Kamis, 29 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

UNVR Catat Pertumbuhan Lima Kuartal Beruntun, Penjualan Kuartal III-2026 Tembus Rp8,9 Triliun

Oleh Dwi Prakoso · Oktober 22, 2026 · 12:54 pm
Daftar Isi 5 bagian

RuangInvest.com – Jakarta, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat pertumbuhan bisnis selama lima kuartal berturut-turut. Pada kuartal III-2026, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp8,9 triliun atau meningkat 7,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan volume dasar sebesar 6,4 persen. Selain itu, Unilever Indonesia mencatat pertumbuhan laba yang melampaui kenaikan penjualan sepanjang sembilan bulan pertama 2026.

Dalam laporan kinerja yang diumumkan pada Kamis (22/10/2026), perseroan mencatat penjualan sebesar Rp25,8 triliun selama Januari hingga September 2026. Angka tersebut meningkat 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bersih dari operasi berkelanjutan tumbuh 10,6 persen sepanjang tahun berjalan. Pencapaian ini menunjukkan kemajuan bisnis UNVR di tengah tekanan inflasi komoditas dan tingginya biaya logistik.

UNVR Catat Pertumbuhan Penjualan dan Laba

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, mengatakan kinerja kuartal ketiga mencerminkan kemajuan perseroan dalam membangun bisnis yang lebih kuat. Menurutnya, pertumbuhan volume selama lima kuartal berturut-turut menunjukkan peningkatan daya saing dan efektivitas pelaksanaan strategi perusahaan.

“Kinerja kuartal ketiga kami menunjukkan kemajuan berkelanjutan dalam membangun bisnis yang lebih kuat. Kami mencatat pertumbuhan volume selama lima kuartal berturut-turut, dengan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan meskipun tekanan inflasi masih berlanjut. Pertumbuhan ini terjadi secara merata di seluruh portofolio kami dan mencerminkan peningkatan daya saing, eksekusi yang semakin kuat, serta penguatan merek-merek kami.” kata Benjie Yap, Kamis (22/10/2026).

Selain pertumbuhan penjualan, kinerja UNVR juga menunjukkan perkembangan di berbagai unit bisnis dan saluran distribusi. Bisnis Home & Personal Care serta Foods & Refreshment sama-sama mencatat pertumbuhan positif.

Perseroan juga membukukan pertumbuhan melalui seluruh saluran penjualan utama atau route-to-market. Dengan demikian, peningkatan kinerja tidak hanya bergantung pada satu kategori produk atau satu jalur distribusi.

Di sisi lain, kenaikan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kualitas pertumbuhan bisnis. Namun, tekanan inflasi komoditas dan biaya logistik masih menjadi tantangan yang perlu perseroan kelola.

Strategi Merek Menjadi Pendorong Pertumbuhan UNVR

Unilever Indonesia terus memperkuat daya saing melalui pengembangan merek dan peningkatan nilai produk. Salah satu pendekatannya menggunakan kerangka S.A.S.S.Y., yang menggabungkan sains, estetika, pengalaman sensoris, advokasi konsumen, serta relevansi dengan generasi muda.

Melalui pendekatan tersebut, perseroan ingin meningkatkan daya tarik merek sekaligus memperkuat hubungannya dengan konsumen. Sunsilk dan Rinso menjadi contoh merek yang mengandalkan keunggulan produk, daya tarik merek, serta relevansi budaya untuk mendukung pertumbuhan.

Selain memperkuat merek, UNVR juga mendorong strategi premiumisasi. Perseroan menyebut segmen premium mencakup sekitar 32 persen dari total pasar dan tumbuh hampir dua kali lebih cepat dibandingkan segmen utama atau mainstream.

Lebih dari 70 persen bisnis premium perseroan mencatat kinerja yang unggul di pasarnya. Kondisi ini mendorong UNVR untuk terus memperkuat portofolio produk premium sebagai salah satu sumber pertumbuhan jangka panjang.

Meskipun begitu, strategi premiumisasi tetap perlu berjalan seiring dengan kemampuan perusahaan memahami daya beli konsumen. Perubahan perilaku belanja dan persaingan harga dapat memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk kebutuhan sehari-hari.

Bisnis Digital dan Distribusi Diperkuat

Selain pengembangan merek dan produk premium, Unilever Indonesia memperluas kapabilitas bisnis digital. Perseroan memanfaatkan pemasaran berbasis media sosial, kegiatan siaran langsung atau live streaming, serta kemitraan afiliasi untuk menjangkau konsumen melalui berbagai kanal digital.

Strategi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan penjualan sekaligus memperkuat hubungan dengan konsumen. Terlebih lagi, kanal digital memberi perusahaan peluang untuk menyesuaikan pendekatan pemasaran dengan perubahan kebiasaan belanja masyarakat.

Pada saat yang sama, perseroan memperluas cakupan distribusi langsung dan memperkaya portofolio produk di pasar. UNVR juga terus meningkatkan layanan pelanggan serta kualitas pelaksanaan penjualan di toko.

Upaya tersebut berjalan beriringan dengan transformasi biaya dalam pengadaan, manufaktur, dan model operasional. Melalui peningkatan produktivitas, perseroan berupaya memperkuat daya saing sekaligus membuka ruang investasi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Karena itu, penguatan distribusi dan efisiensi operasional menjadi bagian penting dari strategi perusahaan. Kedua aspek tersebut dapat membantu perseroan menjaga ketersediaan produk dan meningkatkan efektivitas kegiatan bisnis di tengah persaingan industri barang konsumsi yang ketat.

Lebih dari 60 Persen Belanja Modal untuk Produktivitas

Unilever Indonesia juga menjalankan investasi secara disiplin untuk memperkuat fondasi bisnis. Perseroan mengalokasikan lebih dari 60 persen belanja modal untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas kapasitas.

Alokasi tersebut menunjukkan fokus perusahaan pada penguatan kemampuan operasional. Selain mendukung efisiensi, investasi ini diharapkan dapat membantu perseroan memenuhi kebutuhan pasar dan menjaga kualitas pelaksanaan bisnis.

Benjie Yap menegaskan bahwa perseroan tidak hanya mengejar pertumbuhan jangka pendek. Perusahaan juga berupaya meningkatkan kualitas pertumbuhan melalui pengembangan merek, portofolio premium, penguatan bisnis digital, transformasi biaya, dan budaya kerja yang unggul.

“Di luar capaian kuartal ini, kami terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan lebih banyak merek yang ’SASSY’, portofolio yang semakin premium, serta penguatan bisnis digital. Didukung oleh eksekusi yang semakin kuat, transformasi biaya yang struktural, dan budaya kerja yang unggul, berbagai upaya tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pertumbuhan kami, tetapi juga memperkuat kemampuan Perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan secara berkelanjutan,” ujar Benjie.

Pernyataan tersebut menegaskan arah transformasi UNVR setelah perseroan mendorong pertumbuhan bisnis sepanjang 2025. Kini, perusahaan berfokus pada peningkatan ketangguhan dan keberlanjutan pertumbuhan agar mampu bersaing lebih kuat di pasar.

Pertumbuhan UNVR Meningkat Dibandingkan 2025

Kinerja penjualan sepanjang tahun berjalan menunjukkan perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya. UNVR mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 7,2 persen hingga September 2026, lebih tinggi daripada pertumbuhan 4,3 persen sepanjang 2025.

Perseroan menilai perkembangan tersebut mencerminkan peralihan dari fase pemulihan menuju tahap transformasi berikutnya. Fokus perusahaan kini mencakup peningkatan daya saing, penguatan eksekusi strategi, serta pembentukan struktur bisnis yang lebih efisien.

Namun, pertumbuhan penjualan dan laba belum otomatis menjamin kinerja yang sama pada kuartal berikutnya. Investor tetap perlu mencermati perkembangan biaya bahan baku, ongkos distribusi, daya beli masyarakat, serta kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan volume.

Selain itu, perkembangan segmen premium dan kanal digital juga menjadi aspek penting untuk dipantau. Kedua segmen tersebut dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas strategi UNVR dalam memperkuat portofolio dan memperluas jangkauan konsumen.

Bagi investor saham, laporan kuartal III-2026 memberikan sejumlah indikator untuk mengevaluasi perkembangan fundamental perseroan. Meski begitu, keputusan investasi sebaiknya tetap mempertimbangkan valuasi saham, tren laba, arus kas, kebijakan dividen, dan kondisi pasar secara keseluruhan.

Dengan pertumbuhan penjualan yang berlanjut selama lima kuartal dan kenaikan laba yang melampaui penjualan, UNVR menunjukkan perkembangan positif dalam menjalankan transformasi bisnisnya. Selanjutnya, kemampuan perseroan menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengendalikan biaya akan menjadi faktor penting bagi keberlanjutan kinerja.

Tag:

Suka berbagi informasi finansial :)