Daftar Isi 15 bagian
Ruanginvest.com – Jakarta, Trailing Stop menjadi salah satu fitur yang dapat membantu investor mengelola posisi saham secara otomatis. Fitur ini dapat mengikuti kenaikan harga saham dan memicu order jual ketika harga turun sesuai batas yang telah ditentukan.
Berbeda dari stop loss biasa, trailing stop dapat menyesuaikan Stop Price berdasarkan harga tertinggi sejak order tersebut dikirim. Namun, Stop Price tidak akan ikut turun ketika harga saham mengalami penurunan.
Karena itu, fitur ini dapat membantu investor mengamankan potensi keuntungan tanpa harus terus memantau pergerakan harga. Stockbit menyediakan akses Trailing Stop melalui Mobile App, Website Stockbit, dan Stockbit Desktop.
Apa Itu Trailing Stop di Stockbit?
Trailing Stop merupakan fitur order jual otomatis yang mengirim order ketika harga pasar turun hingga menyentuh Stop Price. Sistem kemudian mengirim order jual menggunakan Market Order (FAK).
Stop Price akan mengikuti harga tertinggi yang tercapai setelah investor memasang order. Sebaliknya, level tersebut tidak akan turun ketika harga pasar berbalik arah.
Sebagai contoh, harga tertinggi saham TLKM setelah order mencapai Rp3.950. Jika investor memilih Trail Percentage sebesar 1%, sistem menghitung Stop Price sebagai berikut:
- Harga tertinggi: Rp3.950
- Trail Percentage: 1%
- Perhitungan: Rp3.950 – 1% x Rp3.950
- Hasil: Rp3.910,5
- Stop Price setelah pembulatan ke bawah: Rp3.910
Dengan demikian, Stop Price akan bergerak naik jika harga tertinggi saham kembali meningkat. Namun, level tersebut tetap berada pada posisi terakhir ketika harga mulai turun.
Cara Memasang Trailing Stop di Mobile App Stockbit
Investor dapat memasang Trailing Stop melalui aplikasi Stockbit dengan beberapa langkah. Pastikan akun trading sudah siap sebelum memulai proses tersebut.
- Masuk ke halaman Company Page saham yang ingin dijual.
- Klik tombol Sell.
- Buka menu Order Type.
- Pilih Trailing Stop.
- Centang Syarat dan Ketentuan untuk mengaktifkan fitur tersebut.
- Klik tombol Lanjut.
- Masukkan jumlah lot yang ingin dijual.
- Masukkan Trail Percentage sesuai strategi yang digunakan.
- Klik tombol Sell.
- Periksa kembali detail order pada halaman preview.
- Klik Confirm untuk memasang order.
Setelah proses selesai, Trailing Stop akan aktif dan sistem akan memantau pergerakan harga sesuai ketentuan order tersebut.
Cara Menggunakan Trailing Stop di Website Stockbit
Selain melalui aplikasi, investor juga dapat memasang Trailing Stop melalui Website Stockbit. Prosesnya relatif sederhana karena investor hanya perlu mengakses halaman sell order.
- Login ke akun trading Stockbit Sekuritas.
- Masuk ke halaman sell order.
- Pilih tipe Smart Order.
- Klik menu dropdown.
- Pilih Trailing Stop.
- Masukkan jumlah lot yang diinginkan.
- Masukkan Trail Percentage.
- Klik tombol Sell.
- Periksa kembali detail order pada halaman preview.
- Klik Confirm untuk menyelesaikan pemasangan order.
Selanjutnya, investor dapat melihat status order tersebut pada sistem trading. Pastikan jumlah lot dan Trail Percentage sudah sesuai sebelum melakukan konfirmasi.
Cara Memasang Trailing Stop di Stockbit Desktop
Investor yang menggunakan Stockbit Desktop juga dapat mengakses fitur ini. Langkahnya hampir sama dengan penggunaan Trailing Stop melalui website.
- Login ke akun trading Stockbit Sekuritas.
- Buka halaman sell order.
- Pilih tipe Smart Order.
- Klik dropdown pada tipe order.
- Pilih Trailing Stop.
- Masukkan jumlah lot.
- Tentukan Trail Percentage.
- Klik Sell.
- Periksa kembali order pada halaman preview.
- Klik Confirm.
Setelah konfirmasi, sistem akan menjalankan Trailing Stop sesuai parameter yang telah investor masukkan.
Memahami Trail Percentage dan Stop Price
Trail Percentage menunjukkan batas persentase maksimal penurunan dari harga tertinggi sejak investor mengirim order. Stockbit menetapkan batas minimum Trail Percentage sebesar 1% dan maksimum 35%.
Sementara itu, Initial Stop Price menjadi harga pemicu order jual. Sistem akan menaikkan Stop Price ketika saham mencatat harga tertinggi baru. Namun, sistem tidak akan menurunkannya ketika harga saham bergerak turun.
Karena itu, investor perlu memilih persentase yang sesuai dengan karakter pergerakan saham. Persentase yang terlalu kecil dapat membuat order lebih cepat terpicu ketika harga mengalami koreksi. Sebaliknya, persentase yang lebih besar memberikan ruang penurunan yang lebih luas.
Hal Penting Sebelum Menggunakan Trailing Stop
Trailing Stop memiliki beberapa ketentuan yang perlu investor pahami sebelum memasang order. Pemahaman tersebut penting agar investor tidak salah memperkirakan cara kerja fitur ini.
- Hanya untuk sell: Saat ini Trailing Stop tersedia untuk order jual.
- Maksimal lima order aktif: Investor dapat memiliki maksimal lima Trailing Stop aktif untuk satu emiten. Sistem akan menolak order keenam.
- Menggunakan Market Order (FAK): Ketika Stop Price tercapai, sistem mengirim order jual sebagai Market Order (FAK).
- Masa berlaku 180 hari: Order berlaku hingga 180 hari atau GTC. Jika tidak terpicu sampai periode tersebut berakhir, order menjadi EXPIRED.
- Lot belum terkunci: Trailing Stop tidak langsung mengurangi lot yang tersedia sebelum trigger. Jika lot tidak mencukupi saat trigger, sistem akan menolak order.
Selain itu, investor perlu memahami bahwa Market Order mengeksekusi transaksi pada harga terbaik yang tersedia di pasar ketika order masuk. Karena itu, harga jual aktual dapat berbeda dari Stop Price.
Memahami Status Order Trailing Stop
Stockbit menyediakan beberapa status untuk menunjukkan kondisi Trailing Stop. Setiap status memiliki arti yang berbeda.
- READY: Order masih aktif dan belum mencapai kondisi trigger.
- MATCH: Seluruh saham dalam order sudah terjual.
- WITHDRAWN: Sistem menarik sisa lot setelah terjadi partial match atau investor membatalkan order secara manual.
- REJECTED: Order sudah terpicu, tetapi gagal match atau jumlah lot tidak mencukupi ketika sistem mengeksekusi order.
Tidak ada status OPEN untuk Trailing Stop. Sistem langsung memproses order ketika Stop Price tercapai.
Tips Menggunakan Trailing Stop dengan Lebih Bijak
Trailing Stop dapat membantu mengurangi kebutuhan pemantauan harga secara manual. Namun, investor tetap perlu memahami risiko dan mekanisme eksekusinya.
- Tentukan Trail Percentage berdasarkan volatilitas saham, bukan sekadar mengikuti angka tertentu.
- Periksa jumlah lot sebelum memasang order agar posisi tetap mencukupi ketika trigger terjadi.
- Pahami perbedaan Stop Price dengan harga jual aktual karena sistem memakai Market Order (FAK).
- Periksa status order secara berkala, terutama ketika harga saham bergerak cepat.
- Perhatikan masa berlaku order agar Trailing Stop tidak kedaluwarsa tanpa diketahui.
Selanjutnya, investor juga perlu memperhatikan corporate action. Misalnya, jika emiten melakukan stock split atau reverse stock split, Stockbit akan membatalkan Trailing Stop pada hari cum date. Order tersebut kemudian hilang dari daftar order dan investor menerima notifikasi pembatalan.
FAQ Seputar Trailing Stop Stockbit
Apa fungsi utama Trailing Stop?
Trailing Stop membantu investor memasang batas penurunan yang mengikuti harga tertinggi saham. Sistem akan mengirim order jual ketika harga menyentuh Stop Price.
Berapa Trail Percentage yang tersedia?
Stockbit menetapkan Trail Percentage minimum 1% dan maksimum 35%. Investor dapat menentukan persentase sesuai strategi dan karakter pergerakan saham.
Apakah Stop Price bisa turun?
Tidak. Stop Price dapat naik mengikuti harga tertinggi sejak order dikirim, tetapi tidak ikut turun ketika harga saham mengalami penurunan.
Apakah Trailing Stop hanya tersedia untuk jual?
Ya. Berdasarkan informasi Stockbit yang diperbarui pada 9 Agustus 2026, fitur Trailing Stop tersedia untuk order jual.
Berapa lama Trailing Stop berlaku?
Order Trailing Stop berlaku hingga 180 hari atau GTC. Jika kondisi trigger tidak tercapai selama periode tersebut, sistem akan mengubah status order menjadi EXPIRED.
Kesimpulan
Trailing Stop merupakan fitur otomatis yang dapat membantu investor mengelola order jual berdasarkan pergerakan harga tertinggi. Fitur ini berbeda dari stop loss biasa karena Stop Price dapat bergerak naik mengikuti harga tertinggi.
Investor dapat memasang Trailing Stop melalui Mobile App, Website Stockbit, maupun Stockbit Desktop. Namun, investor tetap perlu memahami Trail Percentage, Market Order (FAK), ketersediaan lot, masa berlaku, serta status order sebelum menggunakan fitur tersebut.
Dengan memahami mekanismenya, investor dapat menggunakan Trailing Stop secara lebih terencana. Selanjutnya, keputusan mengenai persentase dan jumlah lot tetap perlu disesuaikan dengan strategi serta kondisi masing-masing investor.
[/CONTENT]




