Daftar Isi 30 bagian
RuangInvest.com – Jakarta, cara pasang trailing stop loss di Ajaib menjadi salah satu hal penting bagi trader yang ingin mengelola risiko secara lebih praktis. Fitur ini membantu pengguna mengatur penjualan saham otomatis ketika harga mengalami penurunan dari titik tertingginya.
Pergerakan harga saham sering berubah dalam waktu singkat. Saham yang semula mencatat kenaikan tinggi bisa mengalami koreksi ketika tekanan jual meningkat. Akibatnya, keuntungan yang sebelumnya terlihat menarik dapat menyusut sebelum trader sempat mengambil keputusan.
Situasi tersebut sering muncul pada saham IPO yang baru melantai di bursa maupun saham momentum. Karena itu, trader membutuhkan strategi untuk menjaga keuntungan tanpa harus terus memantau layar perdagangan sepanjang hari.
Aplikasi Ajaib menyediakan fitur Trailing Stop Loss (TSL) untuk membantu kebutuhan tersebut. Pengguna dapat menentukan jumlah lot dan persentase penurunan sebagai dasar pemicu penjualan otomatis.
Apa Itu Trailing Stop Loss di Ajaib?
Trailing Stop Loss merupakan jenis order jual yang mengikuti kenaikan harga saham. Berbeda dari stop loss biasa, fitur ini tidak menggunakan satu harga batas yang tetap selama harga saham terus mencetak rekor tertinggi baru.
Trader menentukan persentase trailing sebagai jarak antara harga tertinggi dan harga stop. Misalnya, pengguna memilih persentase trailing sebesar 5%. Sistem kemudian menghitung harga stop berdasarkan harga tertinggi saham sejak order aktif.
Ketika harga saham terus meningkat, harga stop ikut bergerak naik. Namun, harga stop tidak akan turun ketika saham mengalami koreksi. Dengan mekanisme tersebut, trader dapat mengikuti tren kenaikan sekaligus menentukan batas penjualan otomatis.
Jika harga pasar menyentuh harga stop, sistem akan mengirimkan order jual market. Artinya, fitur ini memicu proses penjualan berdasarkan kondisi pasar, bukan menjamin transaksi terjadi tepat pada harga stop.
Kapan Trader Sebaiknya Menggunakan Trailing Stop Loss?
Trailing stop dapat membantu trader yang menghadapi saham dengan pergerakan harga cepat. Namun, pengguna tetap perlu menyesuaikan fitur ini dengan strategi dan karakteristik saham.
1. Ketika memperdagangkan saham IPO
Saham IPO yang baru listing terkadang mengalami kenaikan harga tajam. Setelah itu, sebagian investor dapat melakukan aksi jual dalam waktu singkat. Kondisi tersebut membuat harga bergerak sangat dinamis.
Dengan trailing stop, trader dapat mengikuti kenaikan harga tanpa harus menebak titik puncak. Sistem membantu memicu penjualan ketika harga mengalami penurunan sesuai persentase yang telah ditentukan.
2. Ketika menjalankan strategi day trading
Day trader sering membutuhkan perhatian terhadap pergerakan harga selama sesi perdagangan. Namun, aktivitas lain terkadang membuat trader tidak bisa memantau posisi secara penuh.
Trailing stop membantu mengelola posisi ketika trader harus meninggalkan layar. Fitur ini juga dapat menjadi bagian dari pengelolaan risiko sebelum waktu force-sell pada posisi day trade.
3. Ketika ingin menjaga keuntungan yang sedang berjalan
Trader yang sudah memperoleh keuntungan dapat memanfaatkan trailing stop untuk mengikuti kenaikan harga berikutnya. Dengan demikian, pengguna tidak perlu terus-menerus mengubah harga stop secara manual setiap kali saham mencetak harga tertinggi baru.
Cara Pasang Trailing Stop Loss di Ajaib
Ajaib menyediakan beberapa jalur untuk mengaktifkan fitur trailing stop. Pengguna dapat memulai pengaturan melalui halaman portofolio, detail saham, maupun halaman jual.
1. Melalui halaman portofolio
Cara pertama dapat dimulai langsung dari daftar kepemilikan saham. Ikuti langkah berikut:
- Buka aplikasi Ajaib.
- Masuk ke tab Portofolio.
- Pilih saham yang ingin kamu pasangi trailing stop.
- Ketuk saham tersebut untuk membuka menu bottom sheet.
- Pilih opsi Aktifkan Trailing Stop.
Setelah itu, aplikasi akan mengarahkan pengguna menuju halaman pengaturan trailing stop. Kamu dapat menentukan jumlah lot dan persentase trailing sesuai kebutuhan.
2. Melalui halaman detail saham
Pengguna juga dapat mengaktifkan fitur melalui halaman detail saham dalam portofolio. Cara ini memudahkan trader yang sedang memeriksa informasi salah satu saham miliknya.
- Buka tab Portofolio.
- Pilih saham yang ingin kamu kelola.
- Masuk ke halaman detail saham tersebut.
- Cari opsi untuk mengaktifkan Trailing Stop.
- Lanjutkan ke halaman pengaturan untuk menentukan parameter order.
3. Melalui halaman jual
Jalur ketiga tersedia ketika pengguna membuka halaman penjualan saham. Berikut langkah yang perlu kamu lakukan:
- Buka halaman jual untuk saham yang kamu miliki.
- Periksa pilihan jenis order yang tersedia.
- Pilih tipe order Trailing Stop.
- Lanjutkan ke halaman pengaturan trailing stop.
Ketiga jalur tersebut mengarah pada proses pengaturan yang sama. Karena itu, kamu dapat memilih cara yang paling mudah sesuai aktivitas di aplikasi.
Cara Mengatur Persentase dan Jumlah Lot
Setelah masuk ke halaman pengaturan, pengguna perlu memperhatikan beberapa komponen sebelum mengaktifkan order. Setiap parameter memiliki fungsi berbeda dalam menentukan mekanisme penjualan otomatis.
1. Tentukan jumlah lot
Kolom lot menentukan jumlah saham yang ingin kamu pasangi trailing stop. Pengguna dapat menyesuaikan jumlahnya dengan posisi saham dalam portofolio.
Jika kamu hanya ingin memasang perlindungan pada sebagian kepemilikan, sesuaikan jumlah lot dengan rencana tersebut. Dengan begitu, pengaturan order mengikuti strategi pengelolaan posisi yang kamu inginkan.
2. Atur persentase trailing
Persentase trailing menentukan jarak penurunan harga dari titik tertinggi sebelum sistem memicu order jual. Sebagai contoh, kamu memilih trailing sebesar 5%. Sistem akan menjaga harga stop pada jarak tersebut dari harga tertinggi yang tercapai sejak order aktif.
Persentase yang lebih kecil membuat harga stop lebih dekat dengan harga tertinggi. Sebaliknya, persentase lebih besar memberikan ruang penurunan yang lebih lebar sebelum sistem memicu penjualan.
Karena itu, jangan memilih persentase hanya berdasarkan keinginan mengamankan keuntungan. Pertimbangkan juga volatilitas saham dan strategi trading yang kamu jalankan.
3. Periksa periode berakhir
Pengaturan berikutnya mencakup Periode Berakhir. Bagian ini menentukan tanggal batas berlakunya order trailing stop.
Pastikan kamu memeriksa informasi periode tersebut sebelum melanjutkan. Jangan mengasumsikan order akan aktif tanpa batas waktu karena pengaturan ini memiliki tanggal akhir.
4. Periksa harga stop awal dan estimasi transaksi
Setelah memasukkan jumlah lot dan persentase trailing, aplikasi menampilkan Harga Stop Awal secara langsung. Sistem menghitung nilai tersebut berdasarkan harga saat ini dikurangi persentase trailing, kemudian menyesuaikannya dengan fraksi harga saham yang berlaku.
Selain itu, aplikasi menampilkan estimasi Total Jual dan Perkiraan Realized P&L. Periksa informasi tersebut agar kamu memahami gambaran transaksi sebelum mengaktifkan order.
