Selasa, 27 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Cara Menghitung Total Equity Return Stockbit Pro

Oleh Dwi Prakoso · Oktober 26, 2026 · 5:21 pm
Daftar Isi 15 bagian

RuangInvest.com – Jakarta, Cara menghitung Total Equity Return Stockbit Pro penting bagi investor yang ingin mengetahui kinerja portofolio saham secara lebih akurat. Fitur ini membantu pengguna melihat perubahan nilai ekuitas beserta keuntungan dan kerugian investasi dalam periode tertentu.

Dalam aktivitas investasi, kenaikan nilai portofolio tidak selalu berasal dari keuntungan saham. Penambahan dana atau deposit juga dapat meningkatkan total ekuitas. Sebaliknya, penarikan dana dapat menurunkan nilai portofolio tanpa menunjukkan kerugian dari aktivitas investasi.

Karena itu, Stockbit Pro menyediakan indikator Total Equity Return untuk membantu investor mengevaluasi performa portofolio harian maupun bulanan. Dengan memahami perhitungannya, investor dapat membedakan pertumbuhan modal akibat setoran dana dan keuntungan yang berasal dari investasi.

Apa Itu Total Equity Return Stockbit Pro?

Total Equity Return merupakan indikator yang menampilkan perubahan nilai total ekuitas portofolio saham selama periode tertentu. Indikator ini memperhitungkan keuntungan dan kerugian yang sudah terealisasi maupun yang masih mengambang.

Keuntungan terealisasi atau realized gain muncul ketika investor menjual saham dengan hasil yang menguntungkan. Sementara itu, unrealized gain menunjukkan kenaikan nilai saham yang masih investor pegang dan belum mereka jual.

Selain itu, fitur ini menyesuaikan perhitungan terhadap deposit dan penarikan dana. Dengan demikian, perubahan modal dari transaksi tersebut tidak langsung dianggap sebagai hasil investasi.

Investor dapat menggunakan indikator ini untuk mengevaluasi kinerja portofolio setiap hari atau setiap bulan. Namun, investor tetap perlu memperhatikan komposisi saham, risiko pasar, dan transaksi yang berlangsung selama periode tersebut.

Cara Menghitung Total Equity Return Stockbit Pro

Untuk memahami perhitungannya, perhatikan contoh portofolio Budi. Pada awal hari, Budi memiliki ekuitas sebesar Rp10.000.000. Kemudian, pada siang hari, ia menambahkan deposit Rp5.000.000 ke akun investasinya.

Pada akhir hari, total ekuitas Budi mencapai Rp15.500.000. Nilai tersebut terdiri dari komponen berikut:

  • Total Balance (TB): Rp5.000.000.
  • Invested: Rp10.000.000.
  • Profit and Loss (P&L): Rp500.000.

Budi memperoleh keuntungan investasi sebesar Rp500.000. Akan tetapi, ia juga menambahkan modal Rp5.000.000 pada hari yang sama. Oleh karena itu, perhitungan return perlu memisahkan pengaruh deposit dari hasil investasi.

1. Hitung ekuitas awal dan akhir

Langkah pertama, catat nilai ekuitas pada awal dan akhir periode. Dalam contoh ini, ekuitas awal Budi sebesar Rp10.000.000, sedangkan ekuitas akhir mencapai Rp15.500.000.

Selisih kedua nilai tersebut mencapai Rp5.500.000. Namun, angka itu belum menunjukkan keuntungan investasi yang sebenarnya karena sudah mencakup deposit Rp5.000.000.

2. Hitung return dengan asumsi deposit terjadi pada awal hari

Pertama, Stockbit Pro menghitung return dengan asumsi deposit terjadi pada awal hari. Dengan asumsi ini, modal pembanding menjadi Rp15.000.000, yaitu ekuitas awal Rp10.000.000 ditambah deposit Rp5.000.000.

Selanjutnya, hitung selisih ekuitas akhir dengan modal pembanding tersebut.

Rumus:

Equity Return 1 = (Ekuitas akhir − Modal pembanding) ÷ Modal pembanding × 100%

Equity Return 1 = (Rp15.500.000 − Rp15.000.000) ÷ Rp15.000.000 × 100%

Hasil: 3,33%.

Perhitungan ini menganggap seluruh deposit sudah tersedia sejak awal hari. Karena itu, return menunjukkan pertumbuhan Rp500.000 dibandingkan modal Rp15.000.000.

3. Hitung return dengan asumsi deposit terjadi pada akhir hari

Berikutnya, hitung return dengan asumsi deposit terjadi pada akhir hari. Dalam skenario ini, modal awal tetap Rp10.000.000 karena deposit belum masuk pada awal periode.

Untuk menghitung hasilnya, kurangi ekuitas akhir dengan deposit Rp5.000.000. Nilai akhir yang telah disesuaikan menjadi Rp10.500.000.

Rumus:

Equity Return 2 = (Ekuitas akhir tanpa deposit − Ekuitas awal) ÷ Ekuitas awal × 100%

Equity Return 2 = (Rp10.500.000 − Rp10.000.000) ÷ Rp10.000.000 × 100%

Hasil: 5%.

Dengan pendekatan ini, return menunjukkan keuntungan Rp500.000 dibandingkan ekuitas awal Rp10.000.000. Perhitungan tersebut tidak memasukkan deposit sebagai hasil investasi.

4. Hitung rata-rata kedua return

Setelah memperoleh kedua hasil, hitung rata-rata Equity Return 1 dan Equity Return 2. Stockbit menggunakan pendekatan tersebut untuk memperhitungkan ketidakpastian waktu deposit atau penarikan dana selama periode berjalan.

Rumus Total Equity Return:

(Equity Return 1 + Equity Return 2) ÷ 2

(3,33% + 5%) ÷ 2 = 4,167%.

Dengan demikian, Total Equity Return Budi pada hari tersebut mencapai sekitar 4,167%. Angka ini menjadi indikator performa portofolio setelah Stockbit memperhitungkan pengaruh deposit menggunakan dua asumsi waktu transaksi.

Cara Membaca Hasil Total Equity Return

Setelah memahami rumusnya, investor perlu mengetahui arti hasil yang muncul pada fitur performa portofolio. Angka return membantu mengevaluasi kinerja investasi, tetapi tidak berdiri sendiri sebagai dasar pengambilan keputusan.

  • Return positif: Menunjukkan pertumbuhan nilai portofolio setelah penyesuaian arus dana berdasarkan metode perhitungan.
  • Return negatif: Menunjukkan penurunan performa portofolio selama periode yang diamati.
  • Return mendekati nol: Menunjukkan perubahan performa yang relatif kecil selama periode tersebut.

Namun, return positif tidak menjamin portofolio akan terus menghasilkan keuntungan. Harga saham dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar, kinerja perusahaan, dan sentimen investor.

Selain itu, investor sebaiknya membandingkan return harian dengan performa bulanan. Perbandingan tersebut membantu melihat apakah keuntungan muncul secara konsisten atau hanya berasal dari pergerakan harga dalam waktu singkat.

Tips Menggunakan Fitur Performance Stockbit Pro

Agar analisis lebih bermanfaat, gunakan Total Equity Return bersama informasi portofolio lainnya. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu investor mengevaluasi hasil investasi.

  • Periksa realized dan unrealized gain. Bedakan keuntungan dari saham yang sudah terjual dan perubahan nilai saham yang masih tersimpan.
  • Catat deposit dan withdrawal. Simpan catatan arus dana agar Anda dapat menelusuri perubahan ekuitas dengan lebih mudah.
  • Evaluasi performa secara berkala. Gunakan rentang waktu harian untuk memantau perubahan jangka pendek dan rentang bulanan untuk melihat kecenderungan performa.
  • Bandingkan dengan tujuan investasi. Sesuaikan evaluasi dengan strategi, toleransi risiko, dan jangka waktu investasi Anda.
  • Perhatikan biaya transaksi. Periksa laporan transaksi untuk memahami pengaruh biaya terhadap hasil bersih investasi Anda.

Di sisi lain, hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan satu angka return. Periksa pula kondisi fundamental emiten, valuasi saham, likuiditas, serta risiko penurunan harga sebelum membeli atau menjual saham.

Perlu diingat, angka Total Equity Return mengikuti metode dan data yang tersedia pada fitur Stockbit Pro. Karena itu, periksa rincian portofolio dan dokumentasi resmi Stockbit jika Anda menemukan perbedaan angka dengan perhitungan pribadi.

Kesimpulan

Total Equity Return Stockbit Pro membantu investor mengukur perubahan performa portofolio dengan memperhitungkan pengaruh deposit dan penarikan dana. Dalam contoh Budi, ekuitas awal Rp10.000.000 dan keuntungan Rp500.000 menghasilkan Total Equity Return sekitar 4,167% setelah Stockbit merata-ratakan dua skenario waktu deposit.

Dengan memahami metode tersebut, investor dapat menilai kinerja portofolio secara lebih objektif. Namun, gunakan indikator ini bersama analisis fundamental, kondisi pasar, dan pengelolaan risiko agar keputusan investasi lebih terarah.

FAQ Seputar Total Equity Return Stockbit Pro

Apa fungsi Total Equity Return di Stockbit Pro?

Fitur ini membantu investor melihat perubahan performa ekuitas portofolio dalam periode harian atau bulanan. Perhitungannya juga memperhitungkan pengaruh deposit dan penarikan dana.

Mengapa deposit tidak dihitung sebagai keuntungan investasi?

Deposit merupakan penambahan modal, bukan keuntungan dari aktivitas investasi. Karena itu, perhitungan return menyesuaikan arus dana agar investor dapat menilai performa portofolio dengan lebih tepat.

Bagaimana hasil Total Equity Return sebesar 4,167% diperoleh?

Stockbit menghitung return dengan dua asumsi waktu deposit. Hasil pertama sebesar 3,33% dan hasil kedua sebesar 5%. Rata-rata kedua angka tersebut menghasilkan sekitar 4,167%.

Apakah Total Equity Return sama dengan realized gain?

Tidak. Realized gain menunjukkan keuntungan dari transaksi saham yang sudah selesai. Sementara itu, Total Equity Return mengukur performa portofolio selama periode tertentu dan memperhitungkan perubahan ekuitas serta arus dana.

Apakah return positif menjamin keuntungan pada masa mendatang?

Tidak. Return positif menggambarkan performa pada periode yang telah berlalu. Harga saham tetap dapat turun, sehingga investor perlu mempertimbangkan risiko dan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan.

Tag: ·

Suka berbagi informasi finansial :)