RuangInvest.com, Jakarta โ Dividen GHON Rp178 per saham resmi disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON). Keputusan tersebut menjadikan saham GHON sebagai salah satu emiten dengan imbal hasil dividen atau dividend yield tertinggi di pasar saat ini.
Perseroan menetapkan total dividen tunai sebesar Rp97,9 miliar yang akan dibagikan kepada para pemegang saham. Nilai tersebut setara dengan Rp178 per saham dan mencerminkan dividend yield sekitar 10,5 persen berdasarkan harga saham terbaru di pasar reguler.
Keputusan pembagian dividen ini menjadi perhatian investor karena nominal yang dibagikan lebih besar dibandingkan laba bersih yang dibukukan perseroan sepanjang tahun 2025. Meski demikian, perusahaan tetap memiliki saldo laba yang cukup besar untuk mendukung kebijakan tersebut.
Dividen GHON Rp178 per Saham Disetujui Pemegang Saham
PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk menetapkan penggunaan laba tahun buku 2025 dalam RUPST yang digelar pada Jumat, 5 Juni 2026. Salah satu agenda yang memperoleh persetujuan pemegang saham adalah pembagian dividen tunai kepada investor.
Dalam keputusan tersebut, sebesar Rp500 juta dialokasikan sebagai dana cadangan wajib. Sementara itu, sebesar Rp97,9 miliar ditetapkan sebagai dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham sesuai porsi kepemilikan.
Besaran dividen yang dibagikan setara Rp178 per saham. Angka tersebut menarik perhatian pelaku pasar karena menawarkan dividend yield sekitar 10,5 persen berdasarkan harga saham GHON yang berada di level Rp1.690 per saham.
Selain itu, yield dua digit masih tergolong jarang ditemukan di Bursa Efek Indonesia. Karena itu, pembagian dividen ini berpotensi menjadi salah satu katalis yang diperhatikan investor dalam jangka pendek.
Dividen Lebih Besar dari Laba Bersih 2025
Keputusan pembagian dividen GHON juga menjadi sorotan karena nilainya melampaui laba bersih yang dicatatkan perseroan pada tahun lalu.
Sepanjang tahun buku 2025, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp78,1 miliar. Namun, nilai dividen yang disetujui mencapai Rp97,9 miliar atau lebih tinggi dibandingkan keuntungan yang diperoleh selama periode tersebut.
Di sisi lain, perusahaan masih memiliki saldo laba yang cukup besar. Hingga akhir tahun 2025, saldo laba GHON tercatat mencapai Rp412,4 miliar.
Kondisi tersebut memberikan ruang bagi manajemen untuk tetap membagikan dividen kepada pemegang saham meskipun laba tahunan mengalami tekanan. Kebijakan ini juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada investor.
Sementara itu, posisi kas dan setara kas pada awal tahun tercatat sekitar Rp8 miliar. Meski begitu, keberadaan akumulasi saldo laba menjadi salah satu faktor yang mendukung keputusan pembagian dividen tersebut.
Kinerja GHON Tertekan akibat Dampak Merger XLSMART
Di tengah pembagian dividen yang menarik, kinerja operasional GHON masih menghadapi tantangan.
Perseroan yang merupakan anak usaha PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengalami tekanan bisnis seiring proses merger PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL). Perusahaan telekomunikasi tersebut merupakan salah satu pelanggan utama menara milik Gihon.
Merger yang terjadi memicu optimalisasi jaringan sehingga berdampak pada kebutuhan penyewaan menara. Akibatnya, pendapatan dan tingkat utilisasi menara perseroan ikut mengalami tekanan.
Rasio Kolokasi Menurun
Tekanan bisnis tersebut tercermin dari penurunan rasio kolokasi. Pada kuartal pertama 2026, rasio kolokasi GHON turun menjadi 1,56.
Rasio kolokasi merupakan indikator penting dalam bisnis menara telekomunikasi. Semakin tinggi angka kolokasi, semakin efisien aset menara yang dimiliki karena dapat digunakan oleh lebih banyak operator.
Penurunan rasio tersebut menunjukkan bahwa tantangan pascamerger pelanggan utama masih berlanjut hingga awal tahun 2026. Namun, investor tetap mencermati kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas dan membagikan dividen yang kompetitif.
Jadwal Pembagian Dividen GHON 2026
Berdasarkan pengumuman yang disampaikan perseroan pada Senin, 8 Juni 2026, berikut jadwal pembagian dividen tunai GHON:
- Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 15 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 17 Juni 2026
- Cum Dividen Pasar Tunai: 18 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Tunai: 19 Juni 2026
- Tanggal Pembayaran Dividen: 24 Juni 2026
Investor yang ingin memperoleh hak atas dividen perlu memperhatikan tanggal cum dividen. Pemegang saham yang tercatat sebelum batas waktu tersebut berhak menerima pembagian dividen sesuai jumlah saham yang dimiliki.
Dengan dividend yield mencapai 10,5 persen, dividen GHON Rp178 per saham menjadi salah satu pembagian dividen yang menarik perhatian pasar pada pertengahan 2026. Meskipun kinerja operasional masih menghadapi tantangan akibat dinamika industri telekomunikasi, kebijakan dividen ini menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki kemampuan untuk memberikan imbal hasil yang kompetitif kepada para pemegang saham.





