RuangInvest.com, Jakarta – Dividen IPCC 2025 resmi ditetapkan sebesar Rp112,85 per saham setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada investor yang terus memberikan kepercayaan kepada PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC).
Pembagian dividen tersebut berasal dari alokasi 80 persen laba bersih tahun buku 2025. Total nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp205,21 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencerminkan kinerja operasional yang solid sepanjang tahun.
Selain memberikan imbal hasil menarik bagi pemegang saham, kebijakan Dividen IPCC 2025 juga menunjukkan komitmen perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengembalian investasi kepada investor.
Dividen IPCC 2025 Capai Rp205,21 Miliar
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk menetapkan pembagian dividen total sebesar Rp205,21 miliar atau setara 80 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Nilai tersebut setara dengan Rp112,85 per saham. Angka ini meningkat sekitar 20,87 persen dibandingkan dividen tahun sebelumnya.
Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, mengatakan keputusan membagikan dividen dalam jumlah besar merupakan cerminan dari kondisi keuangan perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak hanya didukung oleh fundamental keuangan yang kuat, tetapi juga hasil transformasi operasional yang terus dilakukan perusahaan.
Transformasi tersebut mencakup peningkatan efisiensi, produktivitas, dan daya saing layanan terminal kendaraan nasional.
“Oleh karena itu, manajemen bersama pemegang saham sepakat untuk memberikan apresiasi kepada para investor yang telah menaruh kepercayaan dan tumbuh bersama IPCC hingga saat ini,” ujar Sugeng dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Kinerja Operasional Jadi Penopang Pertumbuhan
Sepanjang 2025, IPCC mencatat pertumbuhan volume kendaraan yang ditangani secara signifikan.
Peningkatan terjadi pada berbagai segmen layanan, antara lain:
- Kendaraan Completely Built-Up (CBU) mencapai 957.661 unit atau naik 11,76 persen secara tahunan.
- Alat berat mencapai 32.677 unit atau meningkat 24 persen.
- Truk dan bus mencapai 255.502 unit atau melonjak 46,32 persen.
Pertumbuhan tersebut semakin memperkuat posisi IPCC sebagai operator terminal kendaraan berstandar internasional.
Selain itu, peningkatan volume kendaraan juga memperbesar kontribusi perusahaan terhadap ekosistem logistik nasional, khususnya sektor otomotif.
Di sisi lain, perusahaan terus memperluas sumber pendapatan melalui berbagai layanan bernilai tambah.
Beberapa layanan yang menjadi motor pertumbuhan antara lain long storage atau port stock, layanan Pre-Delivery Centre (PDC), inland transportation, hingga integrasi digitalisasi terminal domestik dan internasional.
Langkah tersebut berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong profitabilitas perusahaan sepanjang tahun lalu.
Transformasi Digital Dorong Efisiensi
Manajemen menilai digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan.
Melalui implementasi teknologi di berbagai lini operasional, proses bisnis menjadi lebih efisien dan terintegrasi.
Karena itu, perusahaan optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat sekaligus meningkatkan daya saing di industri logistik kendaraan.
Dividend Yield IPCC Tembus 9,36 Persen
Kenaikan Dividen IPCC 2025 turut menarik perhatian pelaku pasar.
Pada perdagangan terbaru, harga saham IPCC bergerak menguat ke level Rp1.205 per saham.
Berdasarkan harga tersebut, dividend yield final tercatat sekitar 7,19 persen.
Sementara itu, jika dihitung dari total dividen yang dibagikan selama tahun buku 2025, dividend yield mencapai sekitar 9,36 persen.
Angka tersebut tergolong menarik di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi.
Direktur Keuangan IPCC, Wing Megantoro, menegaskan bahwa kebijakan dividen perusahaan selalu mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan ekspansi bisnis dan kepentingan pemegang saham.
Menurutnya, pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun melalui kombinasi kinerja keuangan yang kuat, keunggulan operasional, serta tata kelola perusahaan yang baik.
Selain menjaga disiplin keuangan, perusahaan juga terus memperkuat manajemen risiko dan mempercepat berbagai inisiatif transformasi yang mendukung penciptaan nilai jangka panjang.
Jadwal Pembagian Dividen IPCC 2025
Bagi investor yang ingin memperoleh Dividen IPCC 2025, berikut jadwal resmi yang telah diumumkan perseroan:
- Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 19 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 22 Juni 2026
- Cum Dividen Pasar Tunai: 23 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Tunai: 24 Juni 2026
- Pembayaran Dividen: 10 Juli 2026
Dengan kinerja operasional yang terus bertumbuh dan dividend yield yang kompetitif, IPCC menunjukkan komitmennya dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi investor. Ke depan, perseroan akan tetap fokus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengembangkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan industri logistik dan otomotif nasional.





