Daftar Isi 3 bagian
ruanginvest.com – Jakarta, BYD Racco mulai membuka peluang penjualan di luar Jepang. Mobil listrik mungil tersebut akan menyasar negara dengan konfigurasi setir kanan, sementara Indonesia masuk dalam pertimbangan BYD setelah melalui studi lebih lanjut.
BYD sebelumnya memperkenalkan Racco di Jepang sebagai model yang dirancang untuk mengikuti selera pasar setempat. Kini, perusahaan mulai mengevaluasi permintaan dari sejumlah negara lain. Langkah itu menandai rencana perluasan pasar bagi model yang sejak awal diperkenalkan untuk konsumen Jepang tersebut.
Sejak diluncurkan di Jepang sekitar dua bulan sebelum informasi ini disampaikan, pemesanan BYD Racco telah mencapai 2.000 unit. Angka tersebut menunjukkan adanya respons awal dari konsumen di pasar asalnya. Namun, capaian pemesanan itu belum dengan sendirinya memastikan hasil penjualan yang sama di negara lain.
BYD Racco menargetkan negara setir kanan
Menurut laporan Carnewschina, BYD akan memasarkan Racco di negara-negara yang menggunakan konfigurasi setir kanan atau right-hand drive (RHD). BYD juga menyatakan masih mengevaluasi dan mempelajari permintaan terhadap model tersebut di luar Jepang. Untuk tahap awal, perusahaan memprioritaskan negara dengan konfigurasi setir kanan.
Kesamaan konfigurasi setir menjadi arah awal bagi rencana pemasaran Racco, tetapi hal itu tidak berarti semua negara RHD otomatis akan menjadi tujuan penjualan. BYD masih menilai permintaan di setiap pasar sebelum mengambil keputusan. Dengan demikian, daftar negara yang disebut dalam rencana ekspansi perlu dibedakan dari pasar yang sudah memiliki jadwal peluncuran resmi.
Makau menjadi salah satu pasar yang lebih dahulu membuka pemesanan. Sementara itu, peluncuran resmi di Sri Lanka dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober. Kedua negara tersebut memperlihatkan bagaimana ekspansi Racco mulai diarahkan ke luar Jepang, meski jadwal pemasaran setiap negara berbeda.
Rencana tersebut masih berada dalam tahap perluasan bertahap. BYD belum menyatakan bahwa seluruh negara yang dipertimbangkan akan langsung menerima model ini. Perusahaan masih perlu mempelajari permintaan di setiap pasar sebelum menentukan langkah berikutnya.
Hong Kong, Inggris, dan Australia masuk pertimbangan
Selain Makau dan Sri Lanka, Hong Kong serta Inggris juga disebut sebagai negara atau wilayah yang dipertimbangkan untuk pemasaran BYD Racco. Penyebutan dalam daftar pertimbangan ini belum berarti perusahaan telah menetapkan jadwal penjualan. Keputusan ekspansi tetap bergantung pada evaluasi BYD terhadap permintaan di luar Jepang.
Perbedaan status tersebut penting untuk dicermati: pembukaan pemesanan dan jadwal peluncuran telah disebutkan untuk pasar tertentu, sedangkan beberapa wilayah lainnya masih dalam tahap pertimbangan. Karena evaluasi permintaan masih berjalan, informasi mengenai kemungkinan ekspansi belum dapat dianggap sebagai kepastian bahwa Racco akan segera tersedia di semua pasar yang disebut.
Untuk pasar Inggris, terdapat kemungkinan BYD melakukan penyesuaian pada jantung pacu Racco. Penyesuaian itu disebut berkaitan dengan upaya menyamai model lain di kelasnya, yakni kei car Honda N-One. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk perubahan yang mungkin dilakukan maupun kepastian bahwa penyesuaian tersebut akan diterapkan.
Australia juga menjadi salah satu pasar yang diperhitungkan. Pertimbangannya berkaitan dengan permintaan mobil listrik di negara itu yang sedang bertumbuh di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak. Meski demikian, informasi tersebut belum disertai pengumuman mengenai waktu peluncuran atau keputusan pemasaran Racco di Australia.
Di sisi lain, BYD justru tidak mempertimbangkan China sebagai tujuan pemasaran Racco. Pasar mobil listrik mungil di negara tersebut telah didominasi produk lain yang menawarkan harga kompetitif, termasuk Changan Lumin dan Wuling Mini EV. Karena itu, rencana ekspansi Racco lebih diarahkan ke pasar luar China yang dinilai sesuai dengan prioritas perusahaan saat ini.
Peluang BYD Racco masuk Indonesia masih dikaji
Indonesia juga berpeluang menjadi tujuan pemasaran Racco. BYD Indonesia tidak menutup kemungkinan membawa mobil tersebut ke Tanah Air, tetapi menyebut perlunya studi lebih lanjut. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kei car belum pernah dijual secara resmi di Indonesia.
Kondisi tersebut membuat potensi masuknya Racco ke Indonesia masih perlu dilihat sebagai bahan kajian, bukan keputusan final. Respons konsumen di Jepang dapat menjadi bagian dari gambaran awal, tetapi perusahaan tetap menyatakan perlunya mempelajari pasar Indonesia. Belum ada kepastian mengenai keputusan pemasaran ataupun waktu yang akan dipilih.
“(Racco) buatan BYD langsung, sangat mungkin untuk dibawa ke Indonesia,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relation BYD Motor Indonesia, beberapa waktu lalu. Pernyataan itu menunjukkan adanya kemungkinan, tetapi bukan pengumuman bahwa Racco sudah dipastikan masuk ke pasar domestik.
Luther juga menjelaskan bahwa BYD Racco memantik antusiasme yang cukup tinggi dari konsumen sejak meluncur di Jepang. Respons tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pembahasan mengenai potensi penjualan ke negara lain. Untuk Indonesia, perusahaan tetap perlu mempelajari pasar lebih lanjut sebelum menetapkan keputusan.
Jika kelak dipasarkan di dalam negeri, BYD Racco akan menjadi kei car bertenaga listrik pertama yang dijual kepada pelanggan Indonesia. Namun, status itu masih berupa kemungkinan yang bergantung pada hasil studi dan keputusan perusahaan. Sampai ada kepastian lebih lanjut, rencana masuknya Racco ke Indonesia belum dapat diperlakukan sebagai jadwal peluncuran.
Dengan demikian, ekspansi BYD Racco berlangsung secara bertahap, dimulai dari pasar luar Jepang yang menggunakan setir kanan. Makau dan Sri Lanka sudah disebut dalam rencana pemasaran, sedangkan Hong Kong, Inggris, Australia, dan Indonesia masih berada dalam lingkup pertimbangan dengan kondisi masing-masing. Perkembangan di setiap wilayah tetap bergantung pada evaluasi BYD, sehingga minat awal maupun penyebutan suatu pasar belum menjadi jaminan penjualan akan segera dimulai.




