Sabtu, 31 Oktober 2026Berita Seputar Investasi Terbaru
RuangInvest.com
Berita Seputar Investasi Terbaru

Tabungan Emas myBCA Resmi Diluncurkan BCA dan Pegadaian

Oleh Dwi Prakoso · Agustus 16, 2026 · 2:34 pm
Daftar Isi 6 bagian

RuangInvest.com, Jakarta – Tabungan Emas myBCA resmi diluncurkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melalui kolaborasi strategis dengan PT Pegadaian. Layanan ini menghadirkan akses investasi emas secara digital melalui ekosistem myBCA.

Peluncuran fitur tersebut berlangsung di Jakarta pada Jumat (14/8/2026). Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya BCA memperluas pilihan investasi yang praktis bagi nasabah.

Melalui Tabungan Emas myBCA, nasabah dapat membuka rekening tabungan emas secara digital. Nasabah juga dapat melakukan pembelian dan penjualan emas secara real-time serta memantau riwayat transaksi melalui kanal yang tersedia.

BCA Hadirkan Akses Investasi Emas di myBCA

Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, inovasi tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membangun ketahanan finansial.

Menurut John, emas masih menjadi salah satu instrumen yang banyak dipilih masyarakat. Emas dinilai dapat menjadi aset penyimpan nilai sekaligus bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

“Sebagai salah satu instrumen yang menjadi pilihan investasi, emas memiliki daya tarik tersendiri sebagai sarana penyimpanan nilai untuk melengkapi perencanaan keuangan Bapak Ibu semuanya,” ujar John dalam acara peluncuran layanan Tabungan Emas myBCA.

Ia menambahkan, emas dikenal sebagai aset lindung nilai atau safe haven. Karakter tersebut membuat emas tetap memiliki daya tarik di tengah kebutuhan masyarakat terhadap instrumen investasi.

Karena itu, BCA melihat digitalisasi layanan emas sebagai langkah yang relevan. Nasabah tidak perlu berpindah-pindah platform untuk mengakses layanan perbankan dan investasi emas.

Melalui fitur baru tersebut, proses pembukaan rekening tabungan emas dapat dilakukan melalui aplikasi myBCA mobile maupun website. Fitur tersebut juga dilengkapi fasilitas pembelian dan penjualan emas secara real-time.

Nasabah juga dapat memantau riwayat transaksi. Dengan demikian, aktivitas investasi emas dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dalam ekosistem digital BCA.

Tabungan Emas myBCA Gandeng Pegadaian

Kolaborasi BCA dengan Pegadaian menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan ini. Kedua perusahaan menggabungkan kekuatan masing-masing untuk memperluas akses investasi emas digital.

BCA memiliki ekosistem perbankan digital dengan basis pengguna yang besar. Sementara itu, Pegadaian mempunyai pengalaman panjang dalam pengelolaan ekosistem emas di Indonesia.

John Kosasih mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurut dia, Pegadaian memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan layanan investasi emas bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi nasabah. Selain itu, kerja sama ini menjadi upaya BCA untuk terus menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan finansial masyarakat.

“Kami berharap layanan tabungan emas di myBCA ini dapat membawa manfaat yang luas bagi para nasabah dan masyarakat,” kata John.

Di sisi lain, Pegadaian menyambut positif kolaborasi dengan BCA. Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian Selfie Dewiyanti menilai kerja sama ini hadir pada momentum yang tepat.

Menurut Selfie, minat masyarakat terhadap emas terus meningkat. Kehadiran Tabungan Emas myBCA dinilai dapat membuka akses investasi kepada masyarakat yang lebih luas.

“Melalui myBCA, masyarakat Indonesia bisa membeli emas dengan cara yang sangat mudah, aman, dan praktis,” ujar Selfie dalam peluncuran layanan tersebut.

Pegadaian Kelola Lebih dari 153 Ton Emas

Selfie mengatakan, Pegadaian telah memiliki pengalaman lebih dari 125 tahun dalam mengelola ekosistem emas nasional. Pengalaman tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam kolaborasi dengan BCA.

Saat ini, Pegadaian mengelola lebih dari 153 ton emas. Perusahaan juga memiliki kapasitas vaulting atau penyimpanan emas mencapai 100 ton.

Ekosistem tersebut turut didukung anak usaha Pegadaian, yakni Galeri 24 yang bergerak dalam produksi emas. Menurut Selfie, posisi tersebut memperkuat peran Pegadaian dalam ekosistem emas nasional.

Pegadaian juga melihat emas sebagai salah satu instrumen yang dapat membantu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Sifat tersebut membuat emas tetap menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat.

Meskipun begitu, investasi emas tetap perlu disesuaikan dengan tujuan dan kemampuan finansial masing-masing investor. Harga emas dapat bergerak mengikuti kondisi pasar, sehingga investor tetap perlu memahami karakter instrumen tersebut.

Pegadaian berharap peluncuran fitur Tabungan Emas myBCA tidak berhenti pada layanan yang tersedia saat ini. Ke depan, kolaborasi kedua perusahaan berpotensi berkembang ke produk keuangan berbasis emas lainnya.

“Semoga peluncuran ini menjadi awal kolaborasi yang semakin kuat ke depan untuk memperkuat ekosistem investasi emas nasional,” kata Selfie.

BCA Bidik Jutaan Nasabah yang Sudah Berinvestasi Emas

BCA melihat potensi besar dari basis nasabah yang sudah dimiliki. Executive Vice President BCA Jan Hendra mengatakan, perseroan memiliki lebih dari 30 juta nasabah.

Dari jumlah tersebut, terdapat jutaan nasabah yang sudah mulai melakukan transaksi emas dengan berbagai cara. Data internal tersebut menjadi salah satu pertimbangan BCA dalam menghadirkan layanan emas melalui myBCA.

“Dari data yang kami lihat dari 30 juta lebih nasabah, ada jutaan nasabah yang kita lihat sebenarnya sudah mulai bertransaksi atau membeli emas dengan cara-cara berbeda,” ujar Jan Hendra.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap emas sudah terbentuk di kalangan nasabah BCA. Namun, transaksi yang dilakukan sebelumnya menggunakan berbagai metode dan kanal.

Karena itu, Tabungan Emas myBCA dirancang untuk menyederhanakan akses tersebut. Nasabah yang sudah terbiasa menggunakan myBCA kini memiliki pilihan untuk melakukan investasi emas dalam satu ekosistem digital.

“Kehadiran fitur tabungan emas ini akan memudahkan nasabah-nasabah yang sudah ada dan terbiasa bertransaksi menggunakan myBCA untuk berinvestasi emas secara langsung dengan Pegadaian,” kata Jan.

Selain mempermudah pembelian, nasabah juga dapat memantau portofolio mereka melalui satu platform. Langkah ini diharapkan membuat aktivitas investasi menjadi lebih praktis.

15,8 Juta Pengguna myBCA Jadi Potensi Pasar

Kolaborasi BCA dan Pegadaian juga menyasar basis pengguna aktif myBCA. Saat ini, platform tersebut telah memiliki sekitar 15,8 juta pengguna terdaftar.

Jumlah tersebut menjadi potensi besar untuk memperluas penetrasi investasi emas digital. BCA dapat memanfaatkan ekosistem yang sudah digunakan nasabah dalam aktivitas perbankan sehari-hari.

Selain itu, integrasi layanan emas dapat meningkatkan pilihan produk keuangan dalam platform digital. Nasabah dapat mengakses layanan secara lebih sederhana tanpa harus menggunakan banyak kanal.

Namun, kemudahan akses tetap perlu diimbangi dengan pemahaman investasi. Nasabah perlu memperhatikan tujuan investasi, jangka waktu, serta risiko perubahan harga emas.

Secara umum, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan layanan investasi emas meliputi:

  • Memahami mekanisme pembelian dan penjualan emas.
  • Menentukan tujuan investasi sejak awal.
  • Menyesuaikan nominal investasi dengan kemampuan finansial.
  • Memantau harga emas dan kondisi pasar secara berkala.
  • Memahami biaya atau ketentuan transaksi yang berlaku.
  • Menyimpan catatan transaksi dan memantau perkembangan portofolio.

Dengan akses digital yang semakin luas, investasi emas kini semakin mudah dijangkau. Kehadiran Tabungan Emas myBCA menjadi salah satu contoh bagaimana layanan keuangan terus berkembang mengikuti kebiasaan masyarakat.

Kolaborasi Berpotensi Perluas Ekosistem Emas Digital

Peluncuran Tabungan Emas myBCA menunjukkan semakin kuatnya arah digitalisasi layanan investasi di Indonesia. BCA membawa kekuatan ekosistem perbankan digital, sedangkan Pegadaian memberikan dukungan melalui pengalaman di sektor emas.

Kombinasi tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses investasi yang lebih praktis. Selain itu, kolaborasi ini dapat memperluas pemanfaatan layanan emas kepada pengguna digital yang sebelumnya belum aktif berinvestasi.

Sementara itu, BCA berharap layanan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah. Perseroan juga ingin tetap berada dekat dengan kebutuhan finansial masyarakat melalui pengembangan produk digital.

Bagi Pegadaian, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperluas jangkauan ekosistem emas nasional. Basis pengguna myBCA yang besar dapat menjadi kanal tambahan untuk memperkenalkan investasi emas digital.

Di sisi lain, perkembangan layanan ini akan bergantung pada respons masyarakat. Semakin banyak nasabah yang menggunakan fitur tersebut, semakin besar pula peluang pengembangan layanan emas digital di masa mendatang.

Dengan peluncuran ini, BCA dan Pegadaian menempatkan investasi emas dalam ekosistem digital yang lebih terintegrasi. Tabungan Emas myBCA diharapkan menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin mengakses investasi emas dengan cara yang praktis dan mudah.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat tren digitalisasi investasi di Indonesia. Bagi masyarakat, hadirnya pilihan baru dapat memberikan alternatif dalam menyusun strategi pengelolaan keuangan dan investasi sesuai kebutuhan masing-masing.

Tag:

Suka berbagi informasi finansial :)