RuangInvest.com, Jakarta – IDEA optimistis kinerja 2026 setelah mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba sepanjang tahun 2025. Perseroan menilai hasil tersebut menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan ekspansi bisnis, terutama pada sektor penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
PT IDea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) menargetkan pertumbuhan yang lebih baik pada tahun ini. Fokus utama perusahaan adalah memperluas pasar kerja internasional yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan pendapatan dan profitabilitas.
Optimisme tersebut disampaikan manajemen dalam Public Expose yang digelar Jumat (12/6/2026). Selain mempertahankan kinerja positif, perusahaan juga berupaya memperkuat fundamental bisnis melalui pengembangan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri global.
IDEA Optimistis Kinerja 2026 Berlanjut Positif
Direktur Utama IDEA, Eko Desriyanto, mengatakan bahwa kinerja perusahaan sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, pertumbuhan laba berhasil dicapai melalui strategi yang terukur dan efisiensi operasional yang konsisten.
Sepanjang tahun 2025, IDEA membukukan pendapatan sebesar Rp25 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai Rp22 miliar. Sementara itu, laba bersih naik tajam menjadi Rp3 miliar.
Eko menjelaskan bahwa peningkatan profitabilitas berasal dari optimalisasi kapasitas pelatihan, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta pengembangan unit usaha yang memiliki margin lebih tinggi. Selain itu, perusahaan juga terus melakukan penguatan pada berbagai lini bisnis yang dinilai potensial.
“Peningkatan laba yang berhasil kami catat mencerminkan efektivitas strategi yang dijalankan Perseroan sepanjang tahun 2025. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja operasional sekaligus memperluas sumber pendapatan baru yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melanjutkan strategi pertumbuhan pada tahun 2026. Karena itu, manajemen tetap optimistis terhadap peluang bisnis yang tersedia di pasar domestik maupun internasional.
Ekspansi Kerja Luar Negeri Jadi Fokus Utama
Salah satu strategi utama yang akan dijalankan IDEA pada tahun 2026 adalah memperkuat bisnis penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Segmen ini dinilai memiliki prospek cerah seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara.
Perusahaan menargetkan peningkatan jumlah peserta pelatihan yang dipersiapkan untuk memasuki pasar kerja internasional. Fokus utama diarahkan ke kawasan Eropa Timur dan sejumlah negara yang saat ini menghadapi kekurangan tenaga kerja produktif.
Untuk mendukung target tersebut, IDEA menjalankan beberapa langkah strategis, antara lain:
- Memperkuat kurikulum pelatihan sesuai kebutuhan industri global.
- Meningkatkan kompetensi bahasa asing peserta pelatihan.
- Memperluas kerja sama dengan mitra internasional.
- Menambah jaringan pengguna tenaga kerja di luar negeri.
- Menyiapkan tenaga kerja yang memiliki sertifikasi sesuai standar internasional.
Selain itu, perusahaan juga terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan agar lulusan memiliki daya saing yang lebih tinggi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang penempatan kerja di berbagai sektor industri luar negeri.
Potensi Pasar Internasional Masih Besar
Menurut manajemen, kebutuhan tenaga kerja di sejumlah negara masih terus meningkat. Kondisi ini membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan pasar.
Di sisi lain, permintaan terhadap pekerja terampil di sektor manufaktur, konstruksi, perawatan lansia, hingga jasa pelayanan terus bertambah. Karena itu, IDEA melihat peluang pertumbuhan yang berkelanjutan dari bisnis penempatan kerja internasional.
Target Pendapatan dan Laba Lebih Tinggi
Perusahaan meyakini bisnis penempatan kerja luar negeri akan menjadi salah satu pilar pertumbuhan utama dalam beberapa tahun ke depan. Selain memberikan kontribusi terhadap kinerja keuangan, strategi tersebut juga dapat membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Manajemen menilai kombinasi antara pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja menjadi model bisnis yang mampu menciptakan nilai tambah berkelanjutan. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya memperoleh sumber pendapatan baru, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja nasional.
Meskipun tantangan ekonomi global masih ada, IDEA tetap melihat prospek pertumbuhan yang positif. Perusahaan akan terus mengembangkan pasar baru serta memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra strategis di luar negeri.
Eko menegaskan bahwa strategi pertumbuhan yang terukur akan menjadi kunci pencapaian target perusahaan pada tahun 2026. Selain itu, penguatan fundamental bisnis juga akan terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan usaha.
“Melalui strategi pertumbuhan yang terukur, penguatan fundamental bisnis, dan pengembangan pasar kerja internasional, IDEA optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang lebih baik pada tahun 2026 serta meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” tutupnya.
Dengan capaian positif sepanjang 2025 dan fokus ekspansi ke pasar internasional, IDEA optimistis kinerja 2026 akan terus tumbuh. Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi perusahaan sekaligus memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di pasar global.





