Sabtu, 31 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

One Anker Perluas Jaringan Ritel hingga 150 Toko

Oleh Jaya Purnama · Oktober 31, 2026 · 1:28 pm
Daftar Isi 4 bagian

Ruanginvest.com – Anker Innovations memperkenalkan One Anker sebagai payung bagi berbagai merek produknya di Indonesia. Perusahaan teknologi itu juga menyiapkan ekspansi jaringan ritel dari 70 menjadi 150 toko dalam tiga tahun ke depan.

Pengumuman tersebut berlangsung dalam acara Grand Launching One Anker di Jakarta, Kamis (29/10). Selain memperkenalkan strategi merek, Anker meluncurkan sejumlah produk baru untuk kategori audio dan pengisian daya.

One Anker satukan berbagai kategori produk

Anker memulai bisnis pada 2011 sebagai produsen perangkat pengisian daya. Seiring waktu, perusahaan mengembangkan merek dengan fokus berbeda, termasuk SOLIX untuk power station, eufy untuk perangkat rumah pintar, eufyMake untuk perangkat kreatif, dan soundcore untuk produk audio.

Melalui One Anker, perusahaan menempatkan seluruh merek tersebut di bawah satu nama utama. General Manager Anker Innovations Asia Tenggara Leon Wu mengatakan langkah ini menyatukan merek-merek yang sebelumnya tampil terpisah.

Perubahan tersebut merupakan strategi identitas merek, bukan pengumuman bahwa seluruh perangkat kini terhubung secara teknis dalam satu sistem. Anker membagi penawaran One Anker ke dalam dua kelompok: Anker for You untuk gadget personal dan Anker for Home untuk perangkat rumah tangga.

Pembagian itu memberi gambaran tentang kebutuhan yang ingin dijangkau perusahaan, mulai dari perangkat yang menemani aktivitas individu hingga teknologi untuk digunakan di rumah. Dengan satu nama utama, Anker juga ingin membuat beragam lini produknya lebih mudah dikenali konsumen.

Wu menyebut perusahaan akan melanjutkan pengembangan produk bersama mitra bisnis dan komunitas. Menurut perusahaan, produknya telah dipercaya lebih dari 200 juta orang di lebih dari 180 negara. Angka tersebut menunjukkan skala bisnis yang ingin dikelola melalui identitas yang lebih terpusat.

Ekspansi toko jadi strategi One Anker di Indonesia

Indonesia menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian dalam rencana perusahaan. Wu menilai konsumen di Tanah Air terbiasa menggunakan teknologi digital dan mencari produk yang praktis, dapat diandalkan, serta memberi manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi penjualan, Brand Manager Anker Innovations Indonesia Vini Millatina Urfani mengatakan perusahaan saat ini memiliki 70 toko ritel di Indonesia. Anker menargetkan jumlah itu naik menjadi 150 toko dalam tiga tahun ke depan.

Vini mengatakan ekspansi tersebut bertujuan mendekatkan produk kepada konsumen. Kehadiran toko fisik, menurutnya, memberi kesempatan bagi pengunjung untuk melihat dan mencoba produk secara langsung, selain berbelanja melalui platform digital.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa strategi pasar Anker tidak hanya bertumpu pada penguatan identitas merek. Jaringan ritel yang lebih luas dapat menjadi jalur untuk memperkenalkan aneka kategori produk kepada calon pembeli yang ingin mengevaluasi perangkat sebelum memilih.

Perusahaan turut membuka ruang kolaborasi dengan merek lokal. Salah satu kerja sama yang telah dijalin adalah dengan Issue, merek aksesori yang dikenal di Indonesia. Anker ingin kolaborasi semacam ini membantu produknya hadir dalam konteks gaya hidup, bukan hanya dipandang sebagai gadget personal.

Komunitas ikut mendukung pengembangan produk

Selain ekspansi toko dan kolaborasi, Anker membangun komunitas pengguna untuk memahami kebutuhan konsumen. Salah satunya Anker Baby, komunitas yang bekerja sama dengan para ibu menyusui di Indonesia dalam pengembangan teknologi untuk bayi dan rumah tangga.

Komunitas itu juga bekerja bersama pakar laktasi. Keterlibatan mereka diarahkan untuk membantu peserta menghadapi persoalan menyusui sekaligus memberi masukan bagi pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Salah satu produk yang dikembangkan melalui pendekatan tersebut adalah Anker eufy Pompa ASI Handsfree S2 Pro. Perusahaan menyebut pengembangannya melibatkan lebih dari 1.000 ibu. Produk ini menggunakan stimulasi pijat VibraPump dengan lima mode serta fitur HeatFlow 2.0 yang memberikan kehangatan 360 derajat dengan tujuh tingkat suhu.

Brand Manager Baby & Appliances Anker Innovations Indonesia Nanda Yusnita menyatakan teknologi tersebut dapat membantu ibu menghasilkan 35 persen lebih banyak ASI dan membuat waktu pumping 30 persen lebih efektif. Klaim itu disampaikan Nanda saat acara peluncuran, bersama penjelasan bahwa fitur pemanas dan stimulasi dirancang untuk mendukung pengalaman pumping yang lebih nyaman.

Contoh tersebut memperlihatkan peran komunitas dalam strategi produk Anker di Indonesia. Masukan dari kelompok pengguna tertentu dapat membantu perusahaan memahami kebutuhan yang lebih spesifik, sementara kerja sama dengan pakar memberi dukungan dalam mengembangkan kategori perangkat rumah tangga dan bayi.

Produk baru menyasar audio dan pengisian daya

Dalam acara yang sama, Anker memperkenalkan dua produk lain, yaitu Anker Soundcore AeroClip 2 dan Anker MagGo Power Bank 2 Pro. AeroClip 2 dilengkapi chip AI, sedangkan MagGo Power Bank 2 Pro membawa teknologi SnapCool built-in.

Peluncuran kedua perangkat itu melengkapi pengumuman penyatuan merek dengan pembaruan produk yang langsung menyentuh kategori audio dan aksesori daya. Namun, perusahaan tidak merinci dalam pengumuman tersebut spesifikasi tambahan, harga, atau jadwal ketersediaan kedua produk.

Dengan One Anker, perusahaan berupaya mengarahkan investasi pemasaran dan sumber daya ke satu nama utama, alih-alih membagi perhatian untuk membangun beberapa merek secara terpisah. Di Indonesia, rencana memperluas toko, menggandeng merek lokal, dan melibatkan komunitas menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan dengan konsumen.

Keberhasilan strategi itu akan bergantung pada bagaimana konsumen mengenali hubungan antara payung One Anker dan tiap kategori produk. Sementara itu, target 150 toko dalam tiga tahun memberi ukuran konkret bagi rencana perusahaan untuk memperluas jangkauan fisiknya di pasar Indonesia.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.