RuangInvest.com, Jakarta – Rekomendasi Saham MNC Sekuritas menjadi perhatian pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat signifikan pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Penguatan indeks terjadi di tengah dominasi volume pembelian yang menunjukkan minat investor masih cukup tinggi.
IHSG ditutup naik 2,71 persen ke level 5.902. Kenaikan tersebut memberikan sentimen positif bagi sejumlah saham yang dinilai memiliki peluang melanjutkan penguatan dalam beberapa waktu ke depan.
Selain itu, pergerakan indeks yang semakin mendekati area resistance membuat investor mulai mencermati saham-saham pilihan yang direkomendasikan oleh analis. MNC Sekuritas pun merilis sejumlah saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness.
IHSG Berpeluang Menguji Area 6.065 hingga 6.256
Berdasarkan riset MNC Sekuritas, posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3. Kondisi tersebut membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.
Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak menuju area 6.065 hingga 6.256. Level tersebut sekaligus menjadi area penting karena berdekatan dengan garis rata-rata pergerakan MA20.
Sementara itu, level support IHSG berada di area 5.594 dan 5.344. Adapun area resistance terdekat berada pada level 5.941 dan 6.065.
Jika indeks mampu bertahan di atas area support, peluang penguatan lanjutan masih cukup terbuka. Namun, investor tetap perlu memperhatikan dinamika pasar dan sentimen global yang dapat memengaruhi arah pergerakan saham.
Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini
Seiring prospek penguatan IHSG, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan dengan strategi buy on weakness.
AMMN Masih Berada dalam Fase Koreksi
Saham AMMN terkoreksi 2,93 persen ke level Rp3.310. Pergerakan saham ini disertai munculnya tekanan jual dan belum mampu menembus area MA20.
Meski begitu, MNC Sekuritas memperkirakan posisi AMMN saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v]. Kondisi tersebut masih membuka peluang penguatan setelah fase koreksi selesai.
Rekomendasi perdagangan AMMN:
- Buy on Weakness: Rp3.130-Rp3.280
- Target Price: Rp3.780 dan Rp4.100
- Stoploss: di bawah Rp3.010
BIPI dan MINA Menarik Dicermati
Saham BIPI berhasil menguat 0,68 persen ke level Rp147. Penguatan tersebut didukung peningkatan volume pembelian yang menunjukkan adanya minat investor.
Menurut MNC Sekuritas, posisi BIPI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Dengan struktur teknikal tersebut, saham ini masih berpotensi melanjutkan penguatan.
Rekomendasi perdagangan BIPI:
- Buy on Weakness: Rp135-Rp142
- Target Price: Rp176 dan Rp193
- Stoploss: di bawah Rp132
Sementara itu, saham MINA bergerak datar di level Rp290. Meski bergerak terbatas, volume pembelian masih mendominasi transaksi.
Pergerakan MINA saat ini masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Namun, analis memperkirakan saham ini sedang berada pada fase awal wave [iii] dari wave C.
Rekomendasi perdagangan MINA:
- Buy on Weakness: Rp276-Rp286
- Target Price: Rp328 dan Rp362
- Stoploss: di bawah Rp264
WIFI Berpotensi Melanjutkan Tren Penguatan
Saham WIFI menguat 0,98 persen ke level Rp1.545 pada perdagangan terakhir. Namun, kenaikan tersebut juga diiringi munculnya tekanan jual yang perlu diperhatikan investor.
Meskipun begitu, MNC Sekuritas menilai WIFI masih berada dalam pola wave 4 dari wave (C). Oleh karena itu, peluang kenaikan lanjutan masih terbuka selama mampu bertahan di atas area support penting.
Rekomendasi perdagangan WIFI:
- Buy on Weakness: Rp1.465-Rp1.540
- Target Price: Rp1.735 dan Rp1.880
- Stoploss: di bawah Rp1.425
Strategi Investor Menghadapi Peluang Kenaikan IHSG
Penguatan IHSG ke level 5.902 menjadi sinyal positif bagi pasar saham Indonesia. Selain itu, dominasi volume pembelian menunjukkan optimisme investor masih cukup terjaga.
Karena itu, rekomendasi saham MNC Sekuritas dapat menjadi referensi bagi investor yang mencari peluang di tengah potensi penguatan indeks menuju area 6.065 hingga 6.256.
Meski demikian, investor tetap disarankan menerapkan manajemen risiko yang disiplin. Penggunaan level stoploss menjadi penting untuk menjaga portofolio apabila terjadi perubahan arah pasar secara mendadak.
Dengan prospek teknikal yang masih positif, saham AMMN, BIPI, MINA, dan WIFI menjadi emiten yang layak masuk dalam daftar pantauan investor untuk perdagangan jangka pendek hingga menengah.





