Cara Membuat QRIS di DANA untuk Bisnis, Mudah dan Praktis

Dwi Prakoso

Cara membuat QRIS di DANA untuk pembayaran bisnis

RuangInvest.com, Jakarta – Cara membuat QRIS di DANA menjadi salah satu informasi penting bagi pelaku usaha yang ingin menyediakan pembayaran digital. Dengan QRIS, pelanggan dapat membayar menggunakan berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung standar QRIS.

Perkembangan pembayaran digital membuat transaksi bisnis semakin mudah. Pelanggan tidak lagi harus membawa uang tunai saat membeli produk atau menggunakan layanan.

Bagi pemilik usaha, menyediakan QRIS juga dapat membuat proses pembayaran lebih praktis. Transaksi dapat dilakukan melalui pemindaian kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang digunakan pelanggan.

DANA menjadi salah satu platform yang menyediakan layanan untuk kebutuhan bisnis. Melalui fitur bisnis, pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya dan memanfaatkan fasilitas pembayaran digital sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Itu QRIS?

QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS adalah standar QR Code pembayaran yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai layanan pembayaran berbasis QR.

Sebelum adanya standar QRIS, pelaku usaha dapat memiliki beberapa kode QR dari penyedia pembayaran berbeda. Kondisi tersebut tentu kurang praktis, terutama bagi usaha yang melayani banyak pelanggan.

Dengan QRIS, satu kode QR dapat digunakan untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS. Pelanggan cukup membuka aplikasi pembayaran, memindai kode, memasukkan nominal, lalu menyelesaikan transaksi.

Sistem ini membuat pembayaran non-tunai menjadi lebih sederhana. Pelaku usaha juga tidak perlu menyediakan banyak kode QR di meja kasir.

Manfaat QRIS untuk Pelaku Usaha

Penggunaan QRIS dapat memberikan sejumlah manfaat bagi bisnis. Sistem pembayaran ini cocok digunakan mulai dari usaha kecil, toko, kedai, hingga berbagai jenis bisnis lainnya.

Beberapa manfaat pembayaran menggunakan QRIS antara lain:

  • Transaksi lebih praktis, karena pelanggan cukup melakukan pemindaian kode QR.
  • Mengurangi kebutuhan uang tunai, sehingga proses pembayaran menjadi lebih sederhana.
  • Mendukung berbagai aplikasi pembayaran, selama aplikasi tersebut telah mendukung QRIS.
  • Transaksi lebih mudah dipantau, karena pembayaran tercatat secara digital.
  • Mengurangi kesalahan pembayaran tunai, terutama dalam proses penghitungan uang kembalian.
  • Mendukung digitalisasi usaha, khususnya bagi pelaku UMKM yang mulai beralih ke pembayaran elektronik.

Manfaat tersebut membuat QRIS semakin relevan dengan kebiasaan masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan transaksi digital.

Cara Membuat QRIS di DANA

Bagi pelaku usaha yang ingin menggunakan layanan pembayaran melalui DANA, proses pendaftaran perlu dilakukan melalui fitur bisnis. Tampilan dan nama menu pada aplikasi dapat berubah mengikuti pembaruan DANA.

Secara umum, tahapan pendaftarannya dapat dilakukan sebagai berikut.

1. Unduh Aplikasi DANA

Pastikan aplikasi DANA sudah terpasang pada smartphone. Gunakan aplikasi dari toko aplikasi resmi untuk menghindari risiko menggunakan aplikasi yang tidak terpercaya.

Setelah aplikasi terpasang, buka DANA dan masuk menggunakan akun yang telah dimiliki.

Jika belum mempunyai akun, lakukan pendaftaran sesuai instruksi yang tersedia di aplikasi.

2. Masuk ke Menu Profil

Setelah berhasil masuk, buka menu Saya atau profil yang berada di bagian bawah aplikasi.

Pada bagian profil, cari pilihan yang berkaitan dengan akun atau layanan bisnis.

Jika fitur tersebut tersedia pada akun Anda, ubah profil ke mode bisnis sesuai petunjuk yang muncul di aplikasi.

3. Pilih Pendaftaran Bisnis

Setelah masuk ke mode bisnis, cari opsi untuk melakukan pendaftaran usaha.

Pada materi panduan ini, proses tersebut dilakukan dengan memilih tombol Daftar Sekarang.

Tahap ini menjadi awal proses pengajuan layanan bisnis. Pastikan koneksi internet stabil agar proses pengisian data tidak terganggu.

4. Isi Data Usaha

Berikutnya, masukkan informasi bisnis secara lengkap dan benar.

Data yang biasanya diperlukan berkaitan dengan identitas serta informasi usaha. Siapkan informasi seperti:

  • Nama usaha.
  • Jenis atau kategori bisnis.
  • Lokasi usaha.
  • Jam operasional.
  • Informasi lain yang diminta pada aplikasi.
  • Foto produk atau tempat usaha sesuai permintaan sistem.

Jangan memasukkan informasi secara asal. Data yang tidak sesuai dapat membuat proses verifikasi menjadi lebih lama.

5. Periksa Kembali Data

Sebelum mengirimkan formulir, periksa seluruh informasi yang telah dimasukkan.

Pastikan nama usaha, jenis usaha, lokasi, dan informasi lainnya sudah benar.

Jika semuanya sudah sesuai, lanjutkan proses pendaftaran melalui tombol yang tersedia.

Tahap pemeriksaan ini penting karena kesalahan data dapat memengaruhi proses verifikasi.

6. Unggah Foto yang Diminta

Dalam proses pendaftaran, Anda dapat diminta mengunggah foto produk atau tempat usaha.

Gunakan foto yang jelas dan sesuai dengan ketentuan aplikasi. Hindari mengunggah foto yang terlalu gelap, buram, atau tidak menggambarkan usaha dengan jelas.

Dokumen dan foto yang diminta sebaiknya disiapkan sebelum memulai pendaftaran. Dengan begitu, proses pengajuan dapat dilakukan lebih cepat.

7. Tunggu Proses Verifikasi

Setelah seluruh data dikirimkan, pihak DANA akan melakukan proses pemeriksaan.

Materi panduan yang menjadi dasar artikel ini menyebutkan bahwa proses verifikasi dapat berlangsung maksimal dua hari. Namun, waktu proses dapat berubah sesuai kebijakan dan kondisi layanan.

Karena itu, sebaiknya pantau status pengajuan melalui aplikasi. Pastikan juga nomor telepon dan informasi kontak yang terhubung dengan akun tetap aktif.

Apa yang Dilakukan Setelah Verifikasi?

Setelah pendaftaran bisnis berhasil diverifikasi, pelaku usaha dapat melanjutkan penggunaan fasilitas pembayaran yang tersedia untuk bisnis.

Jika QRIS sudah tersedia, kode QR tersebut dapat digunakan sebagai sarana menerima pembayaran dari pelanggan.

Kode QR dapat ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat. Misalnya, di meja kasir, dekat etalase, atau area pembayaran.

QR Code juga dapat dibagikan dalam bentuk digital jika metode tersebut diperbolehkan oleh layanan yang digunakan.

Hal penting lainnya adalah memastikan pelanggan memeriksa nama penerima sebelum menyelesaikan pembayaran. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi kesalahan transaksi.

Tips Menggunakan QRIS untuk Bisnis

Penggunaan QRIS bukan hanya soal memiliki kode pembayaran. Pelaku usaha juga perlu memastikan sistem pembayaran tersebut mudah digunakan pelanggan.

Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:

  • Letakkan QR Code di tempat yang mudah terlihat.
  • Gunakan kode QR dengan kualitas cetak yang jelas.
  • Jangan menutup bagian penting dari kode QR.
  • Pastikan informasi nama usaha sesuai.
  • Periksa transaksi masuk setelah pelanggan melakukan pembayaran.
  • Simpan catatan transaksi untuk membantu pengelolaan keuangan.
  • Gunakan aplikasi resmi dan selalu perbarui aplikasi jika tersedia pembaruan.
  • Jangan memberikan PIN, OTP, atau kode keamanan kepada orang lain.

Kebiasaan tersebut dapat membantu membuat transaksi digital lebih aman dan tertib.

Apakah Semua Pembayaran Digital Bisa Menggunakan QRIS?

QRIS dirancang sebagai standar pembayaran QR yang dapat digunakan oleh berbagai penyedia pembayaran yang telah mendukung QRIS.

Artinya, pelanggan tidak harus menggunakan aplikasi yang sama dengan pemilik usaha. Selama aplikasi pembayaran pelanggan mendukung QRIS, kode tersebut dapat digunakan sesuai ketentuan layanan.

Hal ini menjadi salah satu keunggulan QRIS bagi bisnis. Pemilik usaha tidak perlu menyediakan banyak kode pembayaran dari berbagai penyedia.

Perhatikan Biaya Transaksi QRIS

Pelaku usaha juga perlu memahami bahwa transaksi QRIS dapat memiliki ketentuan biaya layanan tertentu. Besaran dan aturan biaya dapat berbeda berdasarkan kategori usaha serta kebijakan yang berlaku.

Karena itu, jangan hanya memperhatikan kemudahan pendaftaran. Pelaku usaha juga perlu membaca informasi biaya, batas transaksi, serta ketentuan layanan sebelum menggunakan fasilitas pembayaran.

Informasi terbaru sebaiknya diperiksa langsung melalui aplikasi atau kanal resmi penyedia layanan. Kebijakan pembayaran digital dapat berubah mengikuti regulasi dan pembaruan produk.

Kendala Saat Membuat QRIS di DANA

Proses pendaftaran tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Salah satu kendala yang mungkin terjadi adalah data usaha belum sesuai dengan persyaratan verifikasi.

Foto usaha yang kurang jelas juga dapat menjadi masalah. Begitu pula dengan informasi lokasi atau identitas bisnis yang tidak lengkap.

Jika pengajuan belum berhasil, periksa kembali notifikasi dari aplikasi. Ikuti instruksi perbaikan yang diberikan dan pastikan seluruh data diperbarui sesuai permintaan.

Hindari menggunakan informasi palsu hanya agar pengajuan cepat diterima. Data yang benar akan membantu menjaga keamanan serta validitas akun bisnis.

Kesimpulan

Cara membuat QRIS di DANA pada dasarnya dapat dilakukan melalui fitur bisnis yang tersedia di aplikasi. Pelaku usaha perlu masuk ke profil, mengaktifkan atau memilih mode bisnis, mengisi data usaha, mengunggah informasi yang diminta, lalu menunggu proses verifikasi.

QRIS menawarkan cara pembayaran yang lebih praktis bagi bisnis dan pelanggan. Satu kode QR dapat mendukung pembayaran dari berbagai aplikasi yang kompatibel dengan QRIS.

Meski demikian, pelaku usaha tetap perlu memperhatikan ketentuan layanan, biaya transaksi, keamanan akun, serta perkembangan fitur aplikasi. Pastikan seluruh proses dilakukan melalui aplikasi dan kanal resmi.

Dengan memanfaatkan pembayaran digital secara tepat, pelaku UMKM dapat memberikan pengalaman transaksi yang lebih cepat, modern, dan nyaman kepada pelanggan.

FAQ

Apakah membuat QRIS di DANA bisa dilakukan lewat HP?

Ya, proses pendaftaran layanan bisnis dapat dilakukan melalui aplikasi DANA yang terpasang di smartphone, selama fitur tersebut tersedia untuk akun dan wilayah pengguna.

Berapa lama proses verifikasi bisnis?

Materi panduan ini menyebutkan proses verifikasi dapat berlangsung maksimal dua hari. Namun, waktu sebenarnya dapat berubah sesuai proses pemeriksaan dan kebijakan layanan.

Apakah QRIS bisa dibayar menggunakan aplikasi lain?

QRIS pada dasarnya dirancang agar dapat digunakan oleh berbagai aplikasi pembayaran yang telah mendukung standar QRIS.

Di mana QRIS sebaiknya dipasang?

QR Code sebaiknya ditempatkan di area pembayaran yang mudah dilihat pelanggan. Pastikan kode tetap jelas dan tidak tertutup benda lain.

Apakah QRIS hanya cocok untuk toko besar?

Tidak. QRIS juga dapat membantu berbagai jenis usaha, termasuk pelaku UMKM, selama memenuhi persyaratan pendaftaran dan ketentuan layanan yang berlaku.

Apakah data bisnis harus benar saat mendaftar?

Ya. Pelaku usaha sebaiknya memberikan informasi yang benar dan sesuai dengan kondisi usaha. Data yang tidak sesuai dapat menghambat proses verifikasi.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu
AI di Tempat Kerja Mulai Menentukan Bonus dan Promosi

AI di Tempat Kerja Mulai Menentukan Bonus dan Promosi

Kunjungi Artikel