Dividen Unilever Indonesia 2025 Capai Rp7,63 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp201 per Saham

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – Dividen Unilever Indonesia 2025 resmi disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang digelar pada Kamis (4/6/2026). Perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar Rp7,63 triliun atau setara Rp201 per saham kepada para pemegang saham.

Keputusan tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada investor. Total dividen yang dibagikan mencerminkan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio sebesar 100 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

Pembagian dividen ini menjadi perhatian pasar karena dilakukan di tengah upaya perseroan memperkuat fundamental bisnis. Manajemen menilai kebijakan tersebut tetap sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang dan pengelolaan modal yang disiplin.

Dividen Unilever Indonesia 2025 Disetujui RUPST

RUPST UNVR menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp7,63 triliun kepada pemegang saham. Nilai tersebut setara dengan Rp201 per saham dan berasal dari laba bersih perseroan tahun buku 2025.

Sepanjang tahun 2025, Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih sebesar Rp31,9 triliun. Sementara itu, laba bersih dari operasi yang dilanjutkan mencapai Rp3,5 triliun.

Kinerja tersebut tidak termasuk kontribusi dari bisnis Es Krim dan Teh SariWangi. Meski menghadapi berbagai tantangan pasar, perusahaan tetap mampu menjaga profitabilitas dan arus kas yang mendukung kebijakan pembagian dividen penuh.

Selain menyetujui pembagian laba, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025. Dalam agenda yang sama, RUPST menetapkan akuntan publik untuk tahun buku 2026 serta menyetujui pengangkatan kembali anggota direksi.

Rincian Pembagian Dividen kepada Pemegang Saham

Manajemen menjelaskan bahwa total dividen Rp201 per saham terdiri atas dividen interim dan dividen final.

Komponen Dividen Tahun Buku 2025

  • Dividen interim sebesar Rp87 per saham.
  • Nilai dividen interim sekitar Rp3,30 triliun.
  • Dividen interim telah dibayarkan pada 30 Desember 2025.
  • Dividen final sebesar Rp114 per saham.
  • Nilai dividen final mencapai Rp4,33 triliun.
  • Dividen final akan dibayarkan pada 30 Juni 2026 kepada pemegang saham yang berhak.

Dengan pembagian tersebut, total Dividen Unilever Indonesia 2025 mencapai Rp7,63 triliun. Angka ini sekaligus menunjukkan konsistensi perseroan dalam memberikan pengembalian kepada investor.

Di sisi lain, kebijakan pembagian laba penuh juga menjadi sinyal kepercayaan manajemen terhadap kondisi keuangan perusahaan. Investor umumnya memperhatikan rasio pembayaran dividen sebagai salah satu indikator kesehatan arus kas dan stabilitas bisnis.

Manajemen Tegaskan Komitmen Ciptakan Nilai Berkelanjutan

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menyatakan bahwa rasio pembayaran dividen sebesar 100 persen mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga menunjukkan disiplin perseroan dalam mengelola alokasi modal. Karena itu, perusahaan tetap dapat menjaga keseimbangan antara pemberian dividen dan pengembangan bisnis jangka panjang.

Benjie menegaskan bahwa ketahanan operasional dan fundamental bisnis menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan tersebut. Manajemen optimistis perusahaan mampu mempertahankan daya saing di tengah perubahan kondisi pasar.

“Kami percaya bahwa keseimbangan antara pembayaran dividen yang optimal dan kinerja jangka panjang merupakan fondasi penting dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan,” ujar Benjie dalam keterangan resminya.

Meskipun begitu, perusahaan tetap fokus pada berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat posisi merek di pasar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan.

Prospek Bisnis Unilever Indonesia ke Depan

Ke depan, Unilever Indonesia menegaskan akan terus memperkuat fundamental bisnis. Perseroan juga berkomitmen mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, menguntungkan, konsisten, dan kompetitif.

Sementara itu, dinamika pasar yang terus berubah menjadi tantangan yang harus dihadapi perusahaan. Namun, manajemen yakin strategi yang dijalankan saat ini dapat mendukung kinerja jangka panjang.

Selain fokus pada profitabilitas, perusahaan juga berupaya meningkatkan relevansi produk dan memperkuat hubungan dengan konsumen. Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga pertumbuhan penjualan serta memperkuat posisi perusahaan di industri barang konsumsi.

Dengan disetujuinya Dividen Unilever Indonesia 2025 sebesar Rp7,63 triliun, perseroan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan nilai kepada pemegang saham. Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa perusahaan tetap percaya diri menghadapi peluang dan tantangan bisnis pada tahun-tahun mendatang.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu