Dividen Saham SPMA Rasio 100:30, Simak Jadwal Lengkap Pembagiannya

Dwi Prakoso

RuangInvest.com – Surabaya — Dividen Saham SPMA resmi akan dibagikan kepada para pemegang saham setelah PT Suparma Tbk memutuskan melakukan kapitalisasi saldo laba menjadi saham baru. Aksi korporasi tersebut dilakukan dengan rasio 100:30, sehingga setiap pemegang 100 saham lama berhak memperoleh 30 saham baru.

Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026. Melalui skema ini, perseroan menerbitkan sebanyak 1.230.095.230 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Meski tidak membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025, perusahaan tetap memberikan nilai tambah kepada pemegang saham melalui pembagian dividen saham. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi usaha.

Dividen Saham SPMA Dibagikan Lewat Kapitalisasi Saldo Laba

PT Suparma Tbk (SPMA) akan membagikan dividen saham yang berasal dari kapitalisasi saldo laba. Perseroan menetapkan rasio pembagian sebesar 100:30 atau setiap 100 saham lama akan memperoleh 30 saham baru.

Secara keseluruhan, perusahaan akan menerbitkan sebanyak 1.230.095.230 saham baru. Nilai kapitalisasi yang digunakan dalam aksi korporasi tersebut mencapai sekitar Rp492,03 miliar.

Kebijakan ini dipilih sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham tanpa mengurangi fleksibilitas keuangan perusahaan. Selain itu, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi modal sekaligus meningkatkan likuiditas perdagangan saham SPMA di Bursa Efek Indonesia.

Di sisi lain, pembagian dividen saham juga tidak mengubah total nilai investasi yang dimiliki pemegang saham. Namun, jumlah saham yang dimiliki investor akan bertambah sesuai rasio yang telah ditetapkan.

SPMA Tidak Membagikan Dividen Tunai Tahun Buku 2025

Dalam RUPST yang berlangsung pada 30 Juni 2026, manajemen juga memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham.

Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan menyisihkan dana cadangan wajib sebesar Rp20 miliar. Sementara itu, sisa laba komprehensif tahun berjalan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan serta mendukung berbagai program investasi.

Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF). Selain itu, perusahaan juga akan membangun fasilitas pendukung untuk Mesin Kertas Nomor 11.

Tidak hanya itu, investasi juga diarahkan pada peningkatan kualitas mesin pengolahan bahan baku kertas bekas atau de-inking machine. Perseroan turut mengalokasikan anggaran untuk mesin cetak, instrumen analitik Quality Assurance (QA), serta pembangunan gedung kantor.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

Laba Komprehensif SPMA Naik pada 2025

Kinerja keuangan PT Suparma Tbk sepanjang 2025 menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan membukukan laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp104,8 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar 1,6 persen dibandingkan capaian laba komprehensif pada 2024.

Walaupun kenaikan laba relatif terbatas, perusahaan memilih mengutamakan penguatan modal dibandingkan membagikan dividen tunai. Karena itu, strategi pembagian dividen saham dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan ekspansi usaha saat ini.

Selain menjaga kesehatan keuangan, perusahaan juga berupaya meningkatkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

Jadwal Lengkap Dividen Saham SPMA

Bagi investor yang ingin memperoleh hak atas Dividen Saham SPMA, terdapat beberapa tanggal penting yang perlu diperhatikan.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen saham SPMA:

  • Cum Dividen Saham di Pasar Reguler dan Negosiasi: 8 Juli 2026
  • Ex Dividen Saham di Pasar Reguler dan Negosiasi: 9 Juli 2026
  • Cum Dividen Saham di Pasar Tunai: 10 Juli 2026
  • Recording Date atau Daftar Pemegang Saham yang Berhak: 10 Juli 2026
  • Ex Dividen Saham di Pasar Tunai: 13 Juli 2026
  • Distribusi Dividen Saham kepada Pemegang Saham: 30 Juli 2026

Investor yang ingin memperoleh saham bonus tersebut harus memastikan kepemilikan saham SPMA sebelum tanggal ex dividen di pasar reguler. Dengan demikian, nama investor akan tercatat dalam daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen saham.

Pembagian Dividen Saham SPMA menjadi salah satu aksi korporasi yang menarik perhatian pelaku pasar pada pertengahan 2026. Meskipun tidak ada dividen tunai, penambahan jumlah saham melalui kapitalisasi saldo laba memberikan alternatif imbal hasil bagi pemegang saham sekaligus mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Selain itu, fokus investasi pada peningkatan kapasitas produksi diharapkan mampu memperkuat fundamental perseroan dan membuka peluang pertumbuhan bisnis pada masa mendatang.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu