MDKA Siapkan Private Placement Rp7,17 Triliun untuk Ekspansi

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengumumkan rencana pelaksanaan Private Placement MDKA melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung berbagai peluang pengembangan usaha di masa mendatang.

Rencana tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (19/6/2026). Manajemen menyebut penerbitan saham baru akan menjadi salah satu alternatif sumber pendanaan yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Private Placement MDKA menjadi perhatian investor karena nilai dana yang berpotensi dihimpun mencapai triliunan rupiah. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja serta pengembangan usaha di lingkungan perseroan dan grup perusahaan.

Private Placement MDKA Terbitkan Maksimal 2,44 Miliar Saham

Dalam keterbukaan informasi, MDKA mengungkapkan rencana penerbitan sebanyak-banyaknya 2.447.298.377 saham baru. Jumlah tersebut setara dengan maksimal 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan yang saat ini mencapai 24.472.983.771 saham.

Seluruh saham yang akan diterbitkan memiliki nilai nominal Rp20 per saham. Dengan jumlah tersebut, perseroan memiliki fleksibilitas untuk memperoleh tambahan modal guna mendukung agenda pertumbuhan jangka panjang.

Jika seluruh saham baru diterbitkan menggunakan asumsi harga Rp2.930 per saham, sesuai harga penutupan saham MDKA pada hari yang sama, maka potensi dana yang dapat diperoleh mencapai sekitar Rp7,17 triliun.

Nilai tersebut menjadikan Private Placement MDKA sebagai salah satu aksi korporasi besar yang berpotensi memberikan tambahan likuiditas signifikan bagi perusahaan.

Dana Hasil PMTHMETD untuk Modal Kerja dan Pengembangan Usaha

Manajemen menjelaskan bahwa dana yang diperoleh dari PMTHMETD IV akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan strategis. Sebanyak 30 persen dari total dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan grup usaha.

Selain itu, dana juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan bisnis. Penggunaan dana mencakup berbagai bentuk investasi yang dinilai sesuai dengan strategi pertumbuhan perusahaan.

Beberapa rencana penggunaan dana antara lain:

  • Belanja modal untuk proyek dan operasional usaha.
  • Pembelian saham pada perusahaan yang relevan.
  • Akuisisi aset strategis.
  • Penyertaan modal pada entitas usaha.
  • Pendanaan ekspansi melalui metode transaksi yang sesuai.

Melalui langkah tersebut, MDKA berharap dapat meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam industri pertambangan dan sektor terkait.

Perseroan Incar Fleksibilitas Pendanaan

Corporate Secretary MDKA, Jessica J, menjelaskan bahwa PMTHMETD IV dilakukan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha perseroan.

Menurutnya, perusahaan memandang perlu memperkuat struktur modal agar memiliki ruang yang lebih luas dalam menangkap peluang ekspansi yang muncul di masa depan.

“Melalui PMTHMETD IV, perseroan diharapkan untuk mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan perseroan,” ujar Jessica dalam keterbukaan informasi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada kebutuhan pendanaan saat ini, tetapi juga menyiapkan fondasi keuangan yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Menunggu Persetujuan Pemegang Saham

Sebelum Private Placement MDKA dapat direalisasikan, perseroan harus memperoleh persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026. Dalam agenda tersebut, pemegang saham akan memberikan keputusan terkait pelaksanaan PMTHMETD IV yang diajukan manajemen.

Jika memperoleh persetujuan, perusahaan memiliki waktu pelaksanaan hingga dua tahun sejak tanggal persetujuan RUPSLB. Dengan demikian, manajemen dapat menentukan waktu penerbitan saham yang dinilai paling optimal sesuai kondisi pasar dan kebutuhan pendanaan perusahaan.

Di sisi lain, investor juga akan mencermati dampak aksi korporasi ini terhadap struktur kepemilikan saham dan potensi dilusi. Namun, tambahan modal yang diperoleh diharapkan mampu memberikan nilai tambah melalui ekspansi usaha dan peningkatan kapasitas bisnis perseroan.

Karena itu, pelaksanaan Private Placement MDKA menjadi salah satu agenda penting yang akan diperhatikan pelaku pasar dalam waktu dekat. Keputusan pemegang saham pada RUPSLB mendatang akan menjadi penentu langkah perusahaan dalam memperkuat modal dan menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu