Rabu, 28 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Kredit Perbankan Agustus Capai Rp9.178 Triliun, OJK Bidik Lima Bank Syariah Besar

Oleh Jaya Purnama · Oktober 6, 2026 · 8:38 am
Daftar Isi 3 bagian

Ruanginvest.com – Jakarta, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp9.178 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 13,56% secara tahunan atau year on year (YoY). Kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi berdasarkan jenis penggunaan, sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menargetkan terbentuknya lima bank syariah beraset besar paling lambat pada 2027.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan data pertumbuhan kredit tersebut dalam konferensi pers RDKB pada Senin (5/10/2026). Angka itu menunjukkan penyaluran kredit meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kredit investasi tumbuh paling tinggi pada Agustus

Dari sisi penggunaan, kredit investasi tumbuh 25,11% YoY. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan kredit modal kerja yang naik 11,45% dan kredit konsumsi yang tumbuh 5,07%. Ketiga kelompok tersebut sama-sama mencatat pertumbuhan tahunan, dengan kredit investasi berada di posisi teratas.

Dian menyebut kredit investasi sebagai jenis kredit dengan pertumbuhan tertinggi. Sementara itu, kredit modal kerja dan kredit konsumsi juga bertambah, tetapi dengan laju yang lebih rendah. Data tersebut menggambarkan perbedaan pertumbuhan di antara jenis penggunaan kredit pada Agustus.

Dilihat dari kelompok debitur, kredit korporasi tumbuh 22,18% YoY. Pertumbuhan kredit UMKM tercatat 2,38% YoY. Dengan demikian, laju pertumbuhan kredit korporasi lebih tinggi daripada kredit UMKM pada periode yang sama.

Berdasarkan kepemilikan bank, kelompok bank BUMN mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 16,41% YoY. Angka ini melengkapi rincian pertumbuhan kredit menurut jenis penggunaan dan kelompok debitur yang disampaikan OJK.

OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar

Di luar perkembangan kredit, OJK menargetkan Indonesia memiliki lima bank syariah dengan skala usaha yang mendekati PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) atau BRIS. Dian mengatakan proses menuju target tersebut sedang berjalan. Realisasinya diperkirakan dapat tercapai paling lambat pada 2027.

Dian menyampaikan target itu setelah seremoni peluncuran Roadmap Pengembangan & Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) di Bali pada Jumat (2/10/2026). Ia berharap jumlah bank syariah dengan skala usaha besar bertambah hingga mendekati ukuran BSI.

“Saya ingin melihat ada lima bank yang paling tidak dekat dengan BSI, dan itu sedang mengarah ke sana. Nanti insya Allah mungkin kalau tidak 2026, 2027 realisasinya itu mungkin sudah tercapai,” ujar Dian.

Dua perkembangan sektor perbankan

Data kredit Agustus dan target bank syariah disampaikan dalam kesempatan yang berbeda. Angka kredit berasal dari paparan OJK dalam konferensi pers RDKB, sedangkan target lima bank syariah disampaikan Dian seusai peluncuran RP3I di Bali.

Dalam data kredit, pertumbuhan tertinggi tercatat pada kredit investasi menurut jenis penggunaan, kredit korporasi menurut kelompok debitur, dan bank BUMN menurut kepemilikan. Sementara itu, target lima bank syariah beraset besar masih dalam proses dan ditargetkan tercapai paling lambat pada 2027.

Tag:

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.