Kinerja WBSA 2025 Melonjak, Laba Bersih Tumbuh 343 Persen

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – Kinerja WBSA 2025 menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat di tengah meningkatnya kebutuhan layanan logistik nasional. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,1 triliun sepanjang tahun buku 2025.

Pencapaian tersebut mencerminkan kenaikan 20,51 persen dibandingkan realisasi pendapatan pada 2024. Selain itu, perusahaan juga mencatat lonjakan laba bersih yang signifikan hingga 343 persen secara tahunan.

Kinerja positif itu diumumkan manajemen dalam Paparan Publik (Public Expose) yang digelar setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan pada Jumat, 5 Juni 2026.

Kinerja WBSA 2025 Tumbuh Signifikan

PT BSA Logistics Indonesia Tbk berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp2,1 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang berada di bawah level tersebut.

Tidak hanya dari sisi pendapatan, perusahaan juga mampu meningkatkan profitabilitas secara signifikan. WBSA membukukan laba bersih sebesar Rp45,3 miliar sepanjang 2025.

Capaian laba bersih itu melonjak hingga 343 persen dibandingkan tahun buku 2024. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Perseroan dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo, mengatakan hasil tersebut memperlihatkan arah pertumbuhan perusahaan yang terus berlanjut.

Menurutnya, peningkatan pendapatan dan laba menjadi bukti keberhasilan strategi ekspansi serta penguatan layanan logistik terintegrasi yang dijalankan perusahaan.

“Capaian ini menegaskan trajektori pertumbuhan WBSA sebagai penyedia jasa logistik terintegrasi yang terus memperluas skala operasionalnya secara konsisten,” ujar Edwin dalam Public Expose Perseroan.

RUPS Setujui Sejumlah Agenda Strategis

Selain memaparkan kinerja keuangan, Perseroan juga menyampaikan hasil pelaksanaan RUPS yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham.

Beberapa agenda penting yang disahkan meliputi pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tahun buku 2025. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026.

Sementara itu, RUPS juga menetapkan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajemen turut menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi kepada investor dan pemegang saham.

Perubahan Status Menjadi PMDN

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui perubahan status hukum Perseroan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Keputusan tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi bisnis di pasar domestik. Selain itu, perubahan status juga diharapkan dapat mendukung fleksibilitas pengembangan usaha ke depan.

Ekspansi Operasional Perkuat Pertumbuhan

Sepanjang 2025, WBSA juga berhasil menyelesaikan sejumlah proyek ekspansi yang menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Salah satu langkah penting adalah pembukaan cabang baru di Makassar. Kehadiran cabang tersebut bertujuan memperkuat penetrasi pasar di kawasan Indonesia Timur yang terus berkembang.

Selain itu, perusahaan juga telah merampungkan pembangunan gudang baru seluas 5.000 meter persegi di kawasan Cakung, Jakarta.

Fasilitas baru tersebut menambah kapasitas penyimpanan Perseroan. Dengan kapasitas yang lebih besar, WBSA dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas layanan kepada pelanggan.

Manajemen menilai ekspansi tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis pada tahun-tahun mendatang.

Prospek Industri Logistik Masih Menjanjikan

Memasuki 2026, manajemen WBSA tetap optimistis terhadap prospek industri logistik nasional. Meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan sektor ini.

Selain itu, permintaan terhadap layanan logistik end-to-end dan multimoda terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut dinilai selaras dengan kompetensi inti yang dimiliki WBSA.

Perusahaan melihat peluang besar untuk memperdalam penetrasi pasar domestik. Karena itu, strategi penguatan jaringan distribusi dan peningkatan kapasitas operasional akan terus dilanjutkan.

Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital juga mendorong kebutuhan layanan logistik yang lebih cepat dan efisien. Hal ini membuka ruang pertumbuhan baru bagi pelaku usaha logistik nasional.

Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh investor dan pemegang saham yang telah memberikan dukungan kepada Perseroan sejak proses penawaran umum perdana saham hingga penyelenggaraan RUPS.

“Kami berterima kasih dan apresiasi atas kepercayaan dan partisipasi publik yang luar biasa, mulai dari proses IPO hingga suksesnya penyelenggaraan RUPS hari ini. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders,” ujar Edwin.

Dengan kinerja WBSA 2025 yang tumbuh kuat, dukungan ekspansi operasional, serta prospek industri yang tetap positif, Perseroan optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan dan meningkatkan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan pada tahun-tahun mendatang.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu