Dividen NSSS 2025 Rp8 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – Dividen NSSS 2025 resmi ditetapkan sebesar Rp8 per saham setelah PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) menyetujui pembagian dividen tunai final dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Keputusan tersebut menjadi kabar positif bagi para pemegang saham yang menantikan pembagian laba perusahaan.

Perseroan menetapkan dividen tunai final sebesar Rp119 miliar atau setara Rp5 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan ini telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPST yang berlangsung pada 12 Juni 2026.

Sebelumnya, NSSS telah membagikan dividen interim senilai Rp71,40 miliar atau Rp3 per saham pada Desember 2025. Dengan demikian, total dividen NSSS 2025 yang dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp190 miliar atau setara Rp8 per saham.

Dividen NSSS 2025 Capai Rp190 Miliar

Pembagian dividen tersebut menunjukkan komitmen perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Total dividen tunai sebesar Rp190 miliar berasal dari kombinasi dividen interim dan dividen final tahun buku 2025.

Dividen final yang akan dibayarkan tahun ini mencapai Rp119 miliar atau Rp5 per saham. Sementara itu, dividen interim yang telah dibagikan sebelumnya sebesar Rp71,40 miliar atau Rp3 per saham.

Nilai dividen final tersebut setara dengan 18,37 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk. Sepanjang tahun buku 2025, NSSS mencatat laba bersih sebesar Rp647,824 miliar.

Selain membagikan dividen kepada pemegang saham, perusahaan juga mempertahankan posisi keuangan yang solid. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp494 miliar.

Di sisi lain, total ekuitas perseroan mencapai Rp1,94 triliun. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap menjalankan strategi bisnis sekaligus menjaga imbal hasil bagi investor.

Jadwal Pembagian Dividen NSSS 2025

Pemegang saham yang ingin memperoleh dividen NSSS 2025 perlu memperhatikan jadwal penting yang telah diumumkan perseroan. Jadwal ini menjadi acuan untuk menentukan hak atas dividen tunai yang akan dibayarkan.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai NSSS:

  • Cum Dividen Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 23 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 24 Juni 2026
  • Cum Dividen Pasar Tunai: 25 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Tunai: 26 Juni 2026
  • Recording Date atau Daftar Pemegang Saham (DPS): 25 Juni 2026
  • Pembayaran Dividen: 10 Juli 2026

Investor yang ingin memperoleh hak dividen harus memiliki saham NSSS sebelum tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi. Karena itu, tanggal cum dividen menjadi salah satu perhatian utama bagi pelaku pasar.

Sementara itu, pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 25 Juni 2026 akan menerima pembayaran dividen sesuai jumlah saham yang dimiliki.

Prospek dan Respons Investor terhadap Dividen NSSS

Keputusan pembagian dividen sering kali menjadi indikator kepercayaan manajemen terhadap kondisi keuangan perusahaan. Dalam kasus NSSS, pembagian dividen dilakukan di tengah kinerja laba yang tetap positif sepanjang tahun buku 2025.

Besarnya dividen yang dibagikan menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan arus kas yang memadai. Selain itu, kebijakan ini juga mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan ekspansi dan penghargaan kepada pemegang saham.

Laba Ditahan Tetap Kuat

Meski membagikan dividen tunai, NSSS masih memiliki saldo laba ditahan yang cukup besar. Posisi laba ditahan sebesar Rp494 miliar dapat menjadi modal bagi perusahaan untuk mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.

Meskipun begitu, investor tetap perlu memperhatikan kinerja operasional dan prospek industri kelapa sawit ke depan. Faktor harga komoditas, permintaan global, serta kondisi ekonomi dapat memengaruhi kinerja perusahaan pada periode berikutnya.

Dengan total dividen NSSS 2025 sebesar Rp8 per saham, para pemegang saham kini tinggal menunggu proses pembayaran yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026. Keputusan tersebut sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada investor sambil menjaga kesehatan keuangan perusahaan dalam jangka panjang.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu