DEWA Dirikan Tiga Anak Usaha Baru untuk Perluas Bisnis

Dwi Prakoso

DEWA dirikan tiga anak usaha baru di sektor kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality

RuangInvest.com, JAKARTA – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dirikan tiga anak usaha baru sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis. Langkah ini dilakukan untuk memperluas lini usaha ke sektor kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality sekaligus memperkuat struktur perusahaan melalui entitas anak.

Ketiga perusahaan tersebut resmi didirikan pada 17 Juli 2026. Masing-masing adalah PT DH Listrik, PT DH Infrastruktur, dan PT DH Arunika Hospitality. Pembentukan ketiga entitas itu diumumkan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah ekspansi tersebut menunjukkan bahwa Darma Henwa tidak hanya berfokus pada bisnis jasa pertambangan. Sebaliknya, perusahaan mulai memperluas sumber pendapatan ke sektor lain yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan dalam jangka panjang.

DEWA Dirikan Tiga Anak Usaha Baru Sebagai Strategi Ekspansi

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Darma Henwa Tbk, Mukson Arif Rosyidi, mengatakan pendirian tiga perusahaan baru merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha dan investasi perseroan.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memperluas lini bisnis sekaligus memperkuat struktur usaha melalui anak perusahaan. Selain itu, ekspansi ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru yang mampu mendukung pertumbuhan perusahaan pada masa mendatang.

Mukson menjelaskan bahwa ketiga perusahaan akan bergerak di sektor yang berbeda. Dengan demikian, masing-masing entitas memiliki peran strategis untuk mendukung diversifikasi bisnis Darma Henwa.

Perseroan juga menilai pengembangan bisnis di luar sektor inti dapat meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam menghadapi perubahan kondisi industri. Karena itu, strategi diversifikasi menjadi salah satu fokus penting perusahaan.

Fokus Bisnis Tiga Anak Usaha Baru DEWA

PT DH Listrik akan menjalankan kegiatan usaha di bidang pembangkitan tenaga listrik. Selain itu, perusahaan juga akan bergerak dalam penyediaan tenaga listrik dalam satu kesatuan serta berbagai aktivitas penunjang ketenagalistrikan lainnya.

Struktur kepemilikan saham PT DH Listrik terdiri atas PT DH Investindo sebesar 99,90 persen. Sementara itu, PT Cipta Multi Prima memiliki sisa kepemilikan sebesar 0,10 persen.

Di sisi lain, PT DH Infrastruktur akan fokus pada bisnis layanan kepelabuhanan laut. Perusahaan ini juga akan menjalankan usaha pergudangan dan penyimpanan, angkutan laut dalam negeri untuk barang umum maupun barang khusus, serta berbagai jasa penunjang transportasi laut dan darat.

Komposisi kepemilikan saham PT DH Infrastruktur sama dengan PT DH Listrik. PT DH Investindo menguasai 99,90 persen saham, sedangkan PT Cipta Multi Prima memiliki 0,10 persen.

Sementara itu, PT DH Arunika Hospitality akan bergerak di bidang jasa manajemen akomodasi dan perhotelan. Perusahaan ini juga akan menyediakan layanan jasa boga, penyediaan makanan, jasa kebersihan, konsultasi manajemen, konsultasi bisnis pariwisata, konsultasi perdagangan, hingga penyediaan tenaga kerja sementara.

Adapun struktur kepemilikan saham PT DH Arunika Hospitality juga serupa. Perseroan melalui PT DH Investindo memiliki 99,90 persen saham, sedangkan PT Cipta Multi Prima menguasai 0,10 persen.

Diversifikasi Bisnis Berpotensi Menambah Sumber Pendapatan

Ekspansi ke tiga sektor berbeda menunjukkan upaya Darma Henwa untuk membangun portofolio bisnis yang lebih beragam. Selama ini, perusahaan dikenal sebagai penyedia jasa pertambangan. Namun, kondisi industri yang bersifat siklik membuat diversifikasi menjadi langkah strategis.

Sektor kelistrikan dinilai memiliki prospek yang menarik seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional. Selain itu, pembangunan infrastruktur logistik dan pelabuhan masih menjadi prioritas dalam mendukung aktivitas industri di berbagai daerah.

Sementara itu, sektor hospitality juga memiliki peluang pertumbuhan sejalan dengan meningkatnya aktivitas bisnis, proyek industri, dan mobilitas masyarakat. Oleh sebab itu, kombinasi tiga sektor tersebut dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi perseroan dalam jangka panjang.

Meski demikian, keberhasilan strategi ini tetap bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengeksekusi proyek, memperoleh kontrak baru, serta menjaga efisiensi operasional setiap anak usaha.

Prospek Saham DEWA untuk Investor

Bagi investor, pendirian tiga anak usaha baru dapat dipandang sebagai sinyal bahwa Darma Henwa tengah mempersiapkan pertumbuhan bisnis yang lebih luas. Diversifikasi usaha berpotensi mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap satu sektor sehingga profil bisnis menjadi lebih seimbang.

Beberapa poin yang dapat menjadi perhatian investor antara lain:

  • Diversifikasi bisnis dapat membuka sumber pendapatan baru.
  • Ekspansi ke sektor kelistrikan dan infrastruktur sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
  • Kehadiran anak usaha baru dapat memperluas peluang kerja sama dan investasi.
  • Investor tetap perlu mencermati realisasi proyek dan kontribusi pendapatan dari masing-masing entitas.
  • Kinerja keuangan pada laporan keuangan mendatang menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan strategi ekspansi ini.

Selain itu, investor juga perlu memperhatikan perkembangan belanja modal, tingkat profitabilitas, serta kemampuan perusahaan mengelola bisnis baru. Dengan demikian, keputusan investasi dapat dilakukan berdasarkan fundamental perusahaan, bukan hanya sentimen pasar.

Secara keseluruhan, langkah DEWA dirikan tiga anak usaha baru mencerminkan strategi perusahaan dalam memperluas cakupan bisnis dan membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang. Jika ekspansi ini berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Darma Henwa akan memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam sehingga mampu meningkatkan nilai perusahaan di masa depan.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu