Jumat, 30 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Pasokan BBM Bali Dipertebal, 66 SPBU Layani Pengendara Sepanjang Hari

Oleh Jaya Purnama · Oktober 17, 2026 · 3:22 pm
Daftar Isi 4 bagian

Ruanginvest.com – Pasokan BBM Bali diperkuat melalui penambahan stok, armada pengangkut, dan jam layanan di stasiun pengisian. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiagakan 66 SPBU yang beroperasi penuh selama 24 jam untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.

Langkah tersebut dijalankan saat penyaluran BBM di Bali tengah dipercepat menuju pemulihan. Di sisi lain, pemerintah provinsi memberlakukan pembatasan pembelian harian dan skema ganjil-genap kendaraan selama tiga hari.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan memperkuat pasokan sekaligus dukungan operasional. Menurut Ahad, pemantauan berlangsung terus-menerus agar penanganan bisa disesuaikan dengan perkembangan kondisi lapangan.

Stok BBM Bali ditargetkan mencapai 48 juta liter

Pertamina menargetkan penebalan stok di Terminal Manggis, Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar, hingga 48 juta liter. Persediaan tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan masyarakat selama sekitar 14 hingga 15 hari ke depan.

Target itu menjadi bagian dari penguatan pasokan, bukan satu-satunya langkah yang disiapkan. Perusahaan juga menambah dukungan distribusi agar BBM dapat bergerak dari terminal menuju SPBU dengan dukungan armada dan personel.

Untuk pengangkutan di darat, Pertamina menyiagakan 108 mobil tangki yang didukung 465 awak armada. Selain itu, 16 mobil tangki baru ditambahkan untuk memperkuat kapasitas distribusi.

Pengiriman BBM turut mendapat pengawalan Polda Bali. Pengawalan tersebut ditujukan untuk menjaga pergerakan mobil tangki tetap lancar menuju SPBU, sehingga distribusi dapat didukung oleh kesiapan logistik dan operasional.

66 SPBU beroperasi 24 jam di Denpasar dan Badung

Penguatan layanan langsung kepada konsumen dilakukan dengan memperpanjang jam operasional puluhan SPBU. Dari total 66 lokasi yang siaga sepanjang hari, sebanyak 42 berada di Kota Denpasar dan 24 lainnya berada di Kabupaten Badung.

Operasional 24 jam membuat layanan pengisian tersedia pada malam hari, selain pada jam-jam siang. Pertamina juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu menjaga pelayanan ketika kebutuhan operasional meningkat.

Dalam kerja sama dengan Kodam IX/Udayana, sebanyak 100 personel TNI disiagakan sebagai operator SPBU cadangan. Penempatan personel ini diarahkan untuk menopang layanan malam hari di SPBU yang masuk dalam daftar siaga.

Dengan demikian, upaya menjaga layanan tidak hanya bertumpu pada tambahan stok dan mobil tangki. Kesiapan petugas di lokasi pengisian juga menjadi bagian dari langkah yang dilakukan selama proses pemulihan penyaluran.

Pembelian dibatasi dan ganjil-genap diberlakukan

Pemerintah Provinsi Bali mengatur jumlah pembelian BBM harian hingga keadaan kembali pulih. Batas yang ditetapkan adalah maksimal 20 liter untuk mobil dan 3 liter untuk sepeda motor.

Selain batas pembelian, kendaraan juga mengikuti skema ganjil-genap berdasarkan nomor polisi. Pengaturan itu berlangsung tiga hari berturut-turut, mulai Sabtu, 17 Oktober 2026, hingga Senin, 19 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM. Karena itu, pengendara perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku saat melakukan pengisian BBM selama periode tersebut.

Pembatasan pembelian dan pengaturan kendaraan menjadi bagian dari tata kelola layanan di tengah upaya pemulihan. Sementara itu, pengoperasian SPBU selama 24 jam memberi tambahan waktu bagi masyarakat untuk mengakses layanan di lokasi yang disiagakan.

Imbauan Pertamina kepada masyarakat

Ahad mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Ia juga meminta warga mengikuti pengaturan pengisian yang telah ditetapkan pemerintah.

Imbauan tersebut disampaikan bersama langkah penguatan pasokan dan layanan. Pertamina menyatakan pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan agar penanganan dapat menyesuaikan kebutuhan yang berkembang.

Bagi konsumen, dua hal penting yang perlu diperhatikan ialah batas pembelian harian dan jadwal ganjil-genap yang berlaku hingga 19 Oktober 2026. Pengendara juga dapat memanfaatkan layanan 24 jam di SPBU siaga yang tersebar di Denpasar dan Badung.

Pertamina berharap dukungan masyarakat dapat membantu pelayanan kembali normal secara bertahap. Sementara proses itu berlangsung, penambahan persediaan, kesiapan armada, pengawalan distribusi, dan dukungan petugas menjadi rangkaian upaya untuk menjaga penyaluran BBM di Bali.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.