Laba Bersih RISE Melonjak 273 Persen pada Semester I-2026

Dwi Prakoso

Proyek properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) yang mendukung kenaikan laba bersih semester I-2026.

RuangInvest.com, JakartaLaba Bersih RISE Melonjak 273 Persen menjadi sorotan setelah PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) membukukan kinerja yang jauh lebih tinggi pada semester I-2026. Emiten properti milik Hermanto Tanoko tersebut mencatat laba bersih sebesar Rp123,5 miliar atau naik 273 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan perseroan yang mencapai Rp287 miliar sepanjang enam bulan pertama 2026. Angka ini tumbuh 34 persen secara tahunan dan menunjukkan strategi diversifikasi bisnis mulai memberikan hasil nyata.

Selain itu, pertumbuhan tersebut memperlihatkan bahwa RISE mampu menjaga momentum ekspansi di tengah dinamika industri properti. Perseroan juga optimistis tren positif ini akan berlanjut hingga semester II-2026 melalui sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan.

Pendapatan RISE Tumbuh Berkat Diversifikasi Bisnis

Presiden Direktur PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Budi Agusti, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam mengembangkan portofolio bisnis secara berkelanjutan.

Menurutnya, RISE kini memiliki lima lini usaha utama yang saling melengkapi. Kelima segmen tersebut terdiri atas Integrated City, Community Living, Business Districts, Industrial Park & Logistic, serta Hotel, MICE & Leisure.

Diversifikasi tersebut menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang. Selain meningkatkan fundamental bisnis, strategi ini juga membuat perusahaan lebih tangguh menghadapi perubahan kondisi pasar properti.

Budi menilai pengembangan berbagai segmen bisnis mulai menunjukkan hasil optimal. Karena itu, perseroan akan terus mempercepat pembangunan proyek-proyek strategis agar mampu menciptakan sumber pendapatan baru pada masa mendatang.

Industrial Park Jadi Kontributor Terbesar

Segmen Industrial Park & Logistic menjadi penyumbang pendapatan terbesar sepanjang semester I-2026. Nilainya mencapai Rp157,7 miliar atau sekitar 55 persen dari total pendapatan perusahaan.

Sementara itu, pertumbuhan segmen ini sangat mencolok karena melonjak hingga 878 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh penjualan lahan kawasan industri dan fasilitas pergudangan modern.

Di sisi lain, segmen Hotel, MICE & Leisure menyumbang pendapatan sekitar Rp85 miliar atau setara 30 persen dari total pendapatan. Kinerja ini didukung meningkatnya aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai acara, serta pemulihan sektor pariwisata.

Adapun segmen Business Districts berkontribusi sekitar Rp20 miliar atau sekitar 7 persen terhadap total pendapatan perusahaan. Sementara itu, Community Living memberikan kontribusi sekitar 8 persen.

Meskipun porsinya masih relatif kecil, segmen Community Living memiliki peluang pertumbuhan yang cukup besar. Hal tersebut terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap proyek hunian terbaru yang dikembangkan perseroan.

Penjualan Hunian Baru Berjalan Positif

Pada Juni 2026, RISE berhasil menjual 27 unit hunian tipe RUBY di kawasan Grand Sunrise Menganti, Gresik. Seluruh unit tersebut terjual dalam waktu kurang dari satu bulan sejak resmi diluncurkan.

Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa permintaan terhadap produk residensial perusahaan masih cukup tinggi. Karena itu, manajemen berencana melanjutkan pengembangan kawasan tersebut melalui peluncuran tipe hunian baru pada semester kedua tahun ini.

Selain penjualan hunian, perusahaan juga telah menyelesaikan sejumlah proyek strategis yang mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan.

Beberapa proyek tersebut meliputi:

  • Solaris Villa Bali.
  • Solaris Villa Malang.
  • Driving Range Taman Dayu.
  • VASA Gubeng Surabaya.

Penyelesaian proyek-proyek tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat pertumbuhan pendapatan perusahaan sepanjang semester pertama 2026.

Semester II-2026 Diproyeksikan Tetap Positif

Memasuki semester II-2026, RISE menyiapkan beberapa proyek baru sebagai motor pertumbuhan berikutnya. Langkah ini diharapkan mampu menjaga momentum peningkatan kinerja hingga akhir tahun.

Beberapa proyek strategis yang akan dikembangkan meliputi:

  • Tanrise Industrial Park Palembang.
  • VASA Ubud Bali.
  • Tanrise Bandung.

Manajemen meyakini proyek-proyek tersebut akan memperluas sumber pendapatan sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang dengan portofolio bisnis yang terintegrasi.

Budi Agusti mengatakan fundamental bisnis perusahaan kini semakin kuat. Selain itu, sumber pendapatan juga semakin berimbang berkat kontribusi dari berbagai lini usaha yang dimiliki perseroan.

Dengan pipeline proyek yang terus berkembang, perusahaan optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang semester kedua 2026.

Prospek untuk Investor

Kinerja semester I-2026 menunjukkan fundamental PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk semakin solid. Lonjakan laba bersih hingga 273 persen menjadi sinyal bahwa strategi diversifikasi bisnis berjalan efektif.

Selain itu, dominasi segmen kawasan industri menunjukkan perusahaan mampu menangkap peluang dari meningkatnya kebutuhan lahan industri dan logistik. Pada saat yang sama, pemulihan sektor hotel dan pariwisata turut memperkuat struktur pendapatan.

Di sisi lain, pipeline proyek baru di Palembang, Bali, dan Bandung berpotensi menjadi katalis pertumbuhan dalam beberapa tahun ke depan. Jika realisasi proyek berjalan sesuai target, pendapatan perusahaan berpeluang terus meningkat.

Bagi investor, RISE menjadi salah satu emiten properti yang layak dicermati karena memiliki sumber pendapatan yang semakin beragam, proyek yang terus berkembang, serta prospek pertumbuhan yang masih terbuka. Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan perkembangan industri properti, kondisi ekonomi, serta realisasi penjualan proyek pada semester kedua sebelum mengambil keputusan investasi.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu