RuangInvest.com, Jakarta – Dividen PT Timah 2025 resmi ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Timah (Persero) Tbk (TINS). Perseroan memutuskan membagikan dividen sebesar Rp656,8 miliar atau setara Rp88,19 per saham kepada para pemegang saham.
Keputusan tersebut menjadi kabar positif bagi investor TINS. Pasalnya, pembagian dividen dilakukan setelah perusahaan berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025.
Berdasarkan harga penutupan saham TINS pada perdagangan Jumat (12/6/2026) di level Rp3.300 per saham, dividend yield yang ditawarkan perseroan mencapai sekitar 2,67 persen. Angka tersebut menjadi salah satu indikator menarik bagi investor yang mengincar pendapatan pasif dari investasi saham.
Dividen PT Timah 2025 Capai Rp656,8 Miliar
PT Timah menetapkan pembagian dividen sebesar Rp656,8 miliar atau 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Adapun laba bersih yang berhasil dibukukan perseroan mencapai Rp1,31 triliun.
Direktur Utama Timah, Restu Widiyantoro, mengatakan pembagian dividen tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga kinerja di tengah dinamika industri pertambangan yang terus berkembang.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai langkah strategis yang dilakukan perusahaan. Mulai dari peningkatan efektivitas operasional, penguatan fundamental bisnis, hingga upaya menjaga daya saing di pasar.
Selain membagikan dividen kepada pemegang saham, perseroan juga menetapkan sisa laba sebesar Rp656,8 miliar sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan ke depan.
Kinerja Keuangan TINS Tumbuh Positif
Kinerja PT Timah sepanjang 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup kuat. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp11,55 triliun.
Nilai tersebut meningkat 6,41 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp10,86 triliun. Peningkatan pendapatan ini menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan laba perusahaan.
Sementara itu, laba usaha PT Timah mencapai Rp1,91 triliun. Di sisi lain, EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp2,76 triliun.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa perusahaan mampu menjaga efisiensi operasional dan menghasilkan profitabilitas yang lebih baik. Karena itu, manajemen optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Produksi dan Penjualan Timah Tetap Solid
Dari sisi operasional, PT Timah juga mencatatkan performa yang cukup baik sepanjang 2025.
Produksi bijih timah mencapai 18.635 ton Sn. Sementara itu, produksi logam timah tercatat sebanyak 17.815 metrik ton.
Selain itu, total penjualan logam timah selama tahun 2025 mencapai 16.634 metrik ton. Angka tersebut menunjukkan permintaan pasar yang masih cukup kuat terhadap produk timah perseroan.
Manajemen menilai kinerja operasional yang stabil menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan. Meskipun begitu, perseroan tetap mewaspadai berbagai tantangan industri yang dapat memengaruhi pasar komoditas global.
Restu Widiyantoro menegaskan bahwa perusahaan akan terus berkomitmen menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, PT Timah juga berupaya memberikan nilai optimal bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
RUPST Umumkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru
Selain menetapkan Dividen PT Timah 2025, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan.
Perubahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola perusahaan serta akselerasi transformasi bisnis yang sedang dijalankan.
Berikut susunan terbaru Direksi PT Timah:
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Restu Widiyantoro
- Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha: Harry Budi Sidharta
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fina Eliani
- Direktur Operasi: Handy Geniardi
- Direktur Produksi dan Komersial: Ilhamsyah Mahendra
- Direktur SDM dan Transformasi Korporasi: Ratih Mayasari
Sementara itu, susunan Dewan Komisaris PT Timah adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama (Independen): Agus Rohman
- Komisaris (Independen): Yuslih Ihza Mahendra
- Komisaris: Rizani Usman
- Komisaris (Independen): M. Hita Tunggal
- Komisaris: Eniya Listiani
Dengan pembagian Dividen PT Timah 2025 serta pertumbuhan kinerja yang positif, perseroan menunjukkan fundamental bisnis yang semakin kuat. Ke depan, perusahaan diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham melalui strategi bisnis yang berkelanjutan.





