Daftar Isi 23 bagian
RuangInvest.com – Jakarta, memahami jenis portofolio di aplikasi Bibit dapat membantu investor mengatur keuangan dengan lebih terarah. Setiap orang memiliki tujuan finansial yang berbeda, mulai dari menyiapkan dana darurat hingga mengumpulkan dana pensiun. Karena itu, investor perlu memilih portofolio yang sesuai dengan kebutuhan dan jangka waktu investasinya.
Bibit menerapkan pendekatan Goal-Based Investing atau investasi berdasarkan tujuan keuangan. Pendekatan ini membantu pengguna memisahkan dana berdasarkan kebutuhan tertentu. Dengan demikian, investor dapat memantau perkembangan setiap tujuan tanpa mencampurkan seluruh aset dalam satu kelompok.
Selain reksa dana, aplikasi Bibit juga menyediakan portofolio untuk saham, obligasi, Stable Earn, dan kebutuhan institusi. Setiap jenis memiliki fungsi serta karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengenali setiap portofolio sebelum mulai berinvestasi atau mengatur kembali aset yang sudah kamu miliki.
Mengenal Jenis Portofolio di Aplikasi Bibit
Bibit menyediakan beberapa jenis portofolio untuk membantu pengguna mengelola investasi sesuai tujuan. Sebagian portofolio berfokus pada kebutuhan pribadi, sedangkan jenis lainnya menampung transaksi saham, obligasi, atau investasi melalui mitra.
1. Bibit Darurat
Bibit Darurat membantu kamu menyiapkan dana untuk menghadapi kebutuhan mendesak. Misalnya, kamu mungkin memerlukan uang untuk biaya perbaikan kendaraan, kebutuhan rumah tangga yang mendadak, atau kondisi lain yang membutuhkan dana cepat.
Sebelum mengejar tujuan finansial lain, sebaiknya kamu menyiapkan dana darurat setara 3–12 bulan pengeluaran. Besarnya dana bergantung pada kebutuhan hidup, kestabilan pendapatan, dan tanggungan keluarga.
Portofolio ini hanya menerima reksa dana pasar uang sesuai ketentuan yang dijelaskan Bibit. Instrumen tersebut memiliki likuiditas relatif tinggi dan risiko yang cenderung lebih rendah dibandingkan saham. Meski begitu, reksa dana pasar uang tetap memiliki risiko dan tidak menjamin keuntungan atau pencairan instan dalam setiap keadaan.
Kamu juga dapat membuat lebih dari satu portofolio Bibit Darurat untuk memisahkan kebutuhan sendiri dan anggota keluarga, seperti pasangan atau orang tua. Cara ini membantu kamu mengawasi alokasi dana setiap orang secara lebih teratur.
2. Bibit Goals
Bibit Goals cocok untuk mengumpulkan dana bagi tujuan keuangan yang jelas. Kamu dapat menggunakannya untuk merencanakan pembelian rumah, membeli kendaraan, membiayai pernikahan, berlibur, atau menyiapkan pendidikan anak.
Pada portofolio ini, kamu dapat memilih produk investasi sendiri atau mengikuti rekomendasi Robo. Robo membantu menyusun pilihan investasi berdasarkan informasi profil risiko dan tujuan yang kamu masukkan. Namun, kamu tetap perlu memahami risiko produk sebelum melakukan pembelian.
Selain itu, kamu bisa membuat beberapa portofolio Goals untuk memisahkan setiap target keuangan. Misalnya, satu portofolio berfokus pada biaya pendidikan, sedangkan portofolio lain menampung tabungan untuk membeli rumah.
Jika tujuanmu berubah, kamu dapat menyesuaikan nama dan ikon portofolio. Bibit juga menyediakan opsi untuk mengubah portofolio Goals menjadi Bibit Bareng agar kamu dapat menabung bersama teman, pasangan, atau keluarga. Namun, SBN dan Obligasi FR tidak dapat dimasukkan ke portofolio Bibit Bareng.
3. Bibit Pensiun
Bibit Pensiun membantu kamu menyiapkan dana untuk memenuhi kebutuhan hidup setelah berhenti bekerja. Semakin awal kamu memulai, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mengembangkan dana melalui investasi.
Langkah pertama, tentukan usia pensiun yang kamu inginkan. Selanjutnya, perkirakan kebutuhan bulanan saat pensiun dan hitung jumlah dana yang perlu kamu kumpulkan setiap bulan.
