IPO SpaceX Dorong Saham Antariksa Asia Menguat Tajam

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Asia – IPO SpaceX menjadi katalis positif bagi saham-saham sektor antariksa di kawasan Asia pada Jumat (12/6/2026). Kesuksesan debut perusahaan milik Elon Musk tersebut memicu optimisme investor terhadap prospek industri luar angkasa global dalam beberapa tahun ke depan.

Sentimen positif langsung terlihat di berbagai bursa saham Asia. Investor menilai keberhasilan IPO SpaceX berpotensi membuka arus modal baru ke perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan teknologi satelit, peluncuran roket, hingga eksplorasi luar angkasa.

Selain itu, valuasi fantastis yang diraih SpaceX memperkuat keyakinan pasar bahwa industri antariksa masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar. Karena itu, saham-saham yang memiliki eksposur terhadap sektor tersebut menjadi incaran investor sejak awal perdagangan.

IPO SpaceX Picu Reli Saham Antariksa Jepang

Pasar Jepang menjadi salah satu yang merespons positif kabar tersebut. Beberapa perusahaan yang memiliki hubungan dengan program antariksa nasional mencatat kenaikan harga saham.

Mitsubishi Electric Corp naik 1,7 persen. Sementara itu, Mitsubishi Heavy Industries menguat 1,2 persen. Kedua perusahaan tersebut diketahui memiliki kontrak dengan badan antariksa Jepang dalam berbagai proyek teknologi dan pengembangan infrastruktur luar angkasa.

Di sisi lain, produsen komponen mesin roket IHI Corp mencatat kenaikan lebih tinggi. Saham perusahaan tersebut melonjak 3,4 persen seiring meningkatnya minat investor terhadap rantai pasok industri peluncuran roket.

Operator satelit SKY Perfect JSAT Holdings menjadi salah satu bintang perdagangan hari itu. Sahamnya melesat 6,3 persen. Kenaikan juga terjadi pada Astroscale yang fokus pada layanan pengelolaan sampah antariksa. Emiten berkapitalisasi kecil tersebut naik 5,9 persen.

Saham Antariksa China Ikut Terdongkrak

China menjadi pasar dengan konsentrasi terbesar perusahaan yang memiliki eksposur terhadap sektor luar angkasa. Karena itu, dampak positif IPO SpaceX juga terasa kuat di negara tersebut.

China Satellite Communications Co Ltd memimpin penguatan dengan kenaikan 6,2 persen. Perusahaan ini merupakan salah satu pemain utama dalam layanan komunikasi satelit di China.

Sementara itu, China Spacesat Co Ltd menguat 3,2 persen. Perusahaan tersebut dikenal bergerak dalam pengembangan teknologi satelit dan sistem antariksa.

Di Hong Kong, Lens Technology juga mencatat kenaikan 3 persen. Perusahaan tersebut sebelumnya telah menyoroti sektor antariksa sebagai salah satu mesin pertumbuhan bisnis pada masa depan.

Efek Starlink dan Industri Roket

Dampak positif tidak hanya dirasakan perusahaan satelit. Emiten yang menjadi bagian dari rantai pasok teknologi luar angkasa juga menikmati kenaikan harga saham.

Shenzhen Sunway Communication, yang merupakan pemasok komponen untuk unit satelit Starlink milik SpaceX, naik 2 persen. Investor melihat peluang peningkatan permintaan perangkat satelit seiring ekspansi jaringan internet berbasis satelit.

Selain itu, Western Superconducting Tech Co Ltd menguat 3,1 persen. Perusahaan tersebut memasok logam khusus yang digunakan dalam industri roket dan teknologi penerbangan luar angkasa.

Valuasi SpaceX Jadi Sorotan Investor Global

SpaceX mengumumkan berhasil menghimpun dana sebesar USD75 miliar melalui penawaran umum perdana saham atau IPO. Transaksi tersebut menghasilkan valuasi perusahaan sekitar USD1,77 triliun.

Angka tersebut menjadikan IPO SpaceX sebagai debut pasar publik terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Saham perusahaan mulai diperdagangkan di Nasdaq pada Jumat waktu setempat.

Investor tampaknya masih percaya pada visi besar Elon Musk. Beberapa proyek ambisius yang menjadi perhatian pasar antara lain pembangunan pusat data kecerdasan buatan di luar angkasa serta misi pengiriman manusia ke Mars.

Meskipun begitu, sebagian analis menilai valuasi perusahaan sudah sangat tinggi. Kapitalisasi pasar SpaceX diperkirakan mencapai sekitar 90 kali pendapatan tahun 2025. Rasio tersebut jauh di atas rata-rata perusahaan teknologi besar lainnya.

Starlink Masih Jadi Mesin Pendapatan Utama

Di balik optimisme investor, struktur bisnis SpaceX juga menjadi perhatian. Saat ini, unit telekomunikasi satelit Starlink masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar perusahaan.

Layanan internet satelit tersebut terus berkembang di berbagai negara dan menjadi sumber arus kas utama bagi grup usaha SpaceX. Pertumbuhan pelanggan yang konsisten turut memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan.

Namun, unit bisnis roket dan perusahaan kecerdasan buatan xAI masih mencatatkan kerugian besar sepanjang tahun lalu. Meski demikian, pasar tetap menilai investasi jangka panjang pada sektor tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan besar pada masa mendatang.

Karena itu, keberhasilan IPO SpaceX tidak hanya menjadi momentum penting bagi perusahaan itu sendiri. Kesuksesan tersebut juga menjadi pendorong baru bagi saham-saham antariksa di Asia yang memiliki keterkaitan dengan industri satelit, roket, dan teknologi luar angkasa. Jika minat investor tetap tinggi, sektor ini berpotensi menjadi salah satu tema investasi yang paling diperhatikan sepanjang 2026.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu