RuangInvest.com, Jakarta – Saham yang sering bagi dividen semakin menjadi perhatian investor yang ingin memperoleh keuntungan lebih dari sekadar kenaikan harga saham. Selain potensi capital gain, dividen menawarkan pemasukan rutin yang dapat meningkatkan hasil investasi dalam jangka panjang.
Banyak investor berpengalaman menjadikan dividen sebagai salah satu pertimbangan utama saat memilih saham. Alasannya sederhana, perusahaan yang konsisten membagikan dividen biasanya memiliki kondisi keuangan yang sehat dan bisnis yang relatif stabil.
Di tengah fluktuasi pasar saham yang kerap terjadi, keberadaan dividen memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Karena itu, saham yang sering bagi dividen kerap menjadi pilihan bagi investor yang mengutamakan pendapatan pasif dan kestabilan portofolio.
Mengapa Saham yang Sering Bagi Dividen Menarik?
Dividen merupakan pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham. Pembagian ini biasanya dilakukan setelah perusahaan mencatat keuntungan dan mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Bagi investor, dividen bukan hanya sekadar bonus. Dividen dapat menjadi sumber pendapatan rutin yang diterima tanpa harus menjual saham yang dimiliki.
Selain itu, perusahaan yang rajin membagikan dividen umumnya memiliki arus kas yang kuat. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa bisnis perusahaan berjalan dengan baik.
Di sisi lain, konsistensi pembagian dividen juga mencerminkan komitmen manajemen terhadap pemegang saham. Karena itu, banyak investor menjadikan riwayat dividen sebagai salah satu indikator dalam memilih emiten.
Daftar Saham yang Sering Bagi Dividen di Indonesia
Berikut sejumlah emiten yang dikenal rutin membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
BBRI menjadi salah satu saham perbankan yang konsisten membagikan dividen. Dividend yield rata-ratanya mencapai 2,40%, dengan payout ratio sebesar 37,60%.
Pertumbuhan dividen tahunan mencapai 20,60%, sedangkan tingkat konsistensinya berada di angka 93,40%.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
BBCA memiliki dividend yield sekitar 1,50%. Meski relatif rendah, saham ini tetap diminati karena fundamental perusahaan yang sangat kuat.
Payout ratio BBCA mencapai 35,50%, dengan pertumbuhan dividen tahunan sebesar 14,80%.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
PTBA dikenal sebagai salah satu emiten yang cukup royal membagikan dividen.
Dividend yield perusahaan ini mencapai 5,20%, dengan payout ratio sebesar 50,70%. Sementara itu, pertumbuhan dividennya berada di angka 27,00%.
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM)
SMSM mencatat dividend yield sebesar 6,40%. Angka tersebut termasuk tinggi dibanding banyak saham lain di Bursa Efek Indonesia.
Selain itu, payout ratio mencapai 65,40%, dengan tingkat konsistensi dividen sebesar 83,20%.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
Sebagai salah satu BUMN terbesar, TLKM rutin membagikan dividen kepada pemegang saham.
Dividend yield TLKM berada di kisaran 3,60%, dengan payout ratio mencapai 58,40%.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
INDF menjadi salah satu pilihan investor yang mengincar saham konsumer.
Yield dividen perusahaan ini sekitar 2,80%, dengan pertumbuhan dividen mencapai 13,00% per tahun.
PT Astra International Tbk (ASII)
ASII menawarkan dividend yield sebesar 3,40%. Selain itu, pertumbuhan dividennya mencapai 13,60% per tahun.
Sebagai konglomerasi besar, Astra memiliki reputasi yang baik di kalangan investor jangka panjang.
Emiten dengan Dividend Yield Tinggi
Beberapa emiten lain juga layak masuk radar investor karena memiliki dividend yield yang menarik.
Berikut daftarnya:
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA): Yield 2,40%, pertumbuhan dividen 30,60%.
- PT Mayora Indah Tbk (MYOR): Yield 1,30%, konsistensi dividen 95,30%.
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Yield 3,00%, payout ratio 95,70%.
- PT Astra Graphia Tbk (ASGR): Yield 6,80%.
- PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL): Yield 1,60%, pertumbuhan dividen 27,20%.
- PT Astra Otoparts Tbk (AUTO): Yield 3,20%.
- PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP): Yield 4,90%.
- PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA): Yield 5,50%.
Masing-masing saham memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, investor perlu menyesuaikan pilihan dengan tujuan investasi dan profil risiko masing-masing.
Tips Memilih Saham yang Sering Bagi Dividen
Meski menarik, investor tetap perlu melakukan analisis sebelum membeli saham dividen.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Cek riwayat pembagian dividen selama beberapa tahun.
- Perhatikan dividend yield yang konsisten.
- Analisis kondisi keuangan perusahaan.
- Tinjau tingkat payout ratio.
- Pastikan bisnis perusahaan memiliki prospek jangka panjang.
- Hindari hanya mengejar yield tinggi tanpa melihat fundamental.
Selain itu, investor juga perlu memahami bahwa dividen tidak selalu dijamin setiap tahun. Besarnya dividen sangat bergantung pada laba dan kebijakan perusahaan.
Saham Dividen Bisa Menjadi Sumber Pendapatan Pasif
Saham yang sering bagi dividen dapat menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin membangun kekayaan secara bertahap. Selain memperoleh potensi kenaikan harga saham, investor juga berpeluang menikmati pendapatan rutin dari pembagian laba perusahaan.
Namun, keputusan investasi tetap harus didasarkan pada analisis yang matang. Dengan memilih emiten yang memiliki fundamental kuat dan rekam jejak dividen yang baik, investor dapat membangun portofolio yang lebih stabil untuk jangka panjang.
Bagi investor yang mengutamakan pendapatan pasif, saham dividen tetap menjadi salah satu instrumen yang layak dipertimbangkan di tengah berbagai pilihan investasi yang tersedia saat ini.





