RuangInvest.com, Jakarta – Danamon salurkan pinjaman Rp500 miliar ke Akulaku Finance sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pembiayaan digital di Indonesia. Dukungan pendanaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pembiayaan perusahaan sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Kesepakatan pembiayaan ini melibatkan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Akulaku Finance Indonesia. Dana yang diberikan berbentuk fasilitas modal kerja yang akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis pembiayaan digital di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis teknologi.
Langkah tersebut juga mencerminkan semakin eratnya kolaborasi antara industri perbankan dan perusahaan multifinance digital. Selain itu, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Danamon dalam memperluas dukungan terhadap ekosistem keuangan yang terus berkembang di Indonesia.
Danamon Perkuat Dukungan ke Sektor Pembiayaan Digital
PT Bank Danamon Indonesia Tbk menilai sektor pembiayaan digital memiliki peran penting dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional. Karena itu, perusahaan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis yang mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Akulaku Finance merupakan bagian dari ekosistem Akulaku Group dan telah menjadi salah satu mitra strategis Danamon. Dukungan pendanaan sebesar Rp500 miliar ini diharapkan mampu memperkuat struktur pendanaan perusahaan sekaligus meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan kepada konsumen.
Direktur Global Alliance Strategy Danamon, Jin Yoshida, mengatakan kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih holistik dan sesuai kebutuhan nasabah.
Menurutnya, sektor pembiayaan digital memiliki kontribusi besar dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan cepat dan mudah. Oleh sebab itu, Danamon melihat peluang besar untuk terus mendukung pertumbuhan industri tersebut.
“Danamon melihat kerja sama dengan PT Akulaku Finance Indonesia sebagai langkah strategis dalam memperkuat dukungan pembiayaan kepada sektor multifinance berbasis teknologi di Indonesia. Melalui penyediaan fasilitas modal kerja ini, kami berharap dapat memperkuat kapasitas pendanaan Akulaku Finance Indonesia dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Jin Yoshida dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).
Dana Akan Digunakan untuk Modal Kerja
Sementara itu, Akulaku Finance menyebut fasilitas pendanaan dari Danamon akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan. Kebutuhan tersebut meningkat seiring pertumbuhan permintaan layanan pembiayaan digital di berbagai segmen masyarakat.
Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, mengatakan dukungan tersebut akan membantu perusahaan menghadirkan layanan pembiayaan yang lebih relevan dan kompetitif.
Menurut Perry, kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital terus berkembang. Karena itu, perusahaan membutuhkan sumber pendanaan yang kuat agar mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan.
“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas perusahaan dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan bagi berbagai segmen masyarakat,” kata Perry.
Selain itu, ia menilai kerja sama tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga perbankan dan perusahaan pembiayaan digital dalam memenuhi kebutuhan layanan keuangan modern.
Sinergi Perbankan dan Fintech Semakin Penting
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang cepat, aman, dan mudah dijangkau. Di sisi lain, perusahaan pembiayaan digital membutuhkan dukungan pendanaan yang kuat agar mampu menjaga ekspansi bisnis.
Kolaborasi Dorong Inklusi Keuangan
Kolaborasi antara bank dan perusahaan pembiayaan digital dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperluas layanan keuangan formal. Melalui sinergi tersebut, masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas dengan proses yang semakin efisien.
Perry menambahkan bahwa kerja sama dengan Danamon juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur pendanaan secara optimal. Dengan fondasi pendanaan yang lebih kuat, Akulaku Finance berharap mampu meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Sementara itu, Danamon terus memperluas perannya sebagai institusi keuangan yang didukung oleh MUFG Bank, Ltd. Melalui berbagai kolaborasi strategis, perusahaan berupaya menghadirkan solusi keuangan yang mampu menjawab kebutuhan nasabah di berbagai sektor ekonomi.
Dengan adanya kesepakatan ini, kedua perusahaan optimistis dapat menghadirkan layanan pembiayaan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Indonesia.
Ke depan, sinergi antara perbankan dan perusahaan pembiayaan digital diperkirakan akan semakin penting. Pasalnya, perkembangan teknologi finansial terus membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mendapatkan akses layanan keuangan yang lebih cepat, fleksibel, dan terjangkau. Melalui langkah seperti Danamon salurkan pinjaman Rp500 miliar ke Akulaku Finance, sektor keuangan nasional diharapkan semakin siap menghadapi kebutuhan ekonomi digital yang terus berkembang.