Kamu dapat memilih produk investasi sendiri atau mengikuti rekomendasi Robo. Pilih instrumen dengan mempertimbangkan jangka waktu, toleransi risiko, dan kemampuan menyisihkan uang secara rutin. Kamu juga dapat membuat lebih dari satu portofolio untuk memisahkan kebutuhan pensiun sendiri dan keluarga.
Selain membantu persiapan masa tua, perencanaan ini dapat mengurangi ketergantungan finansial antargenerasi. Dengan begitu, anak tidak harus menanggung seluruh kebutuhan pensiun orang tua tanpa persiapan sebelumnya.
4. Bibit Tabungan
Bibit Tabungan ditujukan bagi pengguna yang ingin menyimpan investasi untuk kebutuhan umum tanpa menentukan target nominal atau tenggat waktu tertentu. Portofolio ini berguna ketika kamu belum mempunyai tujuan keuangan yang spesifik.
Menurut informasi Bibit, portofolio Tabungan muncul secara otomatis setelah proses registrasi akun selesai. Kamu dapat memanfaatkannya untuk mengelola dana investasi yang belum memiliki alokasi khusus.
Meskipun namanya Tabungan, portofolio ini tetap merupakan portofolio investasi. Karena itu, jangan menganggap seluruh aset di dalamnya sama dengan uang tunai di rekening bank. Periksa jenis produk, risiko, dan waktu pencairan sebelum mengandalkan dana tersebut untuk kebutuhan mendadak.
5. Bibit Saham
Bibit Saham menampung transaksi saham yang kamu lakukan melalui aplikasi Bibit maupun Stockbit. Portofolio ini muncul secara otomatis setelah kamu menyelesaikan registrasi Bibit Plus sesuai ketentuan layanan.
Pemisahan ini memudahkan kamu memantau aset saham tanpa mencampurkannya dengan kategori investasi lain. Namun, saham memiliki risiko fluktuasi harga yang relatif tinggi. Karena itu, sesuaikan investasi saham dengan profil risiko dan tujuan keuanganmu.
Jika kamu ingin menyembunyikan portofolio tersebut dari tampilan utama, buka halaman Portofolio. Kemudian, tekan ikon tiga titik dan pilih opsi Sembunyikan Portofolio Bibit Saham. Langkah ini hanya menyembunyikan tampilannya, bukan menjual saham atau menghapus asetmu.
6. Bibit Bonds
Bibit Bonds menampung transaksi pembelian Obligasi FR melalui aplikasi Stockbit. Menurut panduan Bibit, portofolio ini muncul setelah pengguna menyelesaikan registrasi Bibit Plus dan melakukan pembelian Obligasi FR melalui Stockbit.
Kamu juga dapat memilih Bibit Bonds sebagai portofolio tujuan saat membeli Surat Berharga Negara atau Obligasi FR melalui fitur yang mendukung transaksi tersebut. Selain itu, portofolio ini mendukung proses switch in dan switch out untuk SBN serta Obligasi FR sesuai ketentuan produk dan layanan.
Sebelum membeli obligasi, perhatikan jatuh tempo, kupon, harga pasar, serta risiko perubahan suku bunga. Harga obligasi dapat bergerak sehingga nilai investasi tidak selalu tetap ketika kamu menjualnya sebelum jatuh tempo.
7. Stable Earn
Stable Earn memiliki portofolio khusus untuk menampung seluruh transaksi pembelian Stable Earn milik pengguna. Bibit menambahkan portofolio ini secara otomatis ketika pengguna memiliki aset Stable Earn.
Produk yang tampil pada portofolio tersebut mengikuti aset dasar atau underlying asset masing-masing produk. Oleh sebab itu, pahami mekanisme, risiko, ketentuan pencairan, dan karakteristik aset dasarnya sebelum menempatkan dana.
8. Dana Institusi atau Bibit Bisnis
Bibit menyediakan portofolio institusi untuk kebutuhan investasi atas nama organisasi atau badan usaha. Portofolio ini muncul secara otomatis setelah proses registrasi akun Bibit Bisnis selesai.
Portofolio tersebut menampung transaksi institusi yang dibuat oleh Admin Institusi melalui aplikasi Bibit maupun oleh Wealth Specialist. Jenis produk yang tersedia mengikuti ketentuan akun dan layanan, termasuk pilihan reksa dana serta Obligasi FR yang didukung.
