26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama BEI Mei 2026

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – Sebanyak 26 saham naik kelas ke papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Mei 2026. Perubahan papan pencatatan tersebut diumumkan oleh BEI melalui pengumuman resmi yang ditandatangani pada 20 Mei 2026.

Perpindahan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena papan utama merupakan kategori yang dihuni oleh emiten dengan skala usaha besar. Masuknya sejumlah emiten ke papan utama menunjukkan adanya peningkatan kualitas dan ukuran bisnis perusahaan yang bersangkutan.

Selain itu, BEI juga mengumumkan sejumlah saham yang turun dari papan utama ke papan pengembangan. Tidak hanya itu, dua emiten yang sebelumnya berada di papan ekonomi baru juga berpindah ke papan pengembangan dalam evaluasi terbaru bursa.

26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama

Papan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia berfungsi sebagai klasifikasi emiten berdasarkan skala usaha dan karakteristik bisnisnya. Saat ini terdapat empat kategori papan pencatatan, yaitu papan utama, papan pengembangan, papan akselerasi, dan papan ekonomi baru.

Papan utama dihuni oleh perusahaan dengan skala usaha besar. Salah satu syarat utama untuk masuk ke kategori ini adalah memiliki nilai aktiva berwujud bersih minimal Rp100 miliar.

Sementara itu, papan pengembangan diperuntukkan bagi emiten dengan skala usaha menengah. Di sisi lain, papan akselerasi menjadi wadah bagi perusahaan kecil hingga menengah yang ingin berkembang melalui pasar modal.

Adapun papan ekonomi baru dirancang untuk perusahaan berbasis teknologi dan model bisnis baru yang memenuhi persyaratan khusus dari bursa.

Berikut daftar lengkap 26 saham naik kelas ke papan utama mulai Mei 2026:

  • PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
  • PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
  • PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG)
  • PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
  • PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
  • PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)
  • PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT)
  • PT Central Omega Resources Tbk (DKFT)
  • PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
  • PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
  • PT FKS Multi Agro Tbk (FISH)
  • PT Galva Technologies Tbk (GLVA)
  • PT Gozco Plantations Tbk (GZCO)
  • PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO)
  • PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD)
  • PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT)
  • PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
  • PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)
  • PT Merck Tbk (MERK)
  • PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
  • PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
  • PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT)
  • PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  • PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)
  • PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Saham yang Turun ke Papan Pengembangan

Selain adanya promosi emiten ke papan utama, Bursa Efek Indonesia juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah perusahaan yang sebelumnya berada di papan utama.

Sebanyak 15 saham tercatat turun kelas ke papan pengembangan mulai Mei 2026. Perubahan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan pemenuhan kriteria pencatatan yang berlaku di bursa.

Berikut daftar saham yang turun ke papan pengembangan:

  • PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
  • PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA)
  • PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID)
  • PT GTS Internasional Tbk (GTSI)
  • PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA)
  • PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)
  • PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)
  • PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)
  • PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI)
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
  • PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR)
  • PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
  • PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA)
  • PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ)
  • PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)

Dua Emiten Ekonomi Baru Pindah Papan

Dalam pengumuman yang sama, BEI juga menyampaikan adanya perpindahan emiten dari papan ekonomi baru ke papan pengembangan.

Perubahan Status Emiten Teknologi

Dua perusahaan yang mengalami perubahan papan pencatatan tersebut adalah:

  • PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Kedua emiten tersebut sebelumnya tercatat pada papan ekonomi baru. Kini, status pencatatannya berubah menjadi papan pengembangan sesuai hasil evaluasi Bursa Efek Indonesia.

Perubahan klasifikasi ini tidak mengubah status perusahaan sebagai emiten publik. Namun, perpindahan papan dapat menjadi indikator perkembangan kondisi usaha dan pemenuhan kriteria yang ditetapkan oleh bursa.

Arti Penting Kenaikan ke Papan Utama

Masuknya 26 emiten ke papan utama menjadi sinyal positif bagi perusahaan yang bersangkutan. Kenaikan kelas ini menunjukkan bahwa emiten telah memenuhi standar yang lebih tinggi dalam hal ukuran usaha dan persyaratan pencatatan.

Selain meningkatkan citra perusahaan di mata investor, status sebagai penghuni papan utama juga dapat memperluas perhatian pasar terhadap saham tersebut. Karena itu, perpindahan papan sering menjadi salah satu informasi yang diperhatikan pelaku pasar modal.

Meski demikian, investor tetap perlu melakukan analisis fundamental dan mempertimbangkan kondisi bisnis masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi. Kenaikan papan pencatatan bukan satu-satunya faktor yang menentukan prospek suatu saham.

Dengan demikian, daftar 26 saham naik kelas ke papan utama pada Mei 2026 menjadi salah satu perkembangan penting di pasar modal Indonesia. Langkah ini sekaligus mencerminkan dinamika dan evaluasi berkelanjutan yang dilakukan Bursa Efek Indonesia terhadap perusahaan tercatat.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu