Daftar Isi 19 bagian
Fitur Trade Flow Stockbit membantu investor memahami aktivitas transaksi saham berdasarkan harga dan waktu. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat rangkuman transaksi pembelian dan penjualan yang terjadi selama perdagangan saham berlangsung.
RuangInvest.com – Jakarta, investor dapat memanfaatkan Trade Flow untuk membaca dinamika transaksi saham secara lebih terperinci. Fitur ini menyajikan data dalam tiga format, yaitu Chart, Price, dan Time.
Ketiga format tersebut memiliki fungsi berbeda. Chart memperlihatkan aktivitas transaksi dari waktu ke waktu, Price merangkum transaksi berdasarkan harga, sedangkan Time mengelompokkan transaksi dalam interval 10 menit. Dengan memahami ketiganya, investor dapat memperoleh gambaran mengenai tekanan beli dan jual di pasar.
Apa Itu Fitur Trade Flow Stockbit?
Trade Flow merupakan fitur analisis transaksi saham yang tersedia pada platform Stockbit. Fitur ini menyajikan rangkuman transaksi yang berhasil terjadi di bursa pada harga dan periode tertentu.
Selain itu, Trade Flow membantu pengguna mengamati perubahan aktivitas pembeli dan penjual sepanjang sesi perdagangan. Investor dapat membandingkan jumlah lot, frekuensi transaksi, serta persentase aktivitas beli dan jual.
Namun, investor perlu memahami batasan data tersebut. Aktivitas beli yang tinggi tidak selalu berarti harga akan naik. Sebaliknya, dominasi transaksi jual juga tidak selalu menandakan penurunan harga berikutnya.
Karena itu, gunakan Trade Flow sebagai salah satu alat analisis. Padukan hasil pengamatan dengan grafik harga, volume perdagangan, orderbook, kondisi perusahaan, dan strategi risiko.
Cara Menggunakan Trade Flow Stockbit di HP
Pengguna dapat mengakses Trade Flow melalui aplikasi Stockbit pada perangkat seluler. Terdapat dua jalur akses yang bisa dipilih sesuai kebiasaan penggunaan aplikasi.
1. Melalui menu Search
- Buka aplikasi Stockbit pada ponsel.
- Ketuk ikon kaca pembesar atau menu Search pada bilah navigasi bawah.
- Ketik kode saham yang ingin kamu analisis pada kolom pencarian.
- Pilih saham tersebut untuk membuka halaman perusahaan.
- Ketuk menu Orderbook di bawah grafik pergerakan harga saham.
- Gulir layar ke bawah hingga menemukan bagian Trade Flow.
- Pilih tab Chart, Price, atau Time sesuai kebutuhan analisis.
2. Melalui menu Watchlist
Jika kamu sudah memasukkan saham ke dalam Watchlist, akses Trade Flow juga cukup mudah. Cara ini membantu investor membuka saham yang sebelumnya sudah masuk daftar pantauan.
- Buka aplikasi Stockbit dan ketuk ikon Watchlist pada bilah navigasi bawah.
- Pilih kode saham yang ingin kamu periksa.
- Masuk ke halaman perusahaan tersebut.
- Ketuk menu Orderbook di bawah grafik harga saham.
- Gulir layar ke bawah hingga menemukan fitur Trade Flow.
Setelah membuka fitur tersebut, pilih tampilan yang sesuai dengan pertanyaan analisismu. Misalnya, gunakan Price untuk membandingkan transaksi pada harga tertentu atau Time untuk melihat perubahan tekanan beli dan jual sepanjang sesi perdagangan.
Cara Membaca Trade Flow Berdasarkan Chart
Tab Chart menampilkan rangkuman aktivitas transaksi beli dan jual dalam bentuk grafik dengan interval satu menit. Tampilan ini membantu investor mengamati perubahan aktivitas transaksi secara berurutan selama perdagangan berlangsung.
Misalnya, pada pukul 09.00 tercatat transaksi pembelian senilai Rp1,6 miliar dan belum ada transaksi penjualan pada data yang ditampilkan. Informasi tersebut menggambarkan aktivitas pada waktu itu, bukan jaminan bahwa pembeli akan terus mendominasi sepanjang hari.
Selanjutnya, perhatikan perubahan grafik pada menit-menit berikutnya. Jika aktivitas pembelian agresif meningkat, investor dapat memeriksa apakah harga saham juga bergerak naik. Sebaliknya, peningkatan aktivitas penjualan dapat menjadi sinyal untuk memeriksa tekanan jual lebih lanjut.
Namun, jangan mengambil keputusan hanya dari satu batang grafik. Bandingkan aktivitas tersebut dengan volume perdagangan, pergerakan harga, dan kondisi pasar secara keseluruhan.
