan sistem komputernya kompatibel sebelum mengandalkan adaptor tersebut.
Dukungan SSD M.2 NVMe hingga 8TB
Perangkat ini mendukung SSD M.2 NVMe berbasis PCIe dengan kapasitas maksimum 8TB. Kapasitas tersebut memberi ruang untuk menyimpan dokumen kerja, foto, video, maupun berkas berukuran besar. Karena SSD tidak termasuk dalam keterangan produk, kapasitas yang tersedia bergantung pada drive yang dipasang.
Ukuran SSD yang didukung mencakup 2230, 2242, 2260, dan 2280. Enclosure juga mendukung konfigurasi konektor M-Key serta B+M Key yang sesuai dengan SSD NVMe yang didukung. Sebelum membeli, cocokkan ukuran fisik dan konektor drive agar pemasangannya sesuai.
Pengguna memasang SSD dengan sekrup yang disediakan agar drive tetap pada posisinya saat enclosure dibawa atau dipindahkan. Perangkat mengusung konsep plug-and-play, sehingga tidak memerlukan pemasangan driver tambahan pada komputer Windows, macOS, maupun Linux. Meski begitu, sistem operasi dan perangkat yang digunakan tetap perlu mendukung koneksi yang sesuai.
Ugreen turut mencantumkan dukungan TRIM dan SMART. TRIM membantu sistem operasi mengelola SSD, sementara SMART dapat digunakan untuk memantau indikator kondisi drive. Kedua fitur ini melengkapi fungsi penyimpanan, tetapi tidak menggantikan kebiasaan mencadangkan data penting secara berkala.
Enclosure dapat masuk ke mode tidur otomatis setelah tidak digunakan selama 15 menit. Fitur ini ditujukan untuk menghemat daya ketika perangkat tetap terhubung ke komputer tanpa aktivitas transfer data. Dengan begitu, pengguna tidak perlu selalu mencabut enclosure saat berhenti mengakses berkas.
Perbedaan model 10Gbps dan 20Gbps
Model 10Gbps menggunakan antarmuka USB 3.2 Gen 2. Ugreen menetapkan harga US$27,99 untuk versi ini, atau US$24,99 bagi pelanggan Amazon Prime. Angka tersebut merupakan harga yang tercantum untuk model terkait dan bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna yang lebih mengutamakan biaya.
Sementara itu, model 20Gbps memakai USB 3.2 Gen 2×2. Harganya US$39,99, dengan harga khusus US$34,99 bagi anggota Prime. Selisih harga memberi akses pada antarmuka dengan batas kecepatan lebih tinggi, tetapi manfaatnya bergantung pada port yang tersedia di komputer.
Kecepatan 10Gbps dan 20Gbps menunjukkan batas teoretis antarmuka, bukan jaminan laju transfer yang akan selalu tercapai. Kinerja nyata juga dipengaruhi kemampuan SSD, port komputer, adaptor yang digunakan, serta jenis dan ukuran data. Karena itu, memilih model dengan angka tertinggi belum tentu mempercepat semua aktivitas.
Model 20Gbps membutuhkan port yang mendukung USB 3.2 Gen 2×2 untuk mencapai kecepatan maksimumnya. Port USB-C saja tidak otomatis memenuhi syarat tersebut. Bentuk konektornya bisa sama, tetapi standar koneksi yang didukung komputer dapat berbeda.
Hal penting lainnya, Thunderbolt 3 dan Thunderbolt 4 tidak mendukung USB 3.2 Gen 2×2. Jika enclosure 20Gbps tersambung melalui salah satu port Thunderbolt itu, koneksinya dibatasi hingga 10Gbps. Dengan demikian, pengguna laptop yang hanya menyediakan port Thunderbolt mungkin tidak memperoleh peningkatan kecepatan dari model lebih mahal.
Periksa port sebelum menentukan pilihan
Sebelum membeli, periksa spesifikasi port pada laptop atau komputer desktop. Jika perangkat mendukung USB 3.2 Gen 2×2, model 20Gbps berpotensi memanfaatkan antarmuka yang lebih cepat. Sebaliknya, bila konektivitas hanya mendukung hingga 10Gbps, model dasar dapat menjadi pilihan lebih hemat.
Pengguna juga sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan sehari-hari. Model 10Gbps dapat mencukupi untuk menyimpan berkas dan memindahkan data secara rutin, sedangkan model 20Gbps lebih relevan bagi pengguna yang memiliki port kompatibel dan membutuhkan transfer lebih cepat. SSD yang dipasang pun harus mampu mendukung kinerja yang diharapkan.
Secara keseluruhan, enclosure ini menawarkan beberapa kemudahan yang nyata: kabel USB-C terintegrasi, dukungan SSD NVMe hingga 8TB, bodi aluminium, serta pilihan kecepatan berbeda. Adaptor USB-C ke USB-A juga memperluas kemungkinan penggunaan pada komputer dengan port USB-A, selama kompatibilitas perangkat terpenuhi.
Namun, pengguna perlu membedakan kecepatan maksimum antarmuka dari performa aktual dan memeriksa standar port sebelum membayar lebih untuk versi 20Gbps. Dengan mencocokkan enclosure, SSD, dan komputer, pengguna dapat memilih kapasitas serta kecepatan yang sesuai tanpa membayar fitur yang tidak dapat dimanfaatkan.




