RuangInvest.com, Jakarta – Rekomendasi saham MEDC, PGAS, SMDR, dan VKTR menjadi perhatian pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan terbaru. Meskipun mengalami koreksi, peluang penguatan indeks masih terbuka dalam jangka pendek.
IHSG tercatat terkoreksi 0,28 persen ke level 5.886. Pergerakan tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual yang membuat sebagian investor memilih melakukan aksi ambil untung.
Namun, sejumlah analis menilai tren penguatan belum sepenuhnya berakhir. Selama mampu bertahan di area support penting, IHSG masih memiliki kesempatan melanjutkan penguatan menuju area resistance berikutnya.
IHSG Masih Berpeluang Menguji Area 6.065-6.256
Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3. Kondisi ini menunjukkan indeks masih berada dalam fase koreksi yang relatif wajar sebelum melanjutkan pergerakan naik.
Karena itu, peluang penguatan menuju area 6.065 hingga 6.256 masih terbuka. Area tersebut sekaligus menjadi titik pengujian terhadap garis rata-rata pergerakan atau MA20.
Sementara itu, pelaku pasar perlu mencermati level support dan resistance yang menjadi acuan pergerakan indeks dalam jangka pendek.
Level penting IHSG saat ini meliputi:
- Support pertama: 5.594
- Support kedua: 5.344
- Resistance pertama: 5.941
- Resistance kedua: 6.065
Selain itu, pergerakan saham-saham pilihan diperkirakan masih menawarkan peluang trading menarik di tengah fase konsolidasi pasar.
Rekomendasi Saham MEDC: Buy on Weakness
Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berhasil menguat 1,67 persen ke level Rp1.215. Penguatan tersebut didukung oleh munculnya volume pembelian yang cukup baik.
Secara teknikal, posisi MEDC diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Hal ini membuka peluang bagi saham energi tersebut untuk melanjutkan tren penguatannya apabila mampu bertahan di area support.
Target Harga dan Area Beli MEDC
Berikut strategi yang dapat diperhatikan investor:
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Area beli: Rp1.190-Rp1.210
- Target harga pertama: Rp1.290
- Target harga kedua: Rp1.390
- Stoploss: di bawah Rp1.155
Dengan kondisi tersebut, MEDC menjadi salah satu saham yang layak dipantau dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.
Rekomendasi Saham PGAS dan SMDR untuk Trading Buy
Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terkoreksi 2,60 persen ke level Rp1.500. Koreksi tersebut terjadi bersamaan dengan meningkatnya tekanan jual di pasar.
Meski begitu, secara teknikal posisi PGAS diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave 4 dari wave C. Oleh sebab itu, peluang rebound masih terbuka apabila tekanan jual mulai mereda.
Strategi trading yang direkomendasikan untuk PGAS adalah:
- Trading Buy: Rp1.440-Rp1.485
- Target harga pertama: Rp1.570
- Target harga kedua: Rp1.635
- Stoploss: di bawah Rp1.405
Di sisi lain, saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) terkoreksi tipis 0,72 persen ke level Rp274. Menariknya, pergerakan saham ini masih didominasi oleh volume pembelian.
Saat ini, SMDR diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Kondisi tersebut menunjukkan peluang kenaikan masih tersedia selama area support tetap terjaga.
Rekomendasi trading untuk SMDR adalah:
- Trading Buy: Rp270-Rp274
- Target harga pertama: Rp286
- Target harga kedua: Rp296
- Stoploss: di bawah Rp268
Rekomendasi Saham VKTR Saat Tekanan Jual Meningkat
Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menjadi salah satu saham yang mengalami koreksi cukup dalam. Harga saham VKTR turun 4,76 persen ke level Rp600.
Penurunan tersebut disertai dengan munculnya tekanan jual. Namun demikian, secara teknikal saham ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Meskipun begitu, investor masih dapat memanfaatkan pelemahan harga untuk melakukan akumulasi secara bertahap sesuai strategi yang disarankan.
Berikut rekomendasi untuk VKTR:
- Buy on Weakness: Rp585-Rp600
- Target harga pertama: Rp655
- Target harga kedua: Rp695
- Stoploss: di bawah Rp575
Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal saat ini, rekomendasi saham MEDC, PGAS, SMDR, dan VKTR dapat menjadi referensi bagi investor yang mencari peluang di tengah koreksi IHSG. Namun, manajemen risiko tetap perlu diterapkan mengingat volatilitas pasar masih cukup tinggi dan pergerakan indeks masih dipengaruhi sentimen global maupun domestik.





