RuangInvest.com – Jakarta – WBSA akuisisi Sinar Jatimitra menjadi langkah strategis terbaru yang ditempuh PT BSA Logistics Indonesia Tbk dalam memperkuat bisnis logistik nasional. Perseroan resmi mengambil alih hampir seluruh saham PT Sinar Jatimitra (SJM) dengan nilai transaksi mencapai Rp17,1 miliar.
Akuisisi tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas layanan depo peti kemas. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing perseroan di sektor logistik.
Melalui transaksi tersebut, PT BSA Logistics Indonesia Tbk kini menguasai 99,99 persen saham PT Sinar Jatimitra. Seluruh proses akuisisi dilakukan dengan pihak nonafiliasi sehingga tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
WBSA Akuisisi Sinar Jatimitra Senilai Rp17,1 Miliar
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Jumat (26/6/2026), PT BSA Logistics Indonesia Tbk membeli sebanyak 10.929 saham PT Sinar Jatimitra milik PT Bina Sinar Amity senilai Rp11,47 miliar.
Selain itu, perseroan juga membeli 5.384 saham PT Sinar Jatimitra dari PT Kreasi Adisarana dengan nilai transaksi sekitar Rp5,65 miliar.
Dengan selesainya kedua transaksi tersebut, WBSA resmi menguasai 16.313 saham atau setara dengan 99,99 persen kepemilikan di PT Sinar Jatimitra. Seluruh transaksi dilakukan dengan pihak nonafiliasi sehingga tidak termasuk transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam ketentuan pasar modal.
Manajemen menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Pengikatan Jual Beli Bersyarat (PPJB) yang telah ditandatangani pada 4 Oktober 2025. Selanjutnya, perjanjian tersebut diamandemen pada 17 April 2026 sebagai bagian dari penyempurnaan proses transaksi.
Akuisisi Perkuat Bisnis Depo Peti Kemas
Manajemen menyampaikan bahwa tujuan utama akuisisi ini adalah memperkuat kegiatan operasional perusahaan, khususnya pada layanan depo peti kemas yang menjadi salah satu lini bisnis utama perseroan.
Selain meningkatkan kapasitas operasional, kepemilikan atas PT Sinar Jatimitra juga diyakini dapat menciptakan efisiensi dalam pengelolaan aset logistik. Karena itu, perusahaan berharap mampu memberikan layanan yang lebih terintegrasi kepada pelanggan.
Di sisi lain, sektor logistik nasional terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang. Kondisi tersebut membuka peluang bagi perusahaan logistik untuk memperluas jaringan serta meningkatkan kualitas layanan.
Melalui akuisisi ini, WBSA juga berpotensi memperoleh sinergi yang lebih besar antara kegiatan operasional perusahaan induk dengan entitas yang diakuisisi. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi perusahaan di industri logistik.
Strategi Jangka Panjang Perseroan
Akuisisi PT Sinar Jatimitra bukan hanya bertujuan meningkatkan aset perusahaan. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha jangka panjang yang telah disiapkan oleh manajemen.
Perusahaan menilai kebutuhan layanan logistik akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Oleh sebab itu, penguatan infrastruktur bisnis menjadi salah satu prioritas untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Prospek Bisnis Logistik Dinilai Masih Menjanjikan
Industri logistik Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan aktivitas ekspor, impor, serta distribusi domestik menjadi faktor yang mendorong meningkatnya kebutuhan layanan logistik modern.
Selain itu, permintaan terhadap fasilitas depo peti kemas juga diperkirakan akan terus bertambah. Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus barang di berbagai wilayah.
Beberapa manfaat yang diharapkan dari akuisisi ini antara lain:
- Memperkuat bisnis layanan depo peti kemas.
- Menambah kapasitas operasional perusahaan.
- Meningkatkan efisiensi pengelolaan aset logistik.
- Mendorong sinergi antarunit usaha.
- Mendukung strategi ekspansi bisnis jangka panjang.
- Memperkuat posisi perseroan di industri logistik nasional.
Meskipun begitu, keberhasilan akuisisi tetap bergantung pada proses integrasi operasional yang berjalan setelah transaksi selesai. Manajemen perlu memastikan seluruh aset dan sumber daya dapat bekerja secara optimal agar manfaat akuisisi dapat segera dirasakan.
Dengan rampungnya transaksi senilai Rp17,1 miliar tersebut, WBSA menunjukkan komitmennya untuk terus memperluas bisnis logistik melalui langkah-langkah strategis. Akuisisi PT Sinar Jatimitra diharapkan mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham dalam jangka panjang.





