Ruanginvest.com – Jakarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 10 saham top gainers selama periode perdagangan 21-25 September 2026. Daftar tersebut menunjukkan sejumlah saham mencatat kenaikan harga yang cukup tinggi dalam sepekan.
Sementara itu, pergerakan pasar secara keseluruhan justru mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,09 persen selama sepekan tersebut. IHSG kemudian menutup perdagangan pada level 6.241,892.
Pada pekan sebelumnya, IHSG berada di level 6.441,159. Dengan demikian, indeks mengalami penurunan 199,267 poin dibandingkan posisi penutupan pada pekan sebelumnya.
10 Saham Top Gainers pada 21-25 September 2026
Mengutip data statistik BEI pada Sabtu, 26 September 2026, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mencatat kenaikan paling tinggi dalam daftar tersebut. Harga saham FORU melesat 133,72 persen hingga mencapai Rp360.
Selain FORU, sembilan saham lain juga mencatat kenaikan selama periode perdagangan yang sama. Berikut daftar 10 saham top gainers berdasarkan persentase kenaikan harga:
- PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 133,72 persen menjadi Rp360.
- PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) naik 81,69 persen menjadi Rp2.580.
- PT Inter Delta Tbk (INTD) menguat 67,48 persen menjadi Rp412.
- PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) naik 63,11 persen menjadi Rp336.
- PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) melonjak 51,72 persen menjadi Rp352.
- PT SinergiMulti Lestarindo Tbk (SMLE) naik 34,29 persen menjadi Rp282.
- PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) tumbuh 34,25 persen menjadi Rp486.
- PT Martina Berto Tbk (MBTO) naik 33,77 persen menjadi Rp206.
- PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) meningkat 31,33 persen menjadi Rp218.
- PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik 29,65 persen menjadi Rp5.575.
FORU Memimpin Kenaikan Harga Saham
FORU menempati posisi teratas dalam daftar tersebut setelah harga sahamnya naik 133,72 persen. Saham tersebut mengakhiri periode perdagangan pada harga Rp360.
Kenaikan FORU juga menjadi satu-satunya yang menembus lebih dari 100 persen dalam daftar 10 saham tersebut. Selanjutnya, TRUK berada di posisi kedua dengan kenaikan 81,69 persen hingga mencapai Rp2.580.
Kemudian, INTD mencatat penguatan 67,48 persen dan menutup pekan pada Rp412. UNSP juga mencatat kenaikan 63,11 persen hingga mencapai Rp336.
Sementara itu, WAPO berada di posisi kelima setelah harga sahamnya melonjak 51,72 persen menjadi Rp352. Lima saham berikutnya mencatat kenaikan di kisaran 29,65 persen hingga 34,29 persen.
Lima Saham Lainnya Juga Menguat Lebih dari 29 Persen
SMLE mencatat kenaikan 34,29 persen selama sepekan. Harga saham SMLE kemudian berada di level Rp282 pada akhir periode perdagangan 21-25 September 2026.
Di posisi berikutnya, ASLI tumbuh 34,25 persen menjadi Rp486. Selisih kenaikan ASLI dengan SMLE mencapai 0,04 poin persentase.
Selanjutnya, MBTO mencatat kenaikan 33,77 persen hingga mencapai Rp206. MPXL juga masuk dalam daftar setelah harganya meningkat 31,33 persen menjadi Rp218.
Terakhir, PKPK menutup daftar 10 saham top gainers dengan kenaikan 29,65 persen. Harga saham PKPK mencapai Rp5.575 pada akhir perdagangan periode tersebut.
IHSG Turun 3,09 Persen dalam Sepekan
Di sisi lain, kenaikan sejumlah saham tersebut berlangsung ketika IHSG mengalami penurunan selama periode 21-25 September 2026. BEI mencatat IHSG turun 3,09 persen dari 6.441,159 menjadi 6.241,892.
Dengan pergerakan tersebut, pasar saham secara keseluruhan mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Namun, daftar top gainers menunjukkan bahwa sejumlah saham tetap mencatat kenaikan harga yang signifikan.
Perbedaan tersebut memperlihatkan variasi pergerakan harga antar saham dalam satu periode perdagangan. Karena itu, perubahan IHSG tidak serta-merta menggambarkan arah pergerakan setiap saham secara individual.
Kapitalisasi Pasar BEI Turun Menjadi Rp10.905 Triliun
Selain IHSG, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami perubahan selama periode tersebut. Market cap BEI turun 3,20 persen menjadi Rp10.905 triliun.
Pada pekan sebelumnya, kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp11.266 triliun. Dengan demikian, terdapat perubahan sebesar Rp361 triliun dibandingkan posisi pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, pergerakan 10 saham top gainers tetap menunjukkan kenaikan harga yang cukup besar. FORU mencatat persentase tertinggi, sedangkan PKPK berada pada posisi kesepuluh dengan kenaikan 29,65 persen.
Dengan demikian, periode perdagangan 21-25 September 2026 memperlihatkan pergerakan yang beragam di pasar saham Indonesia. IHSG dan kapitalisasi pasar BEI mengalami penurunan, sementara sejumlah saham justru mencatat penguatan signifikan.
Daftar tersebut memberikan gambaran mengenai saham dengan kenaikan harga tertinggi selama sepekan berdasarkan data statistik BEI. Investor tetap perlu melihat data perdagangan dan informasi masing-masing emiten secara terpisah ketika menilai pergerakan suatu saham.








