Kamis, 29 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Empat Saham Lepas Suspensi BEI, BSWD ARA

Oleh Dwi Prakoso · Oktober 2, 2026 · 3:57 pm
Daftar Isi 5 bagian

Ruanginvest.com – Jakarta, empat saham lepas suspensi BEI pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026. Keempat saham tersebut kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi.

Empat saham itu terdiri atas PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA). Pergerakan harga keempat saham tersebut menunjukkan hasil berbeda pada awal perdagangan.

Hingga pukul 09.40 WIB, BSWD mencatat kenaikan paling tinggi dan langsung menyentuh batas auto reject atas atau ARA. Sementara itu, SMMT dan SONA juga bergerak menguat. Di sisi lain, SINI justru mengalami koreksi setelah kembali diperdagangkan.

Empat Saham Lepas Suspensi BEI Mulai 2 Oktober

BEI membuka kembali perdagangan BSWD, SINI, SMMT, dan SONA mulai Jumat, 2 Oktober 2026. Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, menyampaikan keputusan tersebut melalui keterangan tertulis pada 1 Oktober 2026.

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan BSWD, SMMT, dan SONA pada 1 Oktober 2026. Bursa mengambil langkah tersebut setelah mencatat peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada ketiga saham.

Sementara itu, BEI telah menghentikan sementara perdagangan saham SINI sejak 24 September 2026. Bursa kemudian membuka kembali perdagangan saham tersebut bersama tiga saham lainnya pada 2 Oktober 2026.

BSWD Langsung ARA Setelah Suspensi Dibuka

BSWD mencatat pergerakan paling mencolok pada awal perdagangan. Hingga pukul 09.40 WIB, saham PT Bank Of India Indonesia Tbk itu naik 25 persen atau 720 poin menjadi Rp3.600.

Kenaikan tersebut membawa BSWD langsung menyentuh auto reject atas atau ARA. Dengan demikian, BSWD menjadi saham dengan penguatan terbesar di antara empat saham yang kembali diperdagangkan pada sesi tersebut.

Sementara itu, SMMT juga melanjutkan penguatan setelah suspensi berakhir. Saham PT Golden Eagle Energy Tbk tersebut naik 2,84 persen atau 100 poin ke level Rp3.620.

SMMT dan SONA Ikut Menguat

Selain BSWD dan SMMT, saham SONA juga bergerak positif. PT Sona Topas Tourism Industry Tbk mencatat kenaikan 0,24 persen atau 10 poin menjadi Rp4.240 hingga pukul 09.40 WIB.

Pergerakan SONA menunjukkan penguatan yang lebih terbatas dibandingkan BSWD dan SMMT. Namun, saham tersebut tetap berada di zona positif pada awal perdagangan setelah BEI membuka kembali perdagangannya.

Di sisi lain, pergerakan SINI menunjukkan kondisi berbeda. Saham PT Singaraja Putra Tbk turun 3,69 persen atau 675 poin ke level Rp17.625.

Dengan pergerakan tersebut, tiga dari empat saham yang kembali diperdagangkan mencatat kenaikan. Sebaliknya, SINI menjadi satu-satunya saham dalam kelompok tersebut yang mengalami penurunan hingga waktu pemantauan pukul 09.40 WIB.

Pergerakan Empat Saham pada Awal Perdagangan

Pergerakan harga keempat saham setelah suspensi dibuka dapat dirangkum sebagai berikut:

  • BSWD naik 25,00 persen atau 720 poin ke Rp3.600 dan menyentuh ARA.
  • SMMT naik 2,84 persen atau 100 poin ke Rp3.620.
  • SONA naik 0,24 persen atau 10 poin ke Rp4.240.
  • SINI turun 3,69 persen atau 675 poin ke Rp17.625.

Data tersebut menunjukkan respons pasar yang berbeda setelah BEI kembali membuka perdagangan. BSWD mencatat lonjakan terbesar, sedangkan SMMT dan SONA bergerak positif dengan kenaikan yang lebih terbatas.

Sebaliknya, SINI menghadapi tekanan jual pada awal perdagangan. Saham tersebut bergerak turun setelah kembali masuk dalam perdagangan Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

BEI Ingatkan Investor Cermati Volatilitas

BEI mengimbau investor untuk memperhatikan keterbukaan informasi dari masing-masing perseroan. Bursa juga meminta investor mencermati volatilitas yang masih tinggi setelah perdagangan keempat saham kembali dibuka.

Imbauan tersebut menjadi perhatian penting setelah pergerakan harga menunjukkan perbedaan yang cukup jelas. BSWD langsung menyentuh ARA, sementara SINI bergerak turun pada awal perdagangan.

Karena itu, investor perlu mencermati informasi yang tersedia dari perseroan dan perkembangan perdagangan saham masing-masing. Selain itu, pergerakan pada awal perdagangan tidak selalu menunjukkan arah pergerakan untuk keseluruhan sesi.

Dengan dibukanya kembali perdagangan BSWD, SINI, SMMT, dan SONA, pasar kembali dapat memperdagangkan keempat saham tersebut mulai 2 Oktober 2026. Selanjutnya, perhatian investor tertuju pada perkembangan harga dan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten.

Tag:

Suka berbagi informasi finansial :)