RuangInvest.com, Jakarta – Harga Emas Antam kembali mencatat kenaikan pada perdagangan Sabtu (30/5/2026). Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp25.000 menjadi Rp2.799.000 per gram.
Kenaikan Harga Emas Antam ini menjadi perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai. Selain itu, pergerakan harga yang terus menguat menunjukkan tingginya minat terhadap aset safe haven.
Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga yang diterima pemilik saat menjual kembali emas Antam juga mengalami kenaikan. Pada hari ini, harga buyback naik Rp30.000 menjadi Rp2.609.000 per gram.
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Signifikan
Berdasarkan informasi resmi Logam Mulia, kenaikan harga emas terjadi pada seluruh pecahan yang tersedia. Harga tersebut berlaku untuk transaksi di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One Jakarta.
Sementara itu, beberapa jenis produk emas untuk saat ini masih belum tersedia di laman resmi Logam Mulia. Kondisi tersebut kerap terjadi ketika permintaan pasar meningkat atau stok sedang dalam proses penyesuaian.
Kenaikan Harga Emas Antam hari ini juga sejalan dengan tren penguatan logam mulia yang masih menjadi pilihan investor untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Selain itu, emas masih dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif stabil dibandingkan aset berisiko tinggi. Karena itu, banyak investor memanfaatkan momentum harga untuk menambah kepemilikan emas fisik.
Daftar Harga Emas Antam Sabtu 30 Mei 2026
Berikut rincian Harga Emas Antam berdasarkan pecahan yang dipublikasikan Logam Mulia:
- Emas 0,5 gram: Rp1.449.500
- Emas 1 gram: Rp2.799.000
- Emas 2 gram: Rp5.548.000
- Emas 3 gram: Rp8.304.000
- Emas 5 gram: Rp13.810.000
- Emas 10 gram: Rp27.540.000
- Emas 25 gram: Rp68.685.000
- Emas 50 gram: Rp137.205.000
- Emas 100 gram: Rp274.260.000
- Emas 250 gram: Rp685.340.000
- Emas 500 gram: Rp1.370.400.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.739.600.000
Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perusahaan dan perkembangan pasar emas global. Oleh sebab itu, calon pembeli disarankan memantau harga terbaru sebelum melakukan transaksi.
Harga Buyback Ikut Menguat
Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami peningkatan. Hari ini, buyback tercatat sebesar Rp2.609.000 per gram atau naik Rp30.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga buyback merupakan nilai yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali emas batangan kepada Antam. Nilai ini sering menjadi acuan investor untuk menghitung potensi keuntungan maupun risiko investasi emas.
Meskipun begitu, investor tetap perlu memperhatikan selisih antara harga jual dan harga buyback. Selisih tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan waktu pembelian maupun penjualan emas.
Ketentuan Pajak Pembelian Emas Antam
Dalam transaksi pembelian emas batangan, pemerintah saat ini tidak memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Ketentuan tersebut mengacu pada PP Nomor 49 Tahun 2022.
Dengan demikian, nilai PPN tidak diperhitungkan dalam total pembayaran yang dilakukan konsumen saat membeli emas Antam.
Namun, pembelian emas tetap mengikuti ketentuan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, dikenakan tarif sebesar 0,25 persen sesuai aturan yang berlaku.
PT ANTAM Tbk sebagai penjual akan menerbitkan bukti pemotongan PPh Pasal 22 kepada pembeli. Karena itu, konsumen disarankan menyimpan dokumen transaksi sebagai arsip yang dapat digunakan jika diperlukan.
Prospek Investasi Emas Masih Menarik
Kenaikan Harga Emas Antam menjadi sinyal bahwa minat terhadap logam mulia masih cukup tinggi. Di sisi lain, emas tetap menjadi pilihan investasi yang banyak diminati karena memiliki karakteristik sebagai penyimpan nilai jangka panjang.
Selain mudah diperjualbelikan, emas juga dinilai mampu menjaga daya beli saat terjadi inflasi. Faktor tersebut membuat logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia.
Meskipun harga saat ini berada di level tinggi, investor tetap perlu mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, serta kondisi keuangan sebelum membeli emas. Dengan strategi yang tepat, emas dapat menjadi bagian penting dalam diversifikasi portofolio investasi.





