Dividen Tunai KOCI Rp2 per Saham, Simak Jadwal Pembayarannya

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – Dividen Tunai KOCI menjadi perhatian investor setelah PT Kokoh Exa Nusantara Tbk memutuskan membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Mei 2026.

Perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar Rp2 per saham. Total nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp8,9 miliar atau setara 45,9 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk.

Kebijakan Dividen Tunai KOCI ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Meskipun nominal per saham relatif kecil, pembagian dividen tetap menjadi sinyal positif atas kinerja perusahaan sepanjang tahun lalu.

Dividen Tunai KOCI Capai Rp8,9 Miliar

PT Kokoh Exa Nusantara Tbk yang bergerak di sektor pengembang rumah subsidi memutuskan mengalokasikan sebagian laba bersih tahun buku 2025 untuk dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai.

Berdasarkan hasil RUPST, total dividen yang dibagikan mencapai Rp8,9 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 45,9 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp19,4 miliar.

Sementara itu, perusahaan masih memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp35,45 miliar. Di sisi lain, total ekuitas perseroan tercatat mencapai Rp135,41 miliar.

Keputusan membagikan hampir setengah laba bersih sebagai dividen menunjukkan upaya perusahaan menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada investor dan kebutuhan ekspansi usaha di masa mendatang.

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen KOCI

Investor yang ingin memperoleh Dividen Tunai KOCI perlu memperhatikan jadwal penting yang telah ditetapkan perusahaan.

Dividen akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 10 Juni 2026.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen KOCI:

  • Cum Dividen Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 8 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 9 Juni 2026
  • Cum Dividen Pasar Tunai: 10 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Tunai: 11 Juni 2026
  • Recording Date atau DPS: 10 Juni 2026
  • Pembayaran Dividen: 2 Juli 2026

Karena itu, investor yang ingin memperoleh hak dividen perlu memastikan kepemilikan saham sebelum memasuki tanggal ex dividen di pasar reguler.

Pentingnya Recording Date

Recording date merupakan tanggal penentuan daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen. Investor yang tercatat pada tanggal tersebut akan memperoleh pembayaran dividen sesuai jumlah saham yang dimiliki.

Sementara itu, investor yang membeli saham setelah tanggal ex dividen tidak lagi berhak atas pembagian dividen periode tersebut.

Kinerja dan Prospek PT Kokoh Exa Nusantara

Pembagian Dividen Tunai KOCI juga mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang tetap solid sepanjang 2025. Laba bersih yang berhasil dibukukan mencapai Rp19,4 miliar, sehingga memberikan ruang bagi perseroan untuk berbagi keuntungan kepada pemegang saham.

Selain itu, saldo laba ditahan yang mencapai Rp35,45 miliar menunjukkan perusahaan masih memiliki cadangan modal yang cukup untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis.

Sektor rumah subsidi sendiri masih memiliki prospek yang menarik. Kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah terus meningkat setiap tahun. Kondisi tersebut membuka peluang pertumbuhan bagi pengembang yang fokus pada segmen tersebut.

Namun, perusahaan juga tetap menghadapi tantangan seperti kenaikan biaya konstruksi, kondisi suku bunga, serta dinamika ekonomi nasional. Meskipun begitu, permintaan rumah subsidi yang relatif stabil dapat menjadi penopang pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Bagi investor, pembagian Dividen Tunai KOCI dapat menjadi salah satu indikator bahwa perusahaan tetap menjaga profitabilitas sekaligus memperhatikan kepentingan pemegang saham. Dengan rasio pembayaran dividen mencapai 45,9 persen dari laba bersih, KOCI menunjukkan komitmen untuk mendistribusikan sebagian keuntungan kepada investor sambil mempertahankan modal untuk mendukung pengembangan usaha di masa depan.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati kinerja perusahaan setelah pembagian dividen ini. Selain itu, investor juga akan memperhatikan strategi bisnis yang dijalankan perseroan untuk menjaga pertumbuhan laba di tengah persaingan industri properti yang semakin dinamis.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu