RuangInvest.com – Jakarta — BP Tapera GOTO KPR DP 0 persen resmi menjadi program baru yang membuka peluang kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya Mitra Driver Gojek. Program ini menghadirkan kemudahan melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP tanpa uang muka.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan perumahan kepada pekerja sektor informal. Selama ini, kelompok pekerja informal dinilai memiliki tantangan lebih besar untuk memperoleh akses kredit perumahan.
Selain memberikan kemudahan pembiayaan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengemudi dengan memberikan kesempatan memiliki rumah layak huni. Skema tersebut akan tetap melalui proses verifikasi agar bantuan tepat sasaran.
BP Tapera GOTO KPR DP 0 Persen Resmi Diluncurkan
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengenai Program Perumahan bagi Mitra Driver Gojek pada Jumat (3/7/2026).
Perjanjian ditandatangani oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, bersama Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations GOTO, Shinto Nugroho.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan fasilitas DP 0 persen merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan tetap, tetapi belum mempunyai rumah.
Menurut Sid, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan sebagai masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh akses KPR Sejahtera FLPP dengan uang muka nol persen. Program tersebut menjadi langkah nyata untuk memperluas kesempatan memiliki rumah pertama.
Namun demikian, seluruh calon penerima manfaat tetap wajib mengikuti proses verifikasi dan penilaian kelayakan yang dilakukan BP Tapera agar program benar-benar tepat sasaran.
Sid menjelaskan bahwa BP Tapera akan melakukan pengecekan data terhadap seluruh Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar penentuan kelayakan sebelum memasuki proses pembiayaan perumahan.
Persyaratan Mitra Driver Gojek Penerima KPR Subsidi
Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek memiliki kesempatan memperoleh rumah pertama melalui skema KPR Sejahtera FLPP dengan fasilitas DP 0 persen.
Agar dapat mengikuti program tersebut, calon penerima manfaat harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:
- Berusia antara 21 hingga 45 tahun.
- Berstatus sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
- Belum pernah memiliki rumah.
- Memiliki tingkat penyelesaian perjalanan atau trip yang memenuhi ketentuan.
- Memiliki tingkat keaktifan atau jam online sesuai persyaratan.
- Lolos proses verifikasi BP Tapera.
- Memenuhi ketentuan pembiayaan dari pihak perbankan.
Selain itu, pemerintah memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.
Literasi Keuangan Jadi Kunci Keberhasilan Program
BP Tapera menilai keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kemudahan pembiayaan. Di sisi lain, kemampuan mengelola keuangan juga menjadi faktor penting agar penerima manfaat mampu mempertahankan kualitas kreditnya.
Sid Herdi Kusuma menegaskan edukasi mengenai pengelolaan keuangan perlu dilakukan secara berkelanjutan kepada para pengemudi maupun anggota keluarganya.
Menurutnya, penerima manfaat perlu memahami pentingnya mengatur pengeluaran, mengurangi belanja yang kurang produktif, serta menjaga riwayat kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan.
Karena itu, program ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh rumah pertama, tetapi juga meningkatkan kesadaran mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.
Sementara itu, kerja sama antara BP Tapera dan GOTO akan berlangsung hingga tahun 2027. Pemerintah berharap semakin banyak Mitra Driver Gojek di berbagai daerah yang dapat menikmati manfaat program perumahan bersubsidi tersebut.
Dukungan OJK Perluas Akses Pembiayaan Rumah
Program ini juga memperoleh dukungan dari kebijakan pemerintah di sektor jasa keuangan.
Penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh pembiayaan perumahan.
Kebijakan tersebut sejalan dengan Program Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan akses kepemilikan hunian bagi masyarakat.
Dengan adanya fasilitas DP 0 persen, calon penerima yang lolos verifikasi BP Tapera dan memenuhi ketentuan perbankan tidak lagi terbebani kewajiban menyediakan uang muka. Hal tersebut membuat proses memiliki rumah pertama menjadi lebih ringan dan terjangkau.
Prospek bagi Investor
Dari sisi pasar modal, kolaborasi antara BP Tapera dan GOTO memberikan sentimen positif karena memperkuat posisi GOTO sebagai perusahaan teknologi yang terus memperluas layanan berbasis ekosistem. Program ini juga berpotensi meningkatkan loyalitas Mitra Driver Gojek melalui tambahan manfaat di luar layanan transportasi digital.
Bagi sektor properti, meningkatnya akses pembiayaan KPR subsidi berpotensi mendorong permintaan rumah bersubsidi, sehingga dapat menjadi katalis positif bagi emiten pengembang yang memiliki fokus pada segmen MBR. Selain itu, perbankan penyalur FLPP juga berpeluang mencatat pertumbuhan penyaluran kredit perumahan apabila realisasi program berjalan sesuai target.
Meski demikian, investor tetap perlu mencermati keberhasilan implementasi program, jumlah penerima manfaat, serta dampaknya terhadap penjualan rumah subsidi dan pertumbuhan kredit perbankan dalam beberapa kuartal mendatang. Apabila realisasinya meningkat secara konsisten, program ini berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap sektor properti, perbankan, dan ekosistem digital nasional.





