RuangInvest.com, Jakarta – BRI Money Changer terus memperkuat layanan transaksi valuta asing atau valas di Indonesia. Langkah ini dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) untuk mempermudah kebutuhan penukaran mata uang asing bagi masyarakat yang melakukan aktivitas internasional.
Pengembangan jaringan BRI Money Changer menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat dengan nasabah. Kehadiran gerai penukaran valas di lokasi strategis diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.
Selain itu, layanan ini memberikan alternatif penukaran mata uang asing yang resmi, aman, dan transparan. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan transaksi valas dengan lebih nyaman serta terhindar dari risiko peredaran valuta asing ilegal.
BRI Money Changer Hadir di Titik Strategis Nasional
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa pengembangan BRI Money Changer merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi transaksi yang praktis bagi nasabah.
Menurutnya, layanan tersebut ditempatkan di berbagai titik keberangkatan maupun kedatangan internasional. Karena itu, nasabah dapat melakukan penukaran mata uang asing dengan lebih mudah saat melakukan perjalanan ke luar negeri maupun ketika tiba di Indonesia.
“Pengembangan layanan ini merupakan wujud nyata BRI dalam mempermudah nasabah dengan menghadirkan solusi transaksi valas yang praktis tepat di titik keberangkatan maupun kedatangan. Melalui nilai tukar kompetitif dan standar layanan yang terjaga, BRI memberikan kepastian serta efisiensi bagi nasabah,” ujar Dhanny dalam keterangan resmi, Sabtu (30/5/2026).
Saat ini, BRI Money Changer telah beroperasi penuh di sejumlah gerbang internasional utama yang memiliki aktivitas lintas negara cukup tinggi. Keberadaan layanan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan transaksi masyarakat maupun wisatawan.
Layani Penukaran 20 Mata Uang Asing Utama
Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam, BRI Money Changer melayani penukaran hingga 20 mata uang asing utama dunia.
Beberapa mata uang yang tersedia meliputi:
- Dolar Amerika Serikat (USD)
- Dolar Singapura (SGD)
- Euro (EUR)
- Dolar Australia (AUD)
- Poundsterling Inggris (GBP)
- Yen Jepang (JPY)
- Peso Filipina (PHP)
- Dolar Selandia Baru (NZD)
- Ringgit Malaysia (MYR)
- Won Korea Selatan (KRW)
Selain mata uang tersebut, tersedia pula layanan penukaran:
- Dolar Hong Kong (HKD)
- Riyal Arab Saudi (SAR)
- Baht Thailand (THB)
- Dolar Taiwan (TWD)
- Dong Vietnam (VND)
- Yuan China (CNY)
- Franc Swiss (CHF)
- Dolar Kanada (CAD)
- Dirham Uni Emirat Arab (AED)
- Dolar Brunei (BND)
Keberagaman mata uang yang dilayani membuat nasabah memiliki lebih banyak pilihan. Sementara itu, transaksi dapat dilakukan melalui jalur resmi yang terintegrasi dengan sistem perbankan nasional.
Gerai Tersebar di Bandara, Pelabuhan, dan Perbatasan
BRI menempatkan gerai BRI Money Changer di sejumlah lokasi yang menjadi pusat mobilitas internasional masyarakat.
Lokasi Utama BRI Money Changer
Sektor penerbangan meliputi:
- Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta
- Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali
- Bandara Internasional Juanda, Surabaya
Sektor maritim:
- Pelabuhan Bandar Bintan Telani, Bintan
Sektor darat:
- Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Nusa Tenggara Timur
Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena memiliki volume aktivitas lintas negara yang tinggi. Selain itu, keberadaan layanan valas resmi di titik strategis dapat membantu mempercepat proses transaksi bagi pelaku perjalanan internasional.
Dukung Transaksi Aman dan Pertumbuhan Ekonomi
Dhanny menjelaskan bahwa masyarakat yang berada di luar jangkauan lima titik utama tersebut tetap dapat mengakses layanan penukaran mata uang asing melalui jaringan unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan cakupan layanan yang luas, BRI berharap kebutuhan transaksi valas masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Di sisi lain, langkah ini juga berpotensi mengurangi praktik penukaran valuta asing yang tidak resmi.
Menurut BRI, seluruh transaksi yang dilakukan melalui BRI Money Changer telah terintegrasi dengan sistem perbankan. Karena itu, keamanan dan transparansi transaksi dapat lebih terjamin.
“Kami memastikan seluruh transaksi valuta asing dapat dilakukan secara resmi, aman, dan terintegrasi dengan sistem perbankan. Kehadiran layanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di berbagai titik dengan aktivitas lintas negara yang tinggi,” kata Dhanny.
Ke depan, penguatan jaringan BRI Money Changer diperkirakan akan semakin mendukung aktivitas perdagangan, pariwisata, hingga perjalanan bisnis internasional. Selain memberikan kemudahan bagi nasabah, layanan ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi regional melalui akses transaksi valas yang lebih aman dan terpercaya.





