Dividen MAIN 2025 Rp52 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

Dwi Prakoso

RuangInvest.com – JAKARTA – Dividen MAIN 2025 resmi ditetapkan sebesar Rp52 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Malindo Feedmill Tbk yang digelar pada 25 Mei 2026. Keputusan ini menjadi kabar positif bagi investor yang menantikan pembagian laba emiten sektor pakan ternak tersebut.

Pembagian dividen tunai itu berasal dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp395 miliar. Dari total laba tersebut, perseroan mengalokasikan sekitar 29 persen atau setara Rp115 miliar untuk dividen tunai kepada pemegang saham.

Sementara itu, sisa laba perusahaan akan dicatat sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan kebutuhan operasional perseroan. Langkah ini dinilai mencerminkan posisi keuangan MAIN yang tetap solid di tengah dinamika industri pakan ternak nasional.

Dividen MAIN 2025 Capai Rp115 Miliar

PT Malindo Feedmill Tbk menetapkan total dividen tunai sebesar Rp115 miliar untuk tahun buku 2025. Dengan keputusan tersebut, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp52 per saham.

Besaran dividen itu telah disetujui para pemegang saham dalam agenda RUPST yang berlangsung pada 25 Mei 2026. Perseroan juga menegaskan bahwa pembagian dividen tetap memperhatikan kondisi keuangan perusahaan dan rencana ekspansi bisnis ke depan.

Selain itu, MAIN masih memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,05 triliun. Total ekuitas perusahaan tercatat mencapai Rp2,87 triliun hingga akhir tahun buku 2025.

Kondisi tersebut menunjukkan fundamental perusahaan yang masih cukup kuat. Di sisi lain, pembagian dividen juga menjadi sinyal positif atas kemampuan perseroan menjaga profitabilitas di tengah fluktuasi harga bahan baku dan tantangan industri peternakan.

Analis menilai kebijakan dividen MAIN 2025 dapat meningkatkan sentimen positif investor terhadap saham sektor consumer dan agribisnis. Apalagi, perseroan tetap mampu menjaga rasio pembayaran dividen dalam level yang sehat.

Jadwal Lengkap Dividen MAIN 2025

Investor perlu memperhatikan jadwal pembagian dividen MAIN 2025 agar tidak melewatkan hak atas dividen tunai tersebut. Dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date 9 Juni 2026.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai MAIN:

  • Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 5 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 8 Juni 2026
  • Cum Dividen Pasar Tunai: 9 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Tunai: 10 Juni 2026
  • Recording Date atau DPS: 9 Juni 2026
  • Pembayaran Dividen: 29 Juni 2026

Bagi investor yang ingin memperoleh dividen MAIN 2025, pembelian saham terakhir di pasar reguler dilakukan sebelum tanggal ex dividen. Karena itu, investor perlu memperhatikan waktu transaksi agar tetap tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen.

Sementara itu, pembayaran dividen dijadwalkan masuk ke rekening investor pada 29 Juni 2026. Dana tersebut akan langsung disalurkan melalui rekening efek masing-masing pemegang saham.

Cara Investor Mendapatkan Dividen MAIN

Untuk memperoleh dividen MAIN 2025, investor perlu memastikan saham MAIN masih dimiliki hingga cum dividen berakhir. Jika saham dijual setelah tanggal ex dividen, investor tetap berhak menerima pembagian dividen.

Berikut langkah singkat agar investor mendapatkan dividen:

  • Membeli saham MAIN sebelum ex dividen
  • Memastikan saham tercatat saat recording date
  • Menyimpan saham di rekening efek
  • Menunggu pembayaran dividen pada 29 Juni 2026

Prospek Bisnis MAIN Masih Menarik

Kinerja PT Malindo Feedmill Tbk dinilai masih memiliki prospek menarik seiring meningkatnya kebutuhan produk peternakan domestik. Permintaan pakan ternak dan produk unggas diperkirakan tetap tumbuh pada 2026.

Selain itu, stabilisasi harga bahan baku seperti jagung dan soybean meal juga berpotensi menjaga margin keuntungan perusahaan. Kondisi tersebut dapat mendukung keberlanjutan kinerja keuangan MAIN pada tahun berjalan.

Di sisi lain, pembagian dividen MAIN 2025 menunjukkan perusahaan tetap mampu menjaga arus kas dan struktur modal dengan baik. Hal ini penting untuk mempertahankan kepercayaan investor di pasar modal.

Meskipun begitu, pelaku pasar tetap perlu mencermati tantangan industri, termasuk fluktuasi harga komoditas global dan daya beli masyarakat. Faktor tersebut dapat memengaruhi konsumsi produk unggas dan kinerja emiten sektor pakan ternak.

Namun demikian, keputusan pembagian dividen tunai dinilai menjadi salah satu katalis positif bagi saham MAIN dalam jangka menengah. Investor kini menantikan strategi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan bisnis sepanjang 2026.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu