Rabu, 28 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Produksi Mobil China Lokal Dipimpin BYD dan Jaecoo

Oleh Jaya Purnama · Oktober 6, 2026 · 7:55 am
Daftar Isi 3 bagian

ruanginvest.com – Jakarta, produksi mobil China di Indonesia mencapai 87.319 unit sepanjang Januari-Agustus 2026. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, angka itu setara sekitar 10,16 persen dari total produksi kendaraan roda empat nasional yang mencapai 859.256 unit.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas sejumlah merek China kini mencakup produksi dan perakitan di dalam negeri, bukan hanya penjualan kendaraan. Sebagian perusahaan memakai fasilitas manufaktur sendiri, sementara lainnya merakit kendaraan melalui PT Handal Indonesia Motor (HIM).

BYD dan Jaecoo mencatat produksi tertinggi

BYD menjadi merek China dengan produksi lokal terbesar, yakni 24.877 unit. Angka itu juga menempatkan BYD di posisi kedelapan dalam daftar produsen dengan volume produksi terbesar di Indonesia hingga Agustus 2026.

Produksi lokal BYD berlangsung seiring beroperasinya fasilitas manufaktur perusahaan di Subang, Jawa Barat. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun, dengan nilai investasi yang disebut mencapai Rp 16 triliun.

Jaecoo menempati urutan kedua dengan 23.021 unit. Merek ini menjalankan aktivitas produksi melalui fasilitas perakitan PT HIM. Setelah itu, Wuling mencatat produksi 12.630 unit dan mengoperasikan fasilitas manufaktur sendiri di Cikarang, Jawa Barat.

Geely berada di urutan berikutnya dengan 10.665 unit, disusul Chery sebanyak 9.438 unit. Keduanya termasuk merek yang menggunakan fasilitas PT HIM untuk perakitan kendaraan di Indonesia. Selain itu, fasilitas tersebut juga digunakan Xpeng, Jetour, iCar, dan Aletra.

Daftar produksi 12 merek China

Berikut rincian produksi 12 merek China selama Januari-Agustus 2026 berdasarkan data yang dihimpun Gaikindo:

  1. BYD: 24.877 unit
  2. Jaecoo: 23.021 unit
  3. Wuling: 12.630 unit
  4. Geely: 10.665 unit
  5. Chery: 9.438 unit
  6. Xpeng: 2.452 unit
  7. Jetour: 2.383 unit
  8. DFSK: 744 unit
  9. iCar: 550 unit
  10. Aletra: 460 unit
  11. GWM: 69 unit
  12. Farizon: 30 unit

Di luar merek-merek yang merakit melalui PT HIM, GWM menjalankan aktivitas perakitan melalui fasilitasnya di Wanaherang, Jawa Barat. Data tersebut mencakup produksi 12 merek, dengan total 87.319 unit selama delapan bulan pertama 2026.

Produksi kendaraan nasional meningkat

Secara keseluruhan, produksi kendaraan roda empat di Indonesia mencapai 859.256 unit pada Januari-Agustus 2026. Jumlah itu meningkat 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika produksi tercatat 757.432 unit.

Porsi sekitar 10,16 persen menunjukkan besarnya kontribusi 12 merek China terhadap total produksi kendaraan roda empat pada periode tersebut. Kehadiran fasilitas milik perusahaan maupun kerja sama perakitan lokal menjadi bagian dari aktivitas produksi mereka di Indonesia.

Dengan semakin banyaknya merek yang melakukan produksi lokal, kontribusi perusahaan China terhadap industri otomotif nasional berpotensi semakin besar. Kontribusi itu dapat berlangsung melalui fasilitas manufaktur sendiri ataupun kerja sama dengan perusahaan perakitan di dalam negeri.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.