Karena portofolio ini berhubungan dengan aset organisasi, pengelola perlu memastikan kewenangan transaksi dan pencatatan keuangan berjalan sesuai kebijakan institusi.
9. Portofolio Partner
Portofolio Partner menampung investasi reksa dana yang kamu beli melalui aplikasi mitra Bibit, seperti LinkAja, Shopee, dan Blibli, sesuai layanan yang tersedia.
Portofolio ini membantu kamu melihat aset yang berasal dari transaksi melalui mitra. Namun, berdasarkan panduan Bibit, kamu hanya dapat melihat aset tersebut melalui aplikasi Bibit dan tidak dapat menjualnya langsung dari aplikasi Bibit.
Karena itu, jika ingin melakukan transaksi lanjutan, periksa aplikasi mitra tempat kamu membeli produk tersebut. Pastikan juga kamu memahami prosedur penjualan dan pencairan yang berlaku pada masing-masing layanan.
Perbedaan Kategori Robo dan Non-Robo
Selain fungsi portofolio, Bibit membedakan kategori investasi menjadi Robo dan Non-Robo. Perbedaan ini berkaitan dengan cara pengguna menentukan pilihan produk investasi serta jenis instrumen yang tersedia.
Portofolio Robo
Pada portofolio Robo, pengguna dapat mengikuti rekomendasi investasi yang dihasilkan berdasarkan informasi profil risiko dan tujuan keuangan. Bibit Goals dan Bibit Pensiun mendukung pendekatan ini.
Rekomendasi tersebut dapat membantu investor pemula memahami pembagian aset. Namun, Robo bukan jaminan keuntungan. Kamu tetap perlu meninjau kondisi keuangan dan memastikan pilihan investasi sesuai dengan kebutuhanmu.
Portofolio Non-Robo
Portofolio Non-Robo memberi ruang bagi pengguna untuk memilih produk investasi sendiri sesuai fitur dan ketentuan portofolio. Kategori ini mencakup beberapa jenis portofolio, seperti Bibit Darurat, Bibit Tabungan, Bibit Saham, Bibit Bonds, Stable Earn, Dana Institusi, dan Portofolio Partner.
Pada Bibit Goals dan Bibit Pensiun, pengguna juga dapat memilih pendekatan Non-Robo. Ketersediaan instrumen dapat berbeda menurut jenis portofolio. Oleh karena itu, periksa daftar produk yang muncul di aplikasi sebelum menyusun alokasi investasi.
Cara Memilih Portofolio Bibit Sesuai Tujuan
Agar pengelolaan investasi lebih teratur, tentukan kebutuhan finansial terlebih dahulu. Selanjutnya, pilih portofolio yang paling sesuai dengan fungsi dana tersebut.
- Tentukan tujuan keuangan. Pisahkan kebutuhan mendesak, tujuan jangka menengah, persiapan pensiun, dan investasi saham.
- Tentukan jangka waktu. Dana untuk kebutuhan dekat memerlukan pertimbangan likuiditas yang berbeda dari dana pensiun.
- Kenali profil risiko. Pertimbangkan kemampuan finansial dan kesiapan menghadapi penurunan nilai investasi.
- Pilih portofolio yang sesuai. Gunakan Bibit Darurat untuk dana darurat, Goals untuk target tertentu, dan Pensiun untuk kebutuhan masa tua.
- Periksa instrumen yang tersedia. Pastikan portofolio mendukung jenis produk yang ingin kamu beli.
- Evaluasi secara berkala. Tinjau perkembangan aset dan sesuaikan rencana ketika pendapatan atau tujuan keuangan berubah.
Sebagai contoh, kamu dapat menyiapkan dana darurat terlebih dahulu melalui Bibit Darurat. Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, kamu bisa membuat Bibit Goals untuk biaya rumah dan Bibit Pensiun untuk masa tua. Sementara itu, portofolio Saham dan Bonds membantu memisahkan transaksi berdasarkan jenis aset.
Tips Mengelola Portofolio agar Lebih Terarah
Memiliki beberapa portofolio saja tidak otomatis membuat keuangan lebih sehat. Kamu tetap perlu mengatur setoran, memahami risiko, dan memantau perkembangan aset secara konsisten.
- Dahulukan dana darurat. Bangun cadangan keuangan sebelum mengambil risiko investasi yang lebih tinggi.
- Pisahkan setiap tujuan. Hindari mencampur dana pendidikan dengan uang untuk liburan atau kebutuhan lain.
- Lakukan setoran rutin. Sesuaikan jumlah investasi dengan kemampuan keuangan bulanan.
- Jangan hanya mengejar keuntungan. Pertimbangkan risiko, likuiditas, biaya, dan jangka waktu investasi.
- Periksa ketentuan produk. Baca informasi mengenai pencairan, jatuh tempo, dan risiko sebelum bertransaksi.
- Perbarui rencana keuangan. Tinjau kembali target ketika terjadi perubahan pendapatan, tanggungan, atau kebutuhan keluarga.
Selain itu, jangan menganggap semua portofolio memiliki fitur yang sama. Sebagian portofolio mendukung pilihan reksa dana dan obligasi, sedangkan portofolio lain berfokus pada saham atau aset tertentu. Periksa informasi terbaru di aplikasi atau Pusat Bantuan Bibit jika kamu ingin memastikan ketersediaan fitur.
Kesimpulan
Jenis portofolio di aplikasi Bibit memiliki fungsi berbeda untuk membantu pengguna mengelola investasi berdasarkan kebutuhan. Bibit Darurat berfokus pada dana darurat, Bibit Goals mendukung target keuangan tertentu, dan Bibit Pensiun membantu persiapan masa tua. Sementara itu, Bibit Tabungan, Bibit Saham, Bibit Bonds, Stable Earn, Dana Institusi, dan Portofolio Partner melayani kebutuhan pengelolaan aset yang lebih spesifik.
Dengan memahami karakteristik setiap portofolio, kamu dapat memisahkan tujuan investasi dan memantau perkembangan dana dengan lebih mudah. Namun, tetap sesuaikan pilihan produk dengan profil risiko, jangka waktu, dan kondisi keuangan. Investasi yang terencana membutuhkan disiplin, evaluasi berkala, serta pemahaman terhadap risiko setiap instrumen.
FAQ Seputar Portofolio Bibit
Apa fungsi portofolio di aplikasi Bibit?
Portofolio membantu pengguna mengelompokkan investasi berdasarkan tujuan atau jenis aset. Dengan begitu, pengguna dapat memantau investasi secara lebih teratur.
Apa perbedaan Bibit Darurat dan Bibit Goals?
Bibit Darurat berfokus pada dana cadangan untuk kebutuhan mendesak dan hanya mendukung reksa dana pasar uang sesuai ketentuan Bibit. Sebaliknya, Bibit Goals membantu pengguna mengumpulkan dana untuk target seperti rumah, pendidikan, atau pernikahan.
Apakah saya bisa memiliki beberapa portofolio Goals?
Ya. Kamu dapat membuat lebih dari satu portofolio Bibit Goals untuk memisahkan tujuan keuangan. Misalnya, kamu bisa membuat portofolio khusus pendidikan dan portofolio lain untuk membeli rumah.
Apakah Bibit otomatis menambahkan portofolio tertentu?
Ya. Bibit menambahkan beberapa portofolio secara otomatis sesuai status akun dan kepemilikan aset. Contohnya, Bibit Tabungan muncul setelah registrasi akun selesai, sedangkan Bibit Saham dan Bibit Bonds memiliki persyaratan tertentu terkait Bibit Plus dan transaksi obligasi.
Bisakah semua portofolio diubah menjadi Bibit Bareng?
Tidak. Menurut panduan Bibit, hanya portofolio Bibit Goals yang dapat diubah menjadi Bibit Bareng. SBN dan Obligasi FR juga tidak dapat dimasukkan ke portofolio Bibit Bareng.
Apakah menyembunyikan Bibit Saham berarti menjual aset?
Tidak. Fitur Sembunyikan Portofolio Bibit Saham hanya mengubah tampilan portofolio. Fitur tersebut tidak menjual saham atau menghapus kepemilikan investasi kamu.
Catatan: Informasi fitur dalam artikel ini mengacu pada panduan jenis portofolio Bibit yang diperbarui pada 11 Desember 2025. Ketentuan dan ketersediaan fitur dapat berubah, sehingga periksa aplikasi atau Pusat Bantuan Bibit untuk informasi terbaru.




