Kamis, 29 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup Usai Kalahkan Thailand

Oleh Jaya Purnama · Oktober 5, 2026 · 11:13 pm
Daftar Isi 3 bagian

ruanginvest.com – Jakarta, Tim nasional Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Final di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (5/10/2026), berlangsung dramatis selama lebih dari 120 menit sebelum Garuda memastikan kemenangan.

Gelar ini mengakhiri penantian Indonesia untuk meraih trofi utama di kawasan Asia Tenggara. Hasil tersebut juga memutus catatan enam kali mencapai final tanpa pernah menjadi juara.

Indonesia dan Thailand bermain imbang pada waktu normal

Pelatih John Herdman menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan Thom Haye menggantikan Ivar Jenner yang memulai pertandingan dari bangku cadangan. Lee Baker menjadi penyerang utama, didukung Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Luke Vickery mendapat peluang pada menit ketiga, tetapi kiper Thailand Saranon Anoin memblok tendangannya. Delapan menit kemudian, Anoin kembali menggagalkan upaya Baker. Thailand mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik.

Pada babak pertama, Indonesia menguasai bola hingga 68 persen dan mencatat tujuh tembakan, termasuk dua yang tepat sasaran. Thailand membuat lima percobaan dengan satu tembakan mengarah ke gawang. Menjelang turun minum, VAR memeriksa kemungkinan penalti untuk Thailand, tetapi wasit tidak menemukan pelanggaran. Skor tetap 0-0.

Herdman memasukkan Dean James pada awal babak kedua dan menarik Haye. Indonesia memperketat lini tengah, sementara Thailand mulai bermain lebih agresif. Setelah melewati menit ke-60, Rizky Ridho dan Jenner masuk untuk membantu meningkatkan tekanan Garuda.

Indonesia memecah kebuntuan pada menit ke-84. James mencetak gol melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran. Namun, Thailand menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat pemain pengganti Iklas Sanron. Skor 1-1 bertahan hingga tambahan waktu tujuh menit berakhir.

Gol Baker membawa final ke adu penalti

Thailand bertahan lebih dalam pada babak perpanjangan waktu, sedangkan Indonesia terus menekan. Herdman memasukkan Egi Maulana Vikri dan Shayne Pattinama untuk menambah daya gedor. Meski begitu, Thailand mendapat peluang dari serangan balik pada menit ke-111.

Peeradol Chamratsamee membawa Thailand unggul 2-1 melalui tendangan yang mengarah ke gawang Emil Audero. Indonesia kemudian menyamakan skor pada menit ke-116. Egi melakukan aksi individu dari sisi kanan dan mengirim umpan silang. Setelah kiper Thailand menepis bola, Baker menyambar bola tersebut untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Penentuan juara pun berlanjut ke adu penalti. Seluruh eksekutor Indonesia berhasil menjalankan tugasnya, sementara dua penendang Thailand gagal menaklukkan Audero. Indonesia menang 4-2 dan mengangkat gelar FIFA ASEAN Cup edisi pertama.

Gelar pertama mengakhiri catatan runner-up

Sebelumnya, Indonesia enam kali mencapai final pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020, tetapi belum pernah meraih trofi. Kemenangan kali ini juga punya arti khusus karena Indonesia pernah kalah dari Thailand pada final Piala AFF 2000, 2002, dan 2016.

Gelar tersebut menjadi modal bagi skuad asuhan Herdman menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Indonesia kembali akan bertemu Thailand di Grup F, bersama Jepang dan Qatar. Pertemuan itu akan menjadi tantangan berbeda bagi kedua tim dalam persaingan turnamen tersebut.

Bagi Garuda, keberhasilan di final ini menunjukkan kemampuan tim melewati tekanan dalam pertandingan besar. Setelah meraih gelar kawasan, perhatian kini beralih pada persiapan menuju Piala Asia 2027 dan upaya menjaga momentum positif.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.