5. Konfirmasi pengaktifan order
Jika seluruh pengaturan sudah sesuai, ketuk tombol Aktifkan. Selanjutnya, aplikasi menampilkan ringkasan konfirmasi yang memuat harga stop awal, persentase trailing, dan periode berakhir.
Periksa kembali seluruh informasi sebelum menyelesaikan proses. Ajaib juga menyediakan pilihan untuk melewati halaman konfirmasi pada penggunaan berikutnya. Pengguna dapat mengubah pengaturan tersebut melalui halaman Pengaturan.
Cara Memantau Trailing Stop yang Sudah Aktif
Setelah berhasil mengaktifkan order, pengguna dapat memantau status trailing stop melalui tab Auto Order > Trailing Stop. Informasi terkait juga tersedia pada halaman detail portofolio saham.
Pada bagian tersebut, pengguna dapat melihat status order, harga tertinggi yang sudah tercapai, serta harga stop yang berlaku saat ini. Informasi tersebut membantu trader memahami perkembangan perlindungan posisi.
Selama harga saham mencetak rekor tertinggi baru, sistem akan menaikkan harga stop secara otomatis. Namun, ketika harga saham turun, sistem mempertahankan harga stop pada posisi terakhir.
Ketika harga pasar menyentuh harga stop, sistem mengirimkan order jual market. Setelah transaksi berhasil tereksekusi, pengguna akan menerima notifikasi push dari aplikasi.
Meskipun begitu, trader tetap perlu memeriksa status transaksi. Pemantauan tersebut penting untuk memastikan apakah order sudah berhasil terjual atau masih menunggu eksekusi.
Cara Mengubah atau Membatalkan Trailing Stop
Pengguna tidak harus mempertahankan pengaturan awal sepanjang waktu. Sebelum order tereksekusi, Ajaib memberikan pilihan untuk mengubah maupun membatalkan trailing stop.
Berikut dua tindakan yang dapat kamu lakukan:
- Mengubah order: Sesuaikan jumlah lot atau persentase trailing jika strategi trading mengalami perubahan.
- Membatalkan order: Hapus trailing stop ketika kamu tidak ingin lagi menggunakan perlindungan otomatis tersebut.
Kamu dapat mengakses kedua pilihan melalui tab Auto Order atau halaman detail portofolio saham terkait. Namun, lakukan perubahan sebelum sistem mengeksekusi order jual.
Fitur ini mendukung posisi Reguler, Day Trade, dan Margin. Dengan demikian, pengguna dapat menyesuaikan pengelolaan risiko berdasarkan jenis posisi yang dimiliki.
Risiko dan Hal Penting Sebelum Menggunakan TSL
Trailing stop memang membantu mengatur strategi keluar secara otomatis. Namun, fitur ini tidak menghilangkan risiko perdagangan saham. Trader perlu memahami beberapa keterbatasan berikut.
1. Harga eksekusi tidak selalu sama dengan harga stop
Ketika harga menyentuh batas stop, sistem mengirimkan order jual market. Harga transaksi akhirnya bergantung pada kondisi pasar dan ketersediaan pembeli.
Misalnya, saham mengalami tekanan jual ekstrem hingga menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB). Jika tidak ada pembeli yang bersedia bertransaksi, order jual dapat gagal tereksekusi.
2. Trailing stop tidak selalu menghasilkan keuntungan
Fitur ini mengikuti harga tertinggi, bukan menjamin keuntungan dari harga beli. Jika saham tidak mengalami kenaikan signifikan setelah pengguna mengaktifkan TSL, harga stop bisa berada di bawah harga pembelian.
Akibatnya, sistem tetap dapat memicu penjualan dalam kondisi rugi. Karena itu, trader perlu memperhitungkan harga beli dan batas risiko sebelum memasang order.
3. Perhatikan aksi korporasi
Aksi korporasi dapat mengubah basis harga saham. Beberapa tindakan yang perlu diperhatikan meliputi stock split, reverse split, dan rights issue.
Jika saham mengalami aksi korporasi tersebut, trader perlu memeriksa kembali pengaturan trailing stop. Pengguna juga perlu mengaktifkan ulang TSL sesuai kebutuhan setelah mengevaluasi perubahan harga.
Tips Menggunakan Trailing Stop Loss agar Lebih Efektif
Agar fitur ini mendukung strategi trading secara optimal, pengguna perlu memperhatikan karakter saham dan tujuan transaksi. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Sesuaikan persentase dengan volatilitas: Saham yang bergerak cepat membutuhkan pertimbangan berbeda dari saham dengan pergerakan harga lebih stabil.
- Periksa posisi keuntungan: Bandingkan harga stop awal dengan harga beli agar kamu memahami potensi hasil transaksi.
- Tentukan jumlah lot secara terencana: Hindari memasang order tanpa mempertimbangkan jumlah saham yang ingin kamu jual.
- Pantau status order: Periksa tab Auto Order untuk mengetahui harga tertinggi dan harga stop terbaru.
- Perhatikan aksi korporasi: Evaluasi kembali pengaturan ketika perusahaan melakukan stock split, reverse split, atau rights issue.
- Gunakan aplikasi versi terbaru: Pastikan aplikasi Ajaib sudah diperbarui agar kamu dapat mengakses fitur yang tersedia.
Selain itu, jangan menganggap trailing stop sebagai pengganti seluruh analisis saham. Trader tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar, likuiditas, dan rencana transaksi sebelum mengambil keputusan.
Kesimpulan
Cara pasang trailing stop loss di Ajaib dapat dilakukan melalui halaman portofolio, detail saham, maupun halaman jual. Pengguna cukup memilih jenis order, menentukan jumlah lot, mengatur persentase trailing, dan memeriksa periode berakhir sebelum melakukan konfirmasi.
Fitur ini membantu trader mengikuti kenaikan harga sekaligus memicu penjualan ketika saham mengalami penurunan sesuai batas yang ditentukan. Karena itu, trailing stop dapat menjadi alat pendukung pengelolaan risiko, khususnya untuk saham IPO, saham momentum, dan strategi day trading.
Namun, TSL tidak menjamin keuntungan maupun eksekusi pada harga stop. Trader tetap perlu memahami risiko pasar dan memantau status transaksi secara berkala.
FAQ Seputar Trailing Stop Loss Ajaib
1. Apa fungsi trailing stop loss di Ajaib?
Trailing stop loss membantu pengguna mengatur penjualan saham otomatis ketika harga turun dari titik tertinggi sesuai persentase trailing. Fitur ini membantu mengelola risiko dan menjaga keuntungan yang sedang berjalan.
2. Apa perbedaan trailing stop dan stop loss biasa?
Stop loss biasa menggunakan harga batas tetap. Sementara itu, trailing stop menaikkan harga stop ketika saham mencetak harga tertinggi baru. Harga stop tidak ikut turun ketika harga saham mengalami koreksi.
3. Berapa persentase trailing stop yang sebaiknya digunakan?
Tidak ada satu persentase yang cocok untuk seluruh saham. Pengguna perlu menyesuaikan jarak trailing dengan volatilitas saham, harga beli, dan strategi trading masing-masing.
4. Apakah trailing stop menjamin saham terjual pada harga stop?
Tidak. Ketika harga menyentuh stop, sistem mengirimkan order jual market. Namun, kondisi pasar dan ketersediaan pembeli menentukan keberhasilan serta harga akhir transaksi.
5. Apakah pengguna bisa membatalkan trailing stop?
Bisa. Sebelum order tereksekusi, pengguna dapat mengubah jumlah lot, persentase trailing, atau membatalkan order melalui tab Auto Order maupun halaman detail portofolio saham.
6. Apakah trailing stop tersedia untuk posisi Margin dan Day Trade?
Ya. Fitur trailing stop mendukung posisi Reguler, Day Trade, dan Margin di Ajaib.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruh keputusan transaksi menjadi tanggung jawab investor. Informasi ini bertujuan sebagai edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham. Harga saham dapat berubah sewaktu-waktu. Sesuaikan keputusan investasi dengan tujuan dan toleransi risiko masing-masing.




