RUANGINVEST.COM – JAKARTA, kebiasaan memosisikan setir mobil lurus saat parkir dapat membantu menjaga kondisi sistem kemudi dan kaki-kaki kendaraan. Langkah sederhana ini juga membuat mobil lebih siap digunakan ketika pengemudi mulai berkendara.
Memarkir mobil sering dianggap sebagai aktivitas sepele. Namun, meninggalkan setir dalam posisi berbelok setelah parkir dapat membuat sejumlah komponen menanggung beban lebih besar, terutama ketika kendaraan berada dalam kondisi diam dan mesin sudah dimatikan.
Karena itu, pengemudi sebaiknya membiasakan roda berada dalam posisi lurus sebelum mematikan mesin. Meski demikian, terdapat pengecualian ketika mobil diparkir di jalan menanjak atau menurun.
Mengapa Setir Mobil Lurus Saat Parkir Dianjurkan?
Saat roda berada dalam posisi berbelok, komponen kemudi tetap menahan beban meski mesin kendaraan telah mati. Dengan meluruskan setir, beban dapat tersalurkan secara lebih seimbang sehingga risiko kerusakan dini pada rack steer, tie rod, ball joint, dan bushing dapat ditekan.
Posisi roda yang lurus juga membantu menjaga kondisi ban. Roda yang dibiarkan berbelok dalam waktu lama dapat membuat distribusi tekanan pada tapak ban menjadi tidak merata. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi memicu keausan ban yang tidak seimbang.
Selain sistem kemudi dan ban, posisi roda berbelok juga memberikan beban ekstra pada komponen kaki-kaki. Meluruskan roda dapat membantu meminimalkan keausan berlebih pada ball joint, tie rod, bushing arm, hingga rack end.
Manfaat bagi Keselamatan dan Kemudahan Berkendara
Mobil dengan posisi roda lurus lebih siap dijalankan tanpa perlu melakukan koreksi arah setir terlebih dahulu. Hal ini berguna ketika kendaraan berada di area parkir yang sempit karena dapat mengurangi risiko menyenggol objek di sekitar mobil.
Pada kendaraan modern yang menggunakan Electric Power Steering atau EPS, posisi roda netral membantu motor listrik bekerja lebih ringan dan optimal saat mesin kembali dinyalakan. Dengan demikian, kebiasaan tersebut turut mendukung kinerja sistem kemudi dalam penggunaan sehari-hari.
Posisi roda yang lurus juga meningkatkan keselamatan di area parkir datar. Ketika mobil mulai bergerak, kendaraan dapat melaju ke arah yang benar tanpa langsung melenceng ke samping akibat roda masih berada dalam posisi berbelok.
Pengecualian Saat Parkir di Jalan Miring
Posisi setir tidak harus selalu lurus ketika kendaraan diparkir di jalan menanjak atau menurun. Dalam kondisi tersebut, roda depan dapat diarahkan ke sisi tepi jalan atau trotoar.
Pengemudi dapat mengarahkan roda ke luar atau menyesuaikannya dengan kondisi trotoar. Langkah ini membuat trotoar atau tepi jalan berfungsi sebagai penahan alami apabila rem parkir mengalami kegagalan fungsi.
Pengecualian ini perlu diterapkan sesuai kondisi lingkungan. Pengemudi tetap harus memastikan kendaraan terparkir dengan aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Tips Merawat Sistem Kemudi
Selain membiasakan setir berada dalam posisi lurus saat parkir, beberapa langkah berikut dapat dilakukan untuk menjaga sistem kemudi tetap responsif dan awet:
- Hindari memutar setir hingga batas maksimal atau mentok terlalu lama.
- Lakukan spooring dan balancing secara rutin.
- Jaga tekanan angin ban sesuai kebutuhan kendaraan.
- Hindari menerjang lubang jalan dengan kecepatan tinggi.
- Periksa kondisi komponen kaki-kaki secara berkala.
- Gunakan ukuran ban yang direkomendasikan.
Pengemudi perlu memperhatikan perubahan pada sistem kemudi. Setir yang mulai terasa berat, arah kendaraan yang menyimpang, atau suara tidak normal dari sistem kemudi dapat menjadi tanda bahwa mobil membutuhkan pemeriksaan.
Pemeriksaan menyeluruh sebaiknya dilakukan di bengkel resmi. Suzuki menyebut penanganan oleh teknisi ahli dengan suku cadang original dapat membantu menjaga kestabilan dan keamanan kendaraan selama digunakan di jalan, melansir Suzuki, Rabu (2/9).
Dengan demikian, meluruskan setir sebelum mematikan mesin merupakan kebiasaan sederhana yang dapat mendukung usia pakai berbagai komponen. Pengemudi tetap perlu menyesuaikan posisi roda ketika parkir di jalan miring serta melakukan perawatan secara berkala.










