CLEO Optimistis Pertahankan Pertumbuhan Penjualan Sepanjang 2026

Dwi Prakoso

RuangInvest.com, Jakarta – CLEO optimistis pertahankan pertumbuhan penjualan sepanjang 2026 meski perekonomian global dan domestik masih dibayangi berbagai ketidakpastian. Keyakinan tersebut didukung oleh kondisi daya beli masyarakat yang dinilai tetap kuat serta prospek industri air minum dalam kemasan (AMDK) yang masih bertumbuh stabil.

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026. Emiten produsen air minum dalam kemasan ini berhasil meningkatkan penjualan dan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manajemen menilai kebutuhan masyarakat terhadap produk AMDK masih terus meningkat. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap konsumsi air minum yang sehat juga menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan industri dalam beberapa tahun terakhir.

CLEO Catat Pertumbuhan Penjualan Dua Digit

PT Sariguna Primatirta Tbk membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar hingga kuartal I-2026. Angka tersebut meningkat 15,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau secara year-on-year (yoy).

Tidak hanya penjualan yang tumbuh, laba bersih konsolidasi perusahaan juga mengalami peningkatan. Sepanjang tiga bulan pertama 2026, CLEO mencatat laba bersih sebesar Rp122,6 miliar atau naik 5,2 persen dibandingkan kuartal I-2025.

Kinerja positif tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk perusahaan masih terjaga. Di sisi lain, strategi bisnis yang dijalankan perseroan juga dinilai mampu mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

CEO CLEO, Melisa Patricia, mengatakan daya beli masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan berbagai sektor industri, termasuk industri AMDK.

Menurutnya, daya beli yang tetap kuat menjadi salah satu faktor utama yang mendorong optimisme perusahaan menghadapi tahun 2026.

Daya Beli Masyarakat Jadi Faktor Pendukung

Melisa mengungkapkan bahwa berdasarkan data hingga April 2026, daya beli masyarakat masih tumbuh di kisaran 5,61 persen. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan kinerja bisnisnya.

“Daya beli masyarakat yang tetap terjaga merupakan kunci pembuka bagi pertumbuhan dalam berbagai industri. Perseroan juga melihat bahwa dari tahun ke tahun industri AMDK konsisten bertumbuh,” ujar Melisa dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Karena itu, meskipun ketidakpastian ekonomi masih menjadi tantangan, perusahaan tetap yakin dapat membukukan pertumbuhan penjualan yang positif sepanjang tahun ini.

Selain faktor daya beli, kebutuhan masyarakat terhadap produk air minum berkualitas juga terus meningkat. Tren tersebut menjadi peluang bagi perusahaan untuk memperluas pasar dan memperkuat pangsa industri.

Meskipun begitu, perusahaan tetap mencermati berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi konsumsi masyarakat. Namun, hingga saat ini kondisi pasar dinilai masih cukup kondusif untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Industri AMDK Masih Menjanjikan

Prospek industri AMDK dinilai masih sangat menarik dalam beberapa tahun ke depan. Berdasarkan pengamatan perusahaan, industri ini mampu mencatat pertumbuhan stabil di kisaran 5 hingga 8 persen setiap tahun.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk air minum dalam kemasan. Sementara itu, peningkatan jumlah penduduk dan perubahan gaya hidup juga turut mendorong permintaan pasar.

Seluruh Segmen Bisnis Berkontribusi

Melisa menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja perusahaan pada awal tahun ini berasal dari kontribusi seluruh segmen bisnis yang dimiliki perseroan.

Menurutnya, performa yang merata di berbagai lini usaha memberikan keyakinan bahwa prospek bisnis CLEO masih akan berkembang pada masa mendatang.

“Pertumbuhan kinerja yang solid ini didorong oleh seluruh segmen bisnis Perseroan, sehingga memberikan keyakinan terhadap prospek usaha ke depan,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, manajemen optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang telah terbentuk sejak awal tahun.

Strategi Ekspansi untuk Menjaga Momentum

Untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi ekspansi sepanjang 2026. Langkah tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi serta pengembangan produk baru.

Beberapa strategi yang akan dijalankan antara lain:

  • Menambah kapasitas produksi di sejumlah fasilitas operasional.
  • Mengembangkan variasi produk sesuai kebutuhan pasar.
  • Melakukan inovasi untuk menjangkau segmen konsumen baru.
  • Memperkuat distribusi agar penetrasi pasar semakin luas.
  • Meningkatkan efisiensi operasional guna menjaga profitabilitas.

Selain itu, perusahaan juga akan terus memantau perkembangan tren konsumsi masyarakat. Langkah tersebut penting agar produk yang ditawarkan tetap relevan dengan kebutuhan pasar.

Manajemen menilai ekspansi menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Karena itu, berbagai investasi strategis akan terus dilakukan untuk memperkuat posisi CLEO di pasar AMDK nasional.

Dengan dukungan daya beli masyarakat yang masih terjaga, pertumbuhan industri yang stabil, serta strategi ekspansi yang berkelanjutan, CLEO optimistis pertahankan pertumbuhan penjualan sepanjang 2026. Perseroan berharap momentum positif yang tercermin pada kuartal pertama tahun ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun.

Penulis :

Dwi Prakoso

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu