Daftar Isi 17 bagian
RuangInvest.com – Bandar Lampung, investasi saham kini semakin praktis berkat fitur pembelian otomatis. Salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan investor adalah Systematic Investment Plan (SIP) Saham di aplikasi Bibit. Fitur ini membantu pengguna membeli saham secara rutin sesuai jadwal dan anggaran yang telah mereka tentukan.
Melalui SIP Saham, investor dapat mengatur pembelian berdasarkan jumlah lot atau nominal uang. Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengingat jadwal pembelian secara manual setiap kali ingin menambah investasi. Namun, pengguna tetap perlu memastikan saldo rekening dana nasabah (RDN) mencukupi pada hari pendebetan.
Meskipun praktis, investasi otomatis tetap membutuhkan perencanaan. Investor perlu memahami cara mengaktifkan SIP, menentukan frekuensi pembelian, memilih saham, serta mengetahui ketentuan transaksi. Berikut panduan lengkap menggunakan SIP Saham di Bibit berdasarkan informasi layanan yang diperbarui pada 4 September 2025.
Apa Itu SIP Saham di Bibit?
Systematic Investment Plan atau SIP Saham merupakan fitur yang membantu investor membeli saham secara rutin dan otomatis. Pengguna dapat menentukan saham pilihan, jumlah pembelian, serta frekuensi pendebetan sesuai kebutuhan investasi.
Selain membantu membangun kebiasaan investasi, fitur ini membuat investor lebih mudah menjalankan rencana keuangan secara konsisten. Investor dapat menyusun jadwal harian, mingguan, dua mingguan, atau bulanan. Namun, jadwal tersebut mengikuti hari perdagangan bursa dan tidak mencakup hari libur bursa.
Sebelum mengaktifkan fitur ini, pengguna harus memiliki akun Bibit Plus dan saldo RDN yang mencukupi. Selain itu, SIP Saham hanya mendukung saham reguler. Produk seperti right, waran, dan ETF tidak dapat masuk ke jadwal pembelian otomatis tersebut.
Cara Mengatur SIP Saham Otomatis di Bibit
Pengguna dapat memulai pengaturan SIP melalui halaman SIP pada aplikasi Bibit. Ikuti langkah-langkah berikut agar jadwal pembelian sesuai dengan rencana investasi.
- Pastikan akun memenuhi persyaratan. Upgrade akun menjadi Bibit Plus dan periksa ketersediaan saldo RDN sebelum membuat jadwal pembelian.
- Buka halaman SIP Saham. Masuk ke aplikasi Bibit, kemudian pilih halaman SIP dan buka tab Saham.
- Pilih saham yang ingin dibeli. Cari produk saham reguler pada bagian Produk Investasi. Pastikan saham tersebut sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko kamu.
- Tentukan jumlah pembelian. Pilih metode berdasarkan lot atau nominal uang. Sistem akan memberikan estimasi lot yang bisa kamu peroleh atau nominal yang perlu kamu bayar pada hari pendebetan.
- Atur frekuensi pembelian. Pilih jadwal harian, mingguan, dua mingguan, atau bulanan sesuai kebutuhan. Pastikan kombinasi produk dan frekuensi tidak sama dengan jadwal SIP Saham lain yang sudah kamu miliki.
- Periksa metode pembayaran. SIP Saham menggunakan RDN Wallet sebagai metode pembayaran. Karena itu, periksa saldo yang tersedia sebelum menyelesaikan pengaturan.
- Konfirmasi jadwal. Baca syarat dan ketentuan yang berlaku, kemudian berikan persetujuan jika kamu sudah memahami ketentuannya.
- Masukkan PIN Bibit. Setelah memasukkan PIN, kamu menyelesaikan proses pengaturan SIP Saham sesuai petunjuk aplikasi.
Setelah jadwal aktif, sistem Bibit memproses pembelian menggunakan tipe Limit Order pada hari pendebetan. Namun, pembuatan jadwal tidak menjamin transaksi langsung berhasil karena hasilnya tetap bergantung pada proses perdagangan dan kondisi pesanan.
Cara Kerja Pendebetan dan Eksekusi SIP Saham
Pada hari pendebetan, sistem Bibit secara otomatis memotong saldo RDN Wallet untuk membiayai pembelian sesuai jadwal. Oleh karena itu, investor perlu menyediakan dana yang cukup sebelum waktu pemrosesan.
Menurut informasi bantuan Bibit, sistem mulai mengeksekusi SIP Saham setiap hari pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, sistem memproses transaksi secara bergiliran sesuai antrean. Dengan demikian, waktu dimulainya proses tidak selalu berarti seluruh pesanan langsung selesai pada saat yang sama.
Jika saldo RDN Wallet tidak mencukupi, pembelian akan gagal dan Bibit mengirimkan notifikasi mengenai kegagalan pendebetan. Sistem tidak mencoba mendebet ulang pada hari berikutnya. Sebaliknya, sistem akan melanjutkan pendebetan pada jadwal SIP berikutnya.
Karena itu, biasakan memeriksa saldo sebelum jadwal berjalan. Kamu juga dapat menyesuaikan nominal pembelian agar sesuai dengan kemampuan keuangan dan arus kas bulanan.
Berapa Minimal Pembelian dan Biaya SIP Saham?
Bibit menyediakan dua pilihan pengaturan pembelian, yaitu berdasarkan jumlah lot atau nominal uang. Berdasarkan informasi bantuan Bibit, pembelian berdasarkan lot memiliki minimum satu lot. Sementara itu, pilihan nominal mengikuti minimum harga dua lot saham di Bursa Efek Indonesia pada hari tersebut.
Ketentuan minimum tersebut perlu kamu perhatikan saat menentukan anggaran. Selain itu, harga saham dapat berubah sehingga jumlah lot yang diperoleh dari nominal tertentu juga bisa berbeda. Periksa estimasi pada aplikasi sebelum menyelesaikan pengaturan.
SIP Saham tidak mengenakan biaya transaksi tambahan khusus untuk fitur tersebut. Namun, investor tetap membayar broker fee sebagaimana transaksi saham pada umumnya. Oleh karena itu, pertimbangkan biaya transaksi ketika menyusun rencana pembelian rutin.
Cara Mengubah atau Menghentikan Jadwal SIP Saham
Rencana investasi dapat berubah seiring kondisi keuangan dan tujuan pribadi. Karena itu, pengguna perlu mengetahui cara menyesuaikan pesanan maupun menghentikan pembelian otomatis.
Mengubah atau membatalkan pesanan
Kamu dapat melakukan amend atau cancel order pada hari pendebetan selama jam bursa masih berlangsung dan status pesanan masih open atau partial match. Periksa status pesanan terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan. Ketersediaan tindakan tetap mengikuti ketentuan transaksi yang berlaku di aplikasi.
Menghentikan pembelian rutin
Jika ingin berhenti menggunakan SIP Saham, ikuti langkah berikut:
- Buka halaman SIP di aplikasi Bibit.
- Cari jadwal SIP Saham yang ingin kamu hentikan.
- Tekan ikon tiga titik pada jadwal tersebut.
- Pilih opsi Berhenti dan ikuti petunjuk yang muncul di aplikasi.
Sebelum menghentikan jadwal, periksa status pesanan yang sedang berjalan. Langkah ini membantu kamu memahami apakah masih ada transaksi yang perlu diperhatikan.
Tips Memilih Saham untuk SIP Otomatis
Pemilihan saham menjadi bagian penting dalam rencana investasi rutin. Bibit menyediakan playlist saham bertanda SIP yang dapat membantu pengguna menemukan produk untuk fitur ini. Namun, tanda tersebut bukan jaminan keuntungan ataupun rekomendasi yang pasti sesuai bagi semua investor.
Agar keputusan lebih terarah, pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Tentukan tujuan investasi. Sesuaikan pilihan saham dengan target keuangan dan jangka waktu investasi kamu.
- Pelajari kondisi perusahaan. Periksa kinerja keuangan, kegiatan usaha, prospek bisnis, dan berbagai risiko yang dapat memengaruhi harga saham.
- Sesuaikan nominal dengan anggaran. Gunakan dana yang tidak mengganggu kebutuhan pokok, kewajiban bulanan, dan dana darurat.
- Evaluasi portofolio secara berkala. Meskipun pembelian berlangsung otomatis, kamu tetap perlu memantau perkembangan investasi dan kondisi perusahaan.
- Pahami risiko pasar. Harga saham bisa turun dan investor berpotensi mengalami kerugian. Pembelian rutin tidak menghilangkan risiko tersebut.
Selain itu, hindari memilih saham hanya karena popularitas atau kenaikan harga dalam waktu singkat. Sebaliknya, gunakan informasi yang relevan dan sesuaikan keputusan dengan profil risiko pribadi.
Ketentuan SIP Saham untuk Pengguna RDN Jago Syariah
Pengguna RDN Jago Syariah tetap dapat menjadwalkan pembelian saham otomatis melalui SIP Saham. Namun, ketika pengguna melakukan upgrade ke Bibit Plus menggunakan RDN Jago Syariah, akun akan otomatis mengaktifkan preferensi Bibit Syariah.
Dengan preferensi tersebut, pengguna hanya dapat memilih saham syariah untuk jadwal SIP. Karena itu, pastikan produk yang kamu pilih memenuhi ketentuan syariah sebelum membuat jadwal pembelian.
Apabila saham yang sudah masuk jadwal SIP keluar dari Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), Bibit akan mengirimkan notifikasi dan menonaktifkan fitur SIP untuk produk tersebut. Pengguna dapat menggantinya dengan saham syariah lain agar rencana pembelian rutin tetap berjalan sesuai preferensi syariah.
Kesimpulan
SIP Saham di Bibit membantu investor membangun kebiasaan membeli saham secara rutin melalui jadwal otomatis. Pengguna dapat menentukan saham, jumlah lot atau nominal, serta frekuensi pembelian sesuai kebutuhan. Namun, fitur ini memerlukan akun Bibit Plus, saldo RDN Wallet yang cukup, dan pemahaman mengenai mekanisme pesanan.
Sebelum memulai, tentukan anggaran yang realistis, pelajari saham pilihan, serta pahami biaya broker dan risiko investasi. Selain itu, pantau portofolio secara berkala agar keputusan investasi tetap selaras dengan tujuan keuangan kamu.
FAQ Seputar SIP Saham di Bibit
1. Kapan SIP Saham mulai dieksekusi?
Sistem Bibit mulai mengeksekusi SIP Saham setiap hari pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, sistem memproses transaksi secara bergiliran sesuai antrean.
2. Apakah SIP Saham mengenakan biaya tambahan?
Bibit tidak mengenakan biaya transaksi tambahan khusus untuk SIP Saham. Namun, pengguna tetap membayar broker fee sesuai ketentuan transaksi saham pada umumnya.
3. Apa yang terjadi jika saldo RDN tidak mencukupi?
Pembelian akan gagal dan Bibit mengirimkan notifikasi. Sistem tidak mencoba pendebetan ulang pada hari berikutnya, tetapi akan memproses pendebetan pada jadwal SIP selanjutnya.
4. Apakah pengguna bisa menghentikan SIP Saham kapan saja?
Pengguna dapat menghentikan jadwal melalui halaman SIP. Pilih ikon tiga titik pada jadwal yang diinginkan, kemudian tekan Berhenti dan ikuti petunjuk aplikasi.
5. Seberapa sering investor dapat membeli saham melalui SIP?
Bibit menyediakan pilihan frekuensi harian, mingguan, dua mingguan, dan bulanan, dengan pengecualian hari libur bursa. Pastikan jadwal yang kamu pilih tidak sama dengan kombinasi produk dan frekuensi pada jadwal SIP Saham lain yang sudah aktif.
6. Apakah pembelian SIP menjamin keuntungan?
Tidak. SIP membantu menjaga konsistensi pembelian, tetapi tidak menjamin keuntungan. Harga saham tetap berfluktuasi dan investor perlu mempertimbangkan risiko sebelum berinvestasi.