Cara Membaca Trade Flow Berdasarkan Price
Tab Price merangkum aktivitas transaksi yang terjadi pada setiap tingkat harga. Melalui tampilan ini, investor dapat membandingkan jumlah lot pembelian dan penjualan serta frekuensi transaksi pada harga tertentu.
Berikut arti setiap kolom pada tab Price:
- Buy Lot: jumlah lot saham yang tercatat dalam transaksi pembelian pada harga tersebut.
- Sell Lot: jumlah lot saham yang tercatat dalam transaksi penjualan pada harga tersebut.
- Buy Freq: jumlah frekuensi transaksi pembelian pada harga tersebut.
- Sell Freq: jumlah frekuensi transaksi penjualan pada harga tersebut.
Selain angka transaksi, Trade Flow menggunakan warna untuk membantu pengguna mengenali posisi harga terhadap penutupan hari sebelumnya.
- Oranye: menunjukkan harga penutupan pada hari sebelumnya.
- Hijau: menunjukkan harga yang lebih tinggi daripada penutupan hari sebelumnya.
- Merah: menunjukkan harga yang lebih rendah daripada penutupan hari sebelumnya.
Sebagai contoh, pada harga Rp6.350 tercatat pembelian sebanyak 35.515 lot dengan frekuensi 430 kali transaksi. Sementara itu, penjualan mencapai 98.076 lot dengan frekuensi 214 kali transaksi.
Data tersebut memperlihatkan jumlah lot penjualan yang lebih besar daripada pembelian pada harga tersebut. Meskipun begitu, investor tetap perlu memeriksa harga dan transaksi di tingkat harga lain sebelum menarik kesimpulan mengenai arah saham.
Cara Membaca Trade Flow Berdasarkan Time
Tab Time mengelompokkan transaksi dalam interval 10 menit. Dengan demikian, investor dapat membandingkan aktivitas pembelian dan penjualan pada setiap bagian sesi perdagangan.
Misalnya, baris pukul 09.00 merangkum transaksi yang terjadi dari pukul 09.00 hingga 09.10. Baris berikutnya menunjukkan rentang waktu selanjutnya sesuai pengelompokan pada aplikasi.
Berikut penjelasan setiap kolom pada tab Time:
- Time: rentang waktu transaksi yang dirangkum.
- Buy Lot: jumlah lot transaksi pembelian pada rentang waktu tersebut.
- %Buy: persentase aktivitas pembelian yang ditampilkan untuk rentang waktu tersebut.
- %Sell: persentase aktivitas penjualan yang ditampilkan untuk rentang waktu tersebut.
- Sell Lot: jumlah lot transaksi penjualan pada rentang waktu tersebut.
- Chart: visualisasi perbandingan jumlah pembelian dan penjualan.
Sebagai contoh, pada pukul 09.00–09.10 tercatat pembelian sebanyak 37.695 lot dan penjualan sebanyak 42.544 lot. Persentase penjualan mencapai 53%, sehingga aktivitas jual lebih dominan dalam periode tersebut.
Namun, kondisi ini hanya menggambarkan transaksi dalam interval tersebut. Investor sebaiknya memeriksa beberapa interval berikutnya untuk melihat apakah tekanan jual terus berlanjut atau justru berkurang.
Cara Mengakses Trade Flow di Website dan Desktop
Selain aplikasi seluler, pengguna juga dapat mengakses Trade Flow melalui Stockbit Website dan aplikasi desktop. Alur dasarnya serupa, meskipun tampilan antarmuka dapat menyesuaikan perangkat dan versi platform.
Untuk membuka Trade Flow melalui website atau aplikasi desktop, ikuti langkah berikut:
- Buka Stockbit melalui peramban atau aplikasi desktop.
- Ketik kode saham yang ingin kamu analisis pada kolom pencarian di bagian atas.
- Pilih saham tersebut untuk membuka halaman perusahaan.
- Klik menu Orderbook di bawah grafik pergerakan harga saham.
- Gulir halaman hingga menemukan bagian Trade Flow.
- Pilih Chart, Price, atau Time untuk melihat rangkuman transaksi sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, periksa informasi yang tersedia sebelum membandingkan hasilnya dengan grafik harga. Jika susunan menu berbeda, perhatikan nama menu dan posisi bagian Orderbook pada tampilan platform yang kamu gunakan.
Perbedaan All Trades dan Big Money
Trade Flow juga menyediakan tampilan All Trades dan Big Money. Keduanya membantu investor mengamati aktivitas transaksi, tetapi memiliki cakupan data yang berbeda.
All Trades
All Trades menampilkan aktivitas transaksi beli dan jual dari seluruh order yang berhasil cocok atau match di bursa. Sistem merangkum aktivitas tersebut setiap satu menit tanpa membatasi ukuran lot.
Pada tampilan ini, investor dapat mengenali istilah HAKA dan HAKI. HAKA menggambarkan aktivitas pembelian agresif, sedangkan HAKI menggambarkan aktivitas penjualan agresif.
Big Money
Big Money menampilkan aktivitas transaksi berukuran lot besar yang terjadi di bursa setiap satu menit. Data ini mencakup pembelian agresif, penjualan agresif, serta aktivitas pasif pada antrean bid dan offer.
Ukuran lot besar tidak memiliki ambang yang selalu sama untuk semua saham. Stockbit menentukan ukurannya berdasarkan data transaksi historis selama tujuh hari terakhir, kemudian mengurutkan data dan menggunakan pendekatan Top Percentile.
Akibatnya, ambang transaksi besar dapat berbeda antara satu saham dan saham lainnya. Karena itu, jangan langsung membandingkan jumlah lot Big Money pada dua saham tanpa mempertimbangkan karakteristik masing-masing saham.
Tips Menggunakan Trade Flow untuk Analisis Saham
Agar hasil analisis lebih terarah, investor perlu menggabungkan data Trade Flow dengan indikator lain. Berikut beberapa langkah praktis yang dapat membantu.
- Periksa tren harga terlebih dahulu. Amati apakah saham sedang bergerak naik, turun, atau mendatar sebelum menilai aktivitas transaksi.
- Bandingkan jumlah lot dan frekuensi. Jumlah lot besar dan frekuensi tinggi memberikan informasi berbeda mengenai aktivitas transaksi.
- Amati beberapa interval waktu. Jangan mengambil keputusan hanya berdasarkan satu periode pembelian atau penjualan.
- Gunakan Big Money sebagai informasi tambahan. Aktivitas transaksi besar dapat membantu memperjelas kondisi pasar, tetapi tidak membuktikan identitas atau tujuan pelakunya.
- Perhatikan likuiditas saham. Saham dengan transaksi yang jarang dapat menunjukkan pola berbeda dibandingkan saham yang aktif diperdagangkan.
- Tetapkan batas risiko. Tentukan ukuran posisi dan batas kerugian sesuai strategi sebelum melakukan transaksi.
Selain itu, pahami perbedaan transaksi agresif dan antrean pasif. Transaksi agresif menunjukkan pihak yang mengambil likuiditas pada harga yang tersedia. Sebaliknya, antrean pasif mencerminkan pesanan yang menunggu kecocokan di bid atau offer.
Dengan memahami perbedaan tersebut, investor dapat membaca aktivitas pasar secara lebih terstruktur. Meski begitu, Trade Flow tidak dapat memastikan siapa pelaku transaksi atau menjamin arah harga berikutnya.
Kesimpulan
Trade Flow Stockbit merupakan fitur yang membantu investor membaca aktivitas transaksi saham berdasarkan waktu, harga, dan ukuran transaksi. Chart menampilkan aktivitas per menit, Price merangkum transaksi pada setiap harga, sedangkan Time mengelompokkan transaksi dalam interval 10 menit.
Sementara itu, All Trades mencakup seluruh transaksi yang berhasil match, sedangkan Big Money berfokus pada transaksi dengan ukuran lot besar sesuai perhitungan historis. Investor dapat mengakses fitur ini melalui aplikasi seluler, website, maupun aplikasi desktop.
Pada akhirnya, gunakan Trade Flow untuk melengkapi analisis, bukan sebagai satu-satunya dasar keputusan investasi. Gabungkan informasi tersebut dengan tren harga, volume, fundamental perusahaan, dan manajemen risiko.
FAQ Seputar Trade Flow Stockbit
1. Apa fungsi utama Trade Flow Stockbit?
Trade Flow membantu investor melihat rangkuman transaksi beli dan jual berdasarkan harga serta waktu. Data ini mendukung analisis aktivitas perdagangan saham.
2. Apa perbedaan Chart, Price, dan Time?
Chart menampilkan aktivitas transaksi per menit dalam bentuk grafik. Price mengelompokkan transaksi berdasarkan harga, sedangkan Time merangkum transaksi dalam interval 10 menit.
3. Apa arti HAKA dan HAKI?
HAKA menggambarkan aktivitas pembelian agresif, sedangkan HAKI menggambarkan aktivitas penjualan agresif. Keduanya membantu investor mengamati tekanan transaksi di pasar.
4. Apa perbedaan All Trades dan Big Money?
All Trades mencakup seluruh transaksi yang berhasil match tanpa batas ukuran lot. Sebaliknya, Big Money menampilkan transaksi dengan ukuran lot besar berdasarkan data historis setiap saham.
5. Apakah Trade Flow bisa memastikan harga saham akan naik?
Tidak. Trade Flow hanya memperlihatkan aktivitas transaksi yang terjadi. Investor tetap perlu menganalisis harga, volume, kondisi perusahaan, dan risiko sebelum mengambil keputusan.




