Kamis, 29 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Cara Amend Order Saham di Stockbit dan Memahami Status Rejected

Oleh Dwi Prakoso · Oktober 12, 2026 · 6:06 pm
Daftar Isi 15 bagian

RuangInvest.com – Jakarta, investor perlu memahami cara amend order saham di Stockbit setelah platform ini beralih dari protokol FIX ke OUCH. Perubahan tersebut bertujuan meningkatkan kecepatan pengiriman order dan efisiensi transaksi di pasar saham.

Amend order merupakan fitur untuk mengubah pesanan saham yang sudah masuk ke sistem perdagangan. Investor biasanya memakai fitur ini ketika ingin menyesuaikan harga atau jumlah lot sebelum transaksi selesai.

Namun, perubahan mekanisme Stockbit membawa konsekuensi penting. Ketika Bursa menolak permintaan amend, sistem terbaru tidak lagi mempertahankan order lama dalam status Open. Sebaliknya, order lama akan berstatus Withdrawn, sedangkan order hasil perubahan tetap berstatus Rejected.

Apa Itu Amend Order Saham di Stockbit?

Amend order adalah proses mengubah parameter pesanan saham yang sudah masuk ke pasar. Investor dapat mengajukan perubahan sesuai fitur yang tersedia pada aplikasi, misalnya menyesuaikan harga atau jumlah lot.

Namun, setiap perubahan harus memenuhi ketentuan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Jika permintaan tidak memenuhi ketentuan tersebut, Bursa dapat menolak amend. Karena itu, investor perlu memeriksa kembali harga dan jumlah lot sebelum mengirim perubahan.

Stockbit sebelumnya memakai protokol FIX. Kini, platform tersebut beralih ke protokol OUCH untuk meningkatkan efisiensi pengiriman order.

Menurut informasi pusat bantuan Stockbit yang diperbarui pada 22 April 2026, sistem baru menawarkan beberapa keunggulan berikut:

  • Pengiriman order lebih cepat: sistem OUCH mendukung eksekusi order yang lebih cepat dan real-time.
  • Posisi antrean lebih optimal: mekanisme baru membantu investor memperoleh urutan antrean yang lebih optimal sehingga peluang eksekusi dapat meningkat.
  • Perubahan status order: sistem menerapkan mekanisme berbeda ketika Bursa menolak permintaan amend.

Cara Amend Order Saham di Stockbit

Investor perlu memperhatikan status pesanan sebelum mengubah order. Pastikan pesanan yang ingin diubah masih memenuhi ketentuan amend pada aplikasi Stockbit.

Berikut langkah umum untuk mengajukan perubahan order melalui aplikasi:

  1. Buka aplikasi Stockbit. Masuk ke akun yang biasa kamu gunakan untuk bertransaksi saham.
  2. Periksa daftar order. Buka bagian Order List untuk menemukan pesanan yang ingin kamu ubah.
  3. Pilih order terkait. Periksa kode saham, harga, jumlah lot, dan status pesanan sebelum melanjutkan.
  4. Ajukan perubahan order. Gunakan fitur amend yang tersedia, lalu sesuaikan parameter pesanan sesuai kebutuhan.
  5. Periksa kembali harga dan lot. Pastikan harga mengikuti fraksi harga saham serta ketentuan batas harga yang berlaku. Selain itu, periksa jumlah lot yang sudah berhasil ditransaksikan.
  6. Kirim permintaan amend. Setelah memeriksa seluruh informasi, ajukan perubahan melalui aplikasi.
  7. Pantau status terbaru. Periksa Order List untuk mengetahui apakah sistem menerima perubahan atau menampilkan status Rejected.

Perlu diingat, langkah dan pilihan yang tersedia dapat mengikuti versi aplikasi serta status order. Oleh karena itu, periksa petunjuk pada aplikasi jika tampilan menu berbeda.

Penyebab Amend Order Saham Ditolak Bursa

Tidak semua permintaan perubahan order akan berhasil. Bursa dapat menolak amend ketika parameter pesanan tidak memenuhi ketentuan perdagangan.

Pusat bantuan Stockbit memberikan beberapa contoh kondisi yang dapat menyebabkan penolakan, yaitu:

  • Menaikkan jumlah lot tanpa mengubah harga. Perubahan jumlah lot tanpa perubahan harga dapat memicu penolakan sesuai mekanisme yang berlaku.
  • Menurunkan lot di bawah jumlah yang sudah terlaksana. Investor tidak dapat mengabaikan jumlah saham yang sudah berhasil diperdagangkan ketika mengubah pesanan.
  • Menggunakan fraksi harga yang salah. Harga pesanan harus mengikuti kelipatan fraksi harga sesuai ketentuan Bursa.
  • Memasukkan harga di luar batas ARA dan ARB. Harga order harus mengikuti batas auto rejection atas (ARA) dan auto rejection bawah (ARB) yang berlaku.
  • Memasukkan harga yang tidak sesuai saat post-closing. Pada sesi pascapenutupan, harga pesanan harus mengikuti ketentuan khusus sesi tersebut.

Karena itu, investor sebaiknya tidak langsung mengirim amend tanpa memeriksa parameter pesanan. Pemeriksaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko penolakan akibat kesalahan harga atau jumlah lot.

Perbedaan Sistem Lama dan Sistem Baru Stockbit

Perbedaan paling penting muncul ketika Bursa menolak permintaan amend. Sistem lama dan sistem baru menangani order awal dengan cara berbeda.

Pada sistem sebelumnya, order hasil amend berstatus Rejected jika Bursa menolak permintaan perubahan. Sementara itu, order lama tetap berstatus Open dan masih aktif di pasar.

Sebaliknya, sistem terbaru mengubah status order lama menjadi Withdrawn. Order baru hasil amend tetap berstatus Rejected. Dengan demikian, investor tidak boleh menganggap pesanan awal masih aktif setelah menerima penolakan amend.

Berikut perbandingan kedua sistem tersebut:

  • Order lama pada sistem sebelumnya: tetap Open dan masih aktif di pasar.
  • Order lama pada sistem terbaru: berubah menjadi Withdrawn ketika Bursa menolak amend.
  • Order baru pada kedua sistem: berstatus Rejected jika Bursa menolak permintaan perubahan.

Perubahan ini penting bagi investor yang memasang order beli atau jual, kemudian mencoba menyesuaikan harga atau jumlah lot. Jika amend gagal, pesanan awal tidak lagi otomatis menunggu eksekusi pada sistem terbaru.

Cara Memahami Status Rejected dan Withdrawn

Investor perlu membedakan kedua status tersebut agar tidak salah mengambil keputusan. Keduanya menunjukkan kondisi berbeda dalam proses transaksi saham.

1. Rejected

Status Rejected berarti sistem menolak order atau permintaan perubahan yang diajukan. Dalam kasus amend yang ditolak Bursa, status ini muncul pada order baru hasil perubahan.

Jika kamu menemukan status tersebut, periksa kembali alasan penolakan dan parameter pesanan. Jangan menganggap perubahan berhasil sebelum Order List menunjukkan status yang sesuai.

2. Withdrawn

Status Withdrawn menunjukkan bahwa order lama tidak lagi aktif setelah penarikan atau pembatalan. Dalam mekanisme amend terbaru yang dijelaskan Stockbit, sistem mengubah order awal menjadi Withdrawn ketika Bursa menolak permintaan perubahan.

Oleh karena itu, periksa status order lama dan order baru secara terpisah. Langkah ini membantu kamu mengetahui apakah masih ada pesanan aktif yang menunggu eksekusi.

Tips Menghindari Penolakan Amend Order

Investor dapat melakukan beberapa pemeriksaan sebelum mengajukan perubahan pesanan. Tujuannya bukan menjamin amend selalu berhasil, melainkan mengurangi kesalahan yang dapat memicu penolakan.

  • Periksa fraksi harga. Sesuaikan harga dengan ketentuan fraksi yang berlaku untuk saham tersebut.
  • Periksa batas ARA dan ARB. Pastikan harga tidak melampaui batas perdagangan yang berlaku.
  • Perhatikan jumlah lot yang sudah terlaksana. Hindari memasukkan jumlah akhir di bawah jumlah yang sudah berhasil ditransaksikan.
  • Pahami sesi perdagangan. Perhatikan ketentuan khusus ketika mengajukan order pada sesi pascapenutupan.
  • Pantau Order List setelah amend. Jangan hanya mengandalkan notifikasi pengajuan. Pastikan kamu memeriksa status akhir setiap order.
  • Periksa order lama setelah penolakan. Pada sistem terbaru, status Withdrawn berarti order awal tidak lagi aktif untuk menunggu eksekusi.

Selain itu, investor perlu menyesuaikan kebiasaan transaksi dengan mekanisme terbaru. Jangan mengasumsikan bahwa kegagalan amend akan mempertahankan order awal seperti pada sistem sebelumnya.

Kesimpulan

Peralihan Stockbit dari protokol FIX ke OUCH bertujuan meningkatkan kecepatan pengiriman order dan mengoptimalkan antrean transaksi. Namun, perubahan ini juga memengaruhi penanganan amend order yang ditolak Bursa.

Pada sistem terbaru, order hasil amend yang ditolak akan berstatus Rejected, sedangkan order lama berubah menjadi Withdrawn. Karena itu, investor perlu memeriksa kembali status pada Order List sebelum mengambil keputusan transaksi berikutnya.

Dengan memahami perbedaan tersebut, investor dapat mengurangi risiko salah membaca status pesanan. Selalu periksa harga, fraksi, jumlah lot, serta ketentuan sesi perdagangan sebelum mengirim perubahan order.

FAQ Seputar Amend Order Stockbit

Apa itu amend order di Stockbit?

Amend order merupakan proses mengajukan perubahan pada pesanan saham yang sudah masuk ke sistem perdagangan, misalnya dengan menyesuaikan harga atau jumlah lot.

Apa arti status Rejected setelah amend?

Status Rejected berarti Bursa menolak permintaan perubahan order. Investor perlu memeriksa parameter pesanan dan ketentuan perdagangan yang berlaku.

Apakah order lama tetap aktif jika amend ditolak?

Tidak pada mekanisme terbaru yang dijelaskan Stockbit. Jika Bursa menolak amend, sistem mengubah order lama menjadi Withdrawn, sedangkan order baru berstatus Rejected.

Mengapa Stockbit beralih dari FIX ke OUCH?

Stockbit beralih ke protokol OUCH untuk meningkatkan efisiensi transaksi. Sistem baru mendukung pengiriman order yang lebih cepat dan membantu mengoptimalkan urutan antrean.

Apa yang harus dilakukan setelah amend ditolak?

Periksa status order lama dan order baru pada Order List. Selanjutnya, tinjau harga, jumlah lot, fraksi harga, dan ketentuan perdagangan sebelum mengajukan pesanan baru jika diperlukan.

Sumber: Pusat Bantuan Stockbit, “Transaksi Saham: Perubahan Mekanisme Sistem Amend/Ubah Order di Stockbit”, diperbarui 22 April 2026.

[/CONTENT]

Tag: ·

Suka berbagi informasi finansial :)