IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi, Cermati 4 Saham Ini

Dwi Prakoso

IHSG berpotensi lanjut koreksi dengan rekomendasi saham BBCA ISAT NCKL dan RAJA

RuangInvest.com, Jakarta – IHSG berpotensi lanjut koreksi pada perdagangan hari ini setelah menutup sesi sebelumnya di zona merah. Tekanan jual yang masih muncul membuat pergerakan pasar saham nasional diperkirakan belum sepenuhnya keluar dari fase konsolidasi.

Meski demikian, sejumlah analis melihat peluang penguatan masih terbuka dalam jangka menengah. Selama indeks mampu bertahan di area support penting, peluang rebound menuju level yang lebih tinggi masih dapat terjadi.

Investor pun disarankan untuk lebih selektif dalam memilih saham. Selain memperhatikan arah pergerakan IHSG, pelaku pasar juga perlu mencermati saham-saham yang menunjukkan peluang teknikal menarik saat terjadi pelemahan harga.

IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi Uji Area Support

MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berisiko melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek. Secara teknikal, indeks diproyeksikan menguji rentang area 5.723 hingga 5.972 sebelum kembali mencoba menguat.

Dalam riset yang dirilis Selasa (23/6/2026), MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks masih rentan mengalami tekanan jual.

Meski begitu, peluang penguatan belum tertutup. Setelah fase koreksi selesai, IHSG berpotensi bergerak menuju area 6.548 hingga 6.782.

Analis MNC Sekuritas mencatat level support IHSG berada di 5.784 dan 5.594. Sementara itu, level resistance berada pada area 6.286 dan 6.459.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG turun 0,98 persen ke level 6.116. Koreksi tersebut disertai munculnya tekanan jual yang cukup dominan. Namun, indeks masih mampu bertahan di atas garis rata-rata pergerakan 20 hari atau MA20, sehingga peluang pemulihan masih terbuka.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini

Di tengah kondisi IHSG berpotensi lanjut koreksi, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang layak dicermati investor dengan strategi buy on weakness.

BBCA Masih Menarik Saat Koreksi

Saham PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA mengalami koreksi 1,19 persen ke level Rp6.225 pada perdagangan sebelumnya.

Tekanan jual masih terlihat pada saham perbankan berkapitalisasi besar tersebut. Selain itu, pergerakannya berada di bawah MA60. Secara teknikal, BBCA diperkirakan sedang berada pada bagian wave [ii] dari wave A.

Rekomendasi BBCA:

  • Buy on Weakness: Rp5.475 – Rp6.150
  • Target Price 1: Rp6.850
  • Target Price 2: Rp7.150
  • Stop Loss: di bawah Rp5.350

ISAT Berpeluang Melanjutkan Penguatan

Saham PT Indosat Tbk atau ISAT mencatat kenaikan tipis 0,29 persen ke level Rp1.740.

Meski volume transaksi pembelian mulai mengecil, saham ini masih didominasi aksi beli. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ISAT saat ini berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [y].

Rekomendasi ISAT:

  • Buy on Weakness: Rp1.510 – Rp1.675
  • Target Price 1: Rp1.840
  • Target Price 2: Rp1.950
  • Stop Loss: di bawah Rp1.465

NCKL dan RAJA Layak Dipantau Investor

Selain BBCA dan ISAT, investor juga dapat mencermati saham NCKL dan RAJA yang dinilai memiliki peluang pergerakan menarik dalam beberapa waktu ke depan.

NCKL Didukung Volume Pembelian

Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menguat 0,58 persen ke level Rp870.

Kenaikan tersebut didukung oleh munculnya volume pembelian. Selain itu, pergerakan harga juga masih mampu bertahan di atas MA20 yang menunjukkan tren jangka pendek relatif positif.

Menurut MNC Sekuritas, posisi NCKL saat ini diperkirakan berada pada bagian wave 2 dari wave (1).

Rekomendasi NCKL:

  • Buy on Weakness: Rp820 – Rp855
  • Target Price 1: Rp970
  • Target Price 2: Rp1.050
  • Stop Loss: di bawah Rp800

RAJA Berada Dalam Fase Konsolidasi

Sementara itu, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terkoreksi 2,35 persen ke level Rp3.740.

Pergerakan saham ini masih dibayangi tekanan jual dan cenderung bergerak sideways. Selain itu, harga juga masih berada di bawah MA60 sehingga investor perlu mencermati potensi pergerakan berikutnya.

Secara teknikal, RAJA diperkirakan sedang berada pada bagian wave B dari wave (A). Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya pergerakan lanjutan setelah fase konsolidasi berakhir.

Rekomendasi RAJA:

  • Buy on Weakness: Rp3.150 – Rp3.730
  • Target Price 1: Rp4.080
  • Target Price 2: Rp4.750
  • Stop Loss: di bawah Rp2.950

Strategi Investor Saat IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi

Ketika IHSG berpotensi lanjut koreksi, investor disarankan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko. Penggunaan level stop loss menjadi penting untuk membatasi potensi kerugian apabila pasar bergerak di luar ekspektasi.

Selain itu, strategi buy on weakness dapat menjadi pilihan selama saham yang dipilih masih memiliki prospek teknikal yang baik. Namun, investor tetap perlu memperhatikan perkembangan sentimen global maupun domestik yang dapat memengaruhi arah pergerakan pasar.

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, fokus pada saham-saham dengan dukungan volume dan area support yang kuat dapat membantu investor mengambil keputusan investasi yang lebih terukur.